
Keesokkan paginya.
Feng Hua terbangun dari pingsannya.Lalu dia mengubah posisinya menjadi duduk.Dan menyadari dirinya telah tertidur di sebuah kamar yg luas dan indah melebihi Putra Mahkota miliki.
"Ada dimana aku?Dan kamar siapakah ini?"tanya Feng Hua dibenaknya.
Tiba-tiba 10 dayang berdatangan menghadap Feng Hua.Tiga diantaranya membawa peralatan mencuci wajah,seperti baskom kayu berisi air,ember kayu kosong dan kain putih polos.
"Salam Yang Mulia Ratu"ucap semua dayang serentak dengan hormat.
"Yang Mulia Ratu?!"terkejut Feng Hua dibenaknya.
"Silahkan mencuci wajah Yang Mulia Ratu"ucap salah satu dayang dengan hormat.Diduga sebagai kepala para dayang oleh Feng Hua,karna bajunya berbeda sendiri dengan lainnya.
Lalu mengisyaratkan para dayang yg membawa peralatan mencuci wajah untuk mendekat pada Feng Hua dengan tangan kanannya.
"Tidak perlu"ucap Feng Hua dingin.
Mendengar Feng Hua berucap seperti itu.Ketiga dayang pembawa peralatan mencuci wajahpun berhenti.Lalu mundur teratur,setelah kepala dayang mengisyaratkan untuk mundur dengan tangan kanannya.
"Apakah kamu kepala dayang mereka?"tanya Feng Hua sopan.
"Benar.Yang Mulia Ratu.Hamba adalah kepala dayang dan yg akan melayani Yang Mulia Ratu mulai sekarang..."ucap kepala dayang.
"Kenapa kalian memanggil aku Yang Mulia Ratu?"tanya Feng Hua penasaran.
"Karna Yang Mulia Kaisar menyuruhnya begitu"ucap kepala dayang hormat.
"A aku bukan Ratu.Aku Putri Mahkota Kerajaan Zhou"ucap Feng Hua tegas.
Semua dayang kecuali kepala dayangpun berbisik satu sama lain.Ada yg mengatakan"Bagaimana mungkin...",lalu ada yg mengatakan"Ini tidak benar..."
"Lancang!Beraninya kalian bersikap kurang ajar di depan Yang Mulia Ratu"ucap kepala dayang murka.
"Maafkan kami Yang Mulia Ratu!"seru para dayang dengan berlutut memohon maaf.
"Mulai sekarang Yang Mulia adalah Ratu Kerajaan Xia"ucap kepala dayang dengan senyum.
__ADS_1
"Hah?!"terkejut Feng Hua tak menyangka.
"Kalian gila ya!Sudahku bilang,aku Putri Mahkota Kerajaan Zhou!"ucap Feng Hua menegaskan dengan wajah masam.
"Mohon maafkan hamba Yang Mulia.Hamba hanya menjalankan perintah Yang Mulia Kaisar"ucap kepala dayang dengan berlutut.
"Dimana Kaisar sekarang?!"teriak Feng Hua dengan nada marah.
Kepala dayang hanya diam.Dan tidak ada yg berani mengatakannya.Suasanapun berubah menjadi hening.
"Ahh.Sial!"umpat Feng Hua tak peduli dengan para dayang yg ada dihadapannya.
Semua dayang hanya menundukkan kepala dan mengunci mulut rapat-rapat.
Tiba-tiba terdengar suara dari penjaga pintu berteriak memberitahu"Yang Mulia Kaisar telah tiba..."
Seketika semua dayang mengubah posisi menjadi berdiri,lalu memberi hormat dan memberi salam pada seorang pria yg masuk kedalam kamar dengan berpakaian sutra berwarna putih polos bersulam naga berwarna emas terang.Serta memakai sebuah topeng berwarna perak yg menutupi sebagian wajahnya,yg mana kedua mata dan bibirnya terlihat.
"Kenapa seorang Kaisar memakai topeng?Dan jangan-jangan dia dalang dari kejadian semalam"pikir Feng Hua.
"Pergilah"ucap pria bertopeng(Kaisar Xia) dengan mengangkat tangan kanannya,kemudian mengibas jemarinya pada semua dayang.
"Tunggu!"seru Kaisar Xia.
Semua dayangpun berhenti berjalan.
"Aku hanya sebentar saja"ucap Kaisar Xia.
"Baik.Yang Mulia Kaisar"ucap semua dayang dengan hormat,lalu melanjutkan berjalan kembali.
Setelah semua dayang telah pergi.Kaisar Xia berjalan mendekati Feng Hua yg masih duduk di ranjang tidur.Sambil berkata"Mulai sekarang kamu adalah Ratuku.Setelah pemakaman ayahandaku yaitu Kaisar Xia sebelumnya selesai.Kita akan menikah resmi sekaligus menobatkan diri sebagai Kaisar dan Ratu Kerajaan Xia berikutnya"
"Kamu adalah dalang kekacauan semalam"ketus Feng Hua.
"Ya.Itu benar.Dan kamu yg merusak rencanaku"Ketus Kaisar Xia.
"Jika aku yg merusak rencanamu.Kenapa kamu jadikan aku Ratu di Kerajaanmu?.Dan seharusnya kamu tau,bahwa aku sudah menikah dengan Putra Mahkota Kerajaan Zhou"ucap Feng Hua tegas,sembari turun dari ranjang.
__ADS_1
"Karna kamu merusak rencanaku,maka itulah hukuman yg pantas untukmu.Meski kamu sudah menikah dengannya,kamu belum melakukan hubungan dengannya"ucap Kaisar Xia.
"Kamu benar-benar gila!Hanya karna aku merusak rencanamu,kamu menjadikanku Ratu!Dan kata siapa aku belum melakukannya?!"ucap Feng Hua marah dengan menggebu-gebu.
Saat Kaisar Xia pun sampai dihadapan Feng Hua.Kaisar Xia menatap Feng Hua dan berucap"Kata Dayang Pengobatan"diakhiri dengan menyunggingkan bibir.
Feng Huapun lemas dan menjatuhkan badannya ke lantai,setelah mendengar ucapan Kaisar Xia.Dengan kesal Feng Hua berucap dibenaknya"Keluar dari kandang buaya dan sekarang malah masuk ke kandang harimau.Nasibku menjadi Xiao Er benar-benar buruk!"
"Ka-kapan itu?"tanya Feng Hua gugup.
"Saat kamu tidur,Dayang Pengobatan mengecek kemurnianmu"
"Aku tidak mau menikahimu,apalagi menjadi Ratumu!Lebih baik aku mati saja!"ancam Feng Hua.
Mendengar perkataan Feng Hua begitu.Kaisar Xia mengancam balik"Kalau kamu mati!Aku akan membunuh orang-orang terdekatmu"sembari mengangkat tubuh Feng Hua untuk berdiri.
"Coba saja!"teriak Feng Hua kesal,sambil menunjuk wajah Kaisar Xia tanpa takut.
"Baiklah.Aku akan mulai dari Diwei terlebih dulu"ucap Kaisar Xia dingin,sambil mengambil sedikit rambut Feng Hua dan memainkannya.
"Bagaimana dia tau Diwei?"tanya Feng Hua heran sekaligus terkejut dibenaknya.
"Kamu pasti heran.Bagaimana aku tau dia.Tentu saja aku tau,karna aku..."ucap Kaisar Xia sambil menghentikan aksinya,lalu membuka topeng perak di wajahnya.
"Zhaoyang!"
"Iya.Ini aku,Zhaoyang.Aku senang kamu masih mengingatku"ucap Zhaoyang dengan mata berbinar.
"Kamu kan...Keponakan jauh paman Fu...Bahkan kamu akan dijodohkan dengan seorang gadis tapi kok...Ahhh tidak taulah!"
"Paman Fu menyelamatkanku sewaktu aku menyelinap di Kerajaan Zhou.Dia tidak tau aku yg sebenarnya.Bahkan sekarang aku menjadi Kaisarpun,dia juga tidak tau "
"Baiklah.Aku mohon bawa aku kembali sekarang...Aku janji tidak akan mengatakan apapun soalmu pada Putra Mahkota.Jika Putra Mahkota tau hal ini,dia akan menyerang Kerajaanmu..."
"Meski Kerajaan Zhou menyerang karna hal ini.Aku tidak akan membiarkanmu pergi!"
"Zhaoyang!"
__ADS_1
"Maafkan aku.Aku harus pergi sekarang...Masih banyak hal yg harus aku urus"
Zhaoyangpun pergi meninggalkan Feng Hua sendirian di kamar.Setelah Zhaoyang keluar dari kamar.Semua dayang kembali kedalam kamar.