
Binatang yang berwarna belang berdiri di hadapan Rose yang akan menjadi santapannya, sementara Rose hanya berdiri tidak bergerak sambil menatap mata binatang buas itu.
"Aku pernah mendengar bahwa jika kita tidak bergerak dan menatap matanya maka dia akan mundur sendiri, tidak tahu benar apa tidak. aku akan mencoba saja," batin Rose.
"Aku hanya menumpang lewat saja dan tidak berniat menganggumu, jangan menyakiti ku, aku akan segera pergi," ucap Rose yang menatap harimau itu.
"Rose, kau jangan cemas atau pun bergerak sedikit pun, kelihatannya cara ini berhasil, tidak tahu harimau ini adalah hewan yang nyata atau penunggu di hutan ini," batin Rose.
Tidak lama kemudian harimau itu mundur hingga tidak menampakan dirinya, Rose menarik nafas lega saat melihat binatang buas itu pergi begitu saja. sambil berdiri menahan sakit di kakinya yang sedang mengeluarkan darah. akhirnya ia terduduk ke atas tanah karena sakit yang tertahankan itu.
"Terima kasih karena membiarkanku hidup," gumam Rose.
"Bagaimana caranya aku menghubungi Kian? handphone tidak ada, uang tidak bawa, alamat juga tidak tahu. apa aku harus tidur di tepi jalan? aku harus mencari pekerjaan untuk sementara. agar ada tempat tidur dan makan. carlifornia begitu luas bagaimana aku bisa mencari alamatnya? bahkan aku tidak pernah dengar alamatnya di mana," ucap Rose.
"Ini adalah ujian berat bagiku," batin Rose.
Karena merasa lemas dan kedinginan serta terluka yang banyak mengeluarkan darah, ia pun langsung tergeletak di atas tanah dan memandang ke langit.
"Apa aku akan mati? aku sangat lelah sekali dan dingin. Leo, cepat sadar dan cari aku. aku lagi sesat dan tidak tahu jalan keluar. hutan ini begini luas, tidak tahu apa aku bisa berhasil keluar dari sini atau tidak," gumam Rose.
Tidak lama kemudian Rose memejamkan matanya.
Keesokan harinya.
Para anggota utusan dari Ric mencari di sepanjang sungai itu sambil berteriak memanggil istri bos mereka tanpa berhenti. akan tetapi sangat di sayangkan posisi mereka masih terlalu jauh jaraknya dengan Rose yang berada di dalam hutan, sehingga istri Leo itu tidak bisa mendengar panggilan dari mereka. arusan air yang deras telah membawa Rose jauh sehingga ratusan meter dari lokasi tempat dia melompat.
"Nyonya....nyonya...nyonya....," teriak mereka dengan serentak dan melihat ke sekitaran sana.
Tempat mereka mencari adalah hutan besar yang menembus ke tempat Rose. hanya saja jarak mereka cukup jauh.
"Nyonya....nyonya...nyonya...."
"Apa mungkin nyonya berada di sini?"
"Tidak tahu juga, tapi kita harus mencari terus dan mencobanya, mari kita berpencar! kalian pergi periksa di sepanjang sungai itu dan sebagian ikut aku ke dalam hutan!"
Mereka pun berpencar dan mencari keberadaan istri bos mereka.
__ADS_1
"Hei...lihat sana! ada gelang yang sangkut di ranting sana!" teriak salah satu anggota yang melihat gelang milik Rose yang menyangkut di ranting.
Mereka yang melihatnya langsung turun ke sungai yang arusnya deras itu untuk mengambil gelang sepasang milik istri bos mereka.
"Hati-hati! arusnya sangat deras!"
Mereka saling menarik tangan antara satu sama lain untuk mengapai gelang tersebut.
Setelah mendapatkan gelang itu mereka semua menarik temannya ke naik pinggir sungai.
"Gelang ini adalah milik nyonya, aku ada melihat nyonya memakainya saat di rumah sakit."
"Apakah nyonya ada di sini?"
"Aku rasa tidak, dia terbawa arus sehingga gelangnya menyangkut di ranting itu. mungkin saja jarak dia jauh dari sini."
"Mari kita lanjutkan pencarian!"
"Ayo!"
Sementara Rose yang semalaman ketiduran akhirnya ia membuka matanya dan melihat cuaca sudah terang. ia mengerakkan badannya dan berubah posisi duduk.
Kemudian Rose berusaha berdiri dan melangkah dengan perlahan.
Selangkah demi selangkah ia berjalan ke arah matahari terbit dengan harapan bisa menemui jalan keluar. tidak tahu bagaimana dengan nasib istri Leo Downson yang berjalan sambil menahan sakit akibat lukanya.
Setelah berjalan selama dua jam Rose tiba-tiba tumbang karena wajahnya yang memucat dan demam.
6 Bulan kemudian.
Jerman.
Profesor Dokter Hamith Jackson yang menangani penyakit Leo. selama 6 bulan Leo tidak sadarkan diri, kondisinya masih memucat. Kian dan Ric setia menemani bos mereka selama ini.
"Profesor Hamith Jackson, bagaimana dengan kondisi bos kami?" tanya Kian yang berdiri di ujung ranjang.
"Kondisi pasien sudah tidak bahaya, hanya saja sadar atau tidak tergantung padanya," jawab Profesor Hamith Jackson.
__ADS_1
"Sudah enam bulan bos pingsan lebih lama dari sebelumnya," ujar Ric.
"Bagi pasien yang mengidap penyakit ini tidak boleh terluka sama sekali. untung saja selama ini pasien terluka tidak terjadi infeksi pada lukanya. jika tidak maka akan fatal akibatnya," jelas Profesor Dokter Hamith Jackson.
"Apakah bos kami akan sadar atau selamanya hanya berbaring tidak bergerak?" tanya Ric yang berdiri di samping ranjang.
"Semua ini hanya bisa tergantung pada pasien," jawab Profesor Dokter Hamith Jackson.
"Aku berharap bos cepat sadar dalam waktu dekat ini," ucap Kian.
Tidak lama kemudian Profesor Dokter Hamith Jackson keluar dari kamar pasiennya.
"Setengah tahun sudah berlalu, yang satu masih belum sadar, yang satu lagi belum ditemukan. apa yang akan terjadi jika terus ?begini?" ujar Ric yang merasa khawatir.
"Mari kita keluar dulu!" ajak Kian yang melangkah keluar.
Saat di luar Kian duduk di kursi sambil menarik nafas panjang.
"Kian, ada apa? apa yang kamu pikirkan?" tanya Ric yang duduk berhadapan dengannya.
"Aku khawatir jika nyonya sudah meninggal, kita sudah mencari selama enam bulan tanpa berhenti. seluruh hutan yang dekat sungai itu juga sudah di cari sampai ke ujung-ujung tapi hasilnya tetap mengecewakan," kata Kian.
"Sejumlah ratusan orang yang mencari di hutan dan sungai itu, bahkan hingga menembus ke laut juga tidak menemukan apa-apa. kita tidak menemukan jasad nyonya di sungai atau pun di laut. apa mungkin dia masih hidup?"
"Kalau dia masih hidup dia pasti akan menghubungi kita, kenapa dia tidak melakukannya?"
"Benar katamu juga, apa mungkin dia sudah meninggal? jika iya, maka bagaimana dengan bos setelah dia sadar?"
"Dengan sifat bos pasti akan marah besar," jawab Kian.
"Apa kamu sudah mendapatkan info siapa pihak musuh kita?"
"James Curt! mafia paling terpengaruh di carlifornia," jawab Kian.
"Ternyata dia, dia dan bos selama ini memang tidak memiliki hubungan yang baik, bagaimana kalau kita menyerangnya?"
"Tidak bisa, tanpa perintah dari bos kita tidak bisa melakukan ini," jawab Kian."
__ADS_1
"Sebelum bos sadar kita harus menyelidiki kelemahan lawan dulu, setelah itu kita harus menunggu bos sadar. kita tidak bisa bertindak. jika saja terjadi sesuatu tidak ada yang bisa melindungi bos. untuk saat ini saja kita tidak boleh membiarkan orang luar mengetahui jika selama ini bos ada di sini." ujar Kian.