Rahasia Putri Bercadar

Rahasia Putri Bercadar
#92


__ADS_3

Setelah sarapan bersama tersebut.Perdana Mentri Xiao menyiapkan surat pengunduran dirinya.Kemudian dia bergegas pergi menemui Kaisar Wen di istana.


"Ada apa kamu kemari?"tanya Kaisar Wen penasaran.


Perdana Mentri Xiao kemudian mengeluarkan surat pengunduran dirinya dari depan bajunya.


"Hamba mau mengundurkan diri yang mulia Kaisar"ucap perdana Mentri Xiao sambil menyodorkan surat pengunduran dirinya pada kaisar Wen.


"Hmm... Tidak kusangka dia mau mengundurkan dirinya.Padahal pekerjaannya terpandang dan bergaji besar.


Tapi...


Lebih baik memang dia berhenti dari pekerjaannya, sehingga dia atau istrinya tidak membahayakan Li Zhishu"ucap Kaisar Wen dibenaknya.


"Baiklah.Aku menerimanya.Aku akan mengirim uang kompensasi atas kontribusimu pada pemerintahan ini nanti siang"ucap Kaisar Wen sambil menerima surat itu.


"Tidak perlu yang Mulia Kaisar.Daripada uang kompensasi.Hamba mau yang mulia Kaisar tidak mengganggu/membahayakan hamba dan keluarga hamba sampai kapanpun"ucap perdana Mentri Xiao.


"Baiklah...


Kamu tenang saja....


Aku tidak akan mengganggu/membahayakan keluargamu jika kamu,Xiao ER,dan istrimu menyimpan rahasia itu baik-baik"ucap kaisar Wen.


"Ya Yang Mulia.Terimakasih atas kemurahan hati Yang Mulia Kaisar"ucap perdana Mentri Xiao hormat.


(Karna sudah tidak menempati posisi perdana mentri.Aku menggantinya dengan Tuan Xiao)


Tuan Xiao kemudian bergegas pergi meninggalkan kediaman Kaisar Wen.Namun saat sudah di depan gerbang.Dia bertemu dengan putra mahkota.


"Salam yang mulia putra mahkota"ucap tuan Xiao hormat.


"Salam ayah mertua"ucap putra mahkota hormat.


"Ayah mertua?


Kenapa dia masih memanggilku ayah mertua??"ucap tuan Xiao heran dibenaknya.


"Ayah mertua sedang apa disini?"tanya putra mahkota penasaran.


"Dilihat dia masih memanggilku ayah mertua, sepertinya dia belum tau.Kalau dia dan Xiao ER sudah resmi bercerai.Harus bagaimana ya?Masa aku memberitahunya,kalau aku sudah berhenti dari posisi perdana mentri"ucap tuan Xiao bingung dibenaknya dengan melamun.


"Ayah!Ayah mertua!"teriak putra mahkota mencoba menyadarkan lamunan tuan Xiao.


"Ohh i-iya"ucap tuan Xiao tersadar dari lamunannya.


"Tidak.Aku tidak mau memberitahunya!Lebih baik dia tau dari Yang Mulia Kaisar saja"ucap tuan Xiao dibenaknya.


"Aku kesini karna suatu hal"ucap tuan Xiao.


"Suatu hal apa itu?Kenapa seperti ada yg disembunyikan sama ayah mertua?"ucap putra mahkota curiga dibenaknya.


"Ohh,begitu"ucap putra mahkota.

__ADS_1


"Kalau begitu.Hamba pamit undur diri Yang Mulia"ucap tuan Xiao hormat.


"Baiklah.Kalau begitu hati-hati dijalan ayah mertua..."ucap putra mahkota sopan.


Tuan Xiao lalu melanjutkan jalannya.Putra mahkota kemudian masuk ke kediaman Kaisar Wen.


"Ada apa ayahanda Kaisar memanggil chen?"tanya putra mahkota penasaran.


Kaisar Wen yg tadinya berdiri membelakangi putra mahkota lalu berbalik.


"Aku memanggilmu kemari karna ingin memberitahumu beberapa hal"ucap Kaisar Wen.


"Tapi sebelum ayahanda mengatakannya.Chen ingin tau.Ada urusan apa ayah mertua datang kesini"ucap putra mahkota heran.


"Jadi putra mahkota berpapasan dengannya.Tapi dia tidak memberitahu atas surat pengunduran dirinya dan juga perceraian mereka"ucap Kaisar Wen dibenaknya.


"Dia mengundurkan diri"ucap Kaisar Wen.


"Apa?!!Kenapa bisa begitu ayahanda??!"teriak putra mahkota tak menyangka.


"Karna dia menginginkannya"ucap Kaisar Wen.


"Sungguh disayangkan"ucap putra mahkota lesu.


"Lalu apa yg ayahanda ingin sampaikan.Chen akan mendengarkannya"ucap putra mahkota.


"aku sudah memberikan surat cerai pada Xiao Er"


"Apa?!Tidak mungkin!!!Ayahanda bercanda kan??Mana mungkin ayahanda memberikannya"teriak putra mahkota kesal dan tak percaya.


Wajah putra mahkota seketika menjadi pucat pasih dan tanpa sadar air matanya jatuh berderai.


"Apa??Kenapa??!Kenapa ayahanda memberikan surat itu??!Bukankah ayahanda menentangnya..."ucap putra mahkota sedih.


"Karna Xiao Er berselingkuh dan juga dia hamil dengan selingkuhannya itu.Jadi lebih baik kalian bercerai saja"tegas Kaisar Wen.


"Pantas saja ayah mertua berhenti dari posisinya...."ucap Putra mahkota.


"Hal yg mau aku sampaikan selanjutnya adalah Li Zhishu akan menggantikan posisi Xiao ER"ucap Kaisar Wen.


"A-ayahanda....


Kumohon jangan lakukan itu...


A-aku akan membuat Xiao ER menggugurkan kandungannya dan menjauhi pria selingkuhannya itu..."ucap putra mahkota memohon sambil berlutut.


"Sudahlah putra mahkota....


lupakan saja dia...


Lebih baik kamu perhatikan Li Zhishu saja.Dia gadis cantik,baik dan berbudi luhur.


Kamu juga kan yg memohon untuk menikahinya....

__ADS_1


Dan aku berjanji akan menjadikan Li Zhishu menjadi satu-satunya istrimu"bujuk Kaisar Wen.


"Kenapa?!!Kenapa baru sekarang ayahanda menjanjikan hal itu?!!!Padahal jika ayahanda menjanjikan Xiao ER begitu.Dia tidak akan melakukan hal ini!!!"teriak putra mahkota marah dan masih menangis.


"Kenapa kamu marah padaku?!!Kan kamu sendiri yg ingin menikahi Li Zhishu...


Aku kan sudah bilang untuk menceraikannya..."ucap Kaisar Wen dongkol.


"Chen...Chen bersalah ayahanda...Chen bersalah...."ucap putra mahkota menyesali kebodohannya sembari membuatnya berdiri.


"Nasi sudah menjadi bubur putra mahkota..."ucap Kaisar Wen.


putra mahkota lalu berlari kearah pintu.Namun terhenti karna teriakan Kaisar Wen"Mau kemana kamu?!!"


Putra Mahkota tidak menjawabnya.


"Jika tujuanmu pergi ke kediaman Mudan percuma saja.Karna dia sudah pergi,setelah surat cerai itu kuberikan"ucap Kaisar Wen.


"Tanpa berpamitan...


Kamu pergi begitu saja..."ucap Putra mahkota semakin sedih dibenaknya.


"Terimakasih sudah memberitahu Chen ayahanda.Chen akan pergi ke kediaman Xiao ER yg lain"ucap putra mahkota lalu pergi.


Tak berapa lama diapun sampai di kediaman Xiao Er.


Karna semua orang dan termasuk penjaga sudah mengetahui Fang Hua dan putra mahkota sudah bercerai,serta Fang Hua yg sudah menikah lagi dengan Diwei.Para penjaga yg sudah hafal dengan wajah putra mahkota langsung menghalanginya.


"Menyingkir!!!Jangan halangi aku!!!"teriak putra mahkota kesal.


"Tidak bisa Yang Mulia Putra Mahkota"ucap salah satu penjaga.


"Beraninya KALIAN!!!Aku bilang menyingkir!!!"teriak Putra Mahkota marah.


"Mohon maaf Yang Mulia Putra Mahkota.Yang Mulia Putra Mahkota tidak bisa memasuki kediaman nona kami lagi"ucap penjaga itu.


"Kenapa tidak bisa?!!!"teriak Putra Mahkota lagi.


"Karna Yang Mulia Putra Mahkota sudah bercerai dengan nona kami"ucap penjaga lainnya.


"Memangnya kenapa?!!!Lagipula kami akan kembali setelah ini!!!"seru Putra Mahkota.


"Pergilah Yang Mulia Putra Mahkota...


karna nona kami tidak akan kembali dengan Yang Mulia Putra Mahkota..."ucap penjaga sebelumnya.


"Apa?!!Percaya diri sekali kamu!!!Beraninya!!!"teriak Putra Mahkota sangat kesal.


Putra Mahkota lalu menerobos paksa para penjaga dan berhasil.Meski berhasil dia masih saja dihalang-halangi oleh para penjaga.


"Kalian benar-benar YA!!!!!!"teriak Putra Mahkota.


"Maafkan kami Yang Mulia Putra Mahkota.Karna sudah sepantasnya kami menghalangi Yang Mulia Putra Mahkota"ucap penjaga yg satunya.

__ADS_1


"Xiao ER.....!!!Xiao ER.....!!!Keluarlah....!!!Keluarlah.....!!!Kumohon temui aku sekarang....!!!"Teriak Putra Mahkota berulangkali.


Fang Hua dan Diwei yg mendengar teriakan Putra Mahkota dari taman,mereka kemudian bergegas pergi menemuinya.


__ADS_2