
Luna yang adalah asisten Shote Harters menyebarkan masa lalu Leo Downson. Shote Harters yang telah mengenal Leo selama puluhan tahun, sehingga masa lalu Leo telah di ketahui olehnya. selain saingan bisnis
Shote Harters juga memiliki dendam yang terpendam terhadap pria yang di kenal dengan sikap psikopatnya itu.
Setelah dua hari kemudian.
Koran-koran yang mengisi semua tentang masa lalu Leo Downson tersebar luas hingga ke internet
Orang-orang yang mengenal Leo Downson telah mengetahui semua masa lalunya, termasuk Hinez yang juga membaca berita sahabatnya itu di internet.
"Siapa yang menyebar berita ini? apakah orang ini ingin mencari mati?" ucap Hinez yang membaca berita di internet.
Perusahaan Downson.
Di pagi itu saham di perusahaan Leo naik turun akibat kabar buruk mengenai dirinya tersebar luas. pemegang saham lainnya ingin menarik diri dari perusahaannya, di ruang rapat itu terjadi keributan di antara pemegang saham dengan Leo.
"Leo, saham kita anjlok karena kabar berita ini, kau harus segera selesaikan masalah ini," ketus salah satu pemegang saham dengan kesal.
"Aku tidak mau tinggal di sini lagi, aku tidak mau bekerja sama dengan seorang pembunuh," bentak pemegang saham lainnya.
"Leo Downson, saat kau di penjara kami masih bisa menerima kenyataan ini, tapi tidak ku sangka masa lalumu begitu banyak hal yang buruk, selain selalu membunuh orang kau juga menyiksa mereka hingga tewas, bahkan di berita mengatakan kau adalah orang yang tidak berhati. hari pernikahanmu ini sebaiknya di batalkan saja. karena tidak ada yang akan hadir dalam acara mu itu," bentak pemegang saham yang di sana.
Prak...
Hentakan meja yang di lakukan oleh Leo yang bangkit dari tempat duduknya.
"Apa kalian sudah puas mengoceh dari tadi? berapa keuntungan yang kalian raup selama ini di perusahaanku? kini perusahaan mengalami masalah kalian hanya tahu marah yang tidak jelas, aku juga tidak meminta kalian untuk mencari cara penyelesaiannya. kalau kalian tidak bisa menerima pergi saja dari sini. tanpa kalian aku juga bisa menyelesaikan masalah ini," bentak Leo yang sedang emosi.
"Leo Downson, kau sudah di ujung tanduk masih saja bersikap sombong," ketus salah satu pemegang saham.
"Bukan aku yang bersikap sombong, tapi apa yang ku katakan adalah kenyataan. aku tidak akan jatuh miskin hanya karena perusahaanku mengalami masalah. kalian yang tidak punya nyali, ambil uang kalian dan pergi dari sini,!" ketus Leo.
"Emil, bayar bagian mereka dan usir mereka pergi! perusahaan ini tidak butuh pengecut seperti mereka," perintah Leo dengan ketus.
"Baik, Tuan," jawab Emil dengan menurut.
__ADS_1
"Kau....Leo, kau akan menyesal setelah kami pergi."
"Lebih baik pergi jauh dariku, karena aku akan mengambil usus orang pengecut seperti kalian," kecam Leo dengan terus terang.
Mendengar ancaman dari Leo semua pemegang saham melangkah pergi dengan cepat.
"Kurang ajar, siapa yang menyebar masa lalu ku?" gumam Leo yang merasa heran.
"Bos," sapa Kian dan Ric yang melangkah masuk ke ruang rapat itu.
"Selidiki siapa pelakunya! aku merasa penasaran siapa yang begitu memahami masa laluku,"perintah Leo yang menarik dasinya
"Bos, apakah tidak ada curiga terhadap siapapun?" tanya Ric.
"Musuhku bukan hanya satu atau dua orang, oleh karena itu aku tidak bisa menebaknya,"jawab Leo yang duduk kembali ke kursinya.
"Bos, banyak masa lalu mu di masukan ke berita, internet dan koran. dan di luar terdapat banyak reporter, dan bukan hanya itu, rumah Anda juga banyak para Reporter yang sedang berdiri di luar pagar," kata Ric merasa khawatir.
"Bagaimana dengan Rose?" tanya Leo.
"Kata Sonya nona tidak bisa keluar hari ini, ia hanya berada di dalam kamar dan tidak keluar seharian," jawab Ric.
"Tapi luar terlalu banyak reporter," ucap Kian yang berdiri di hadapan bosnya itu.
"Biarkan saja! aku tidak akan menghindar dari mereka, semua yang tersebar adalah kenyataan. jadi, aku tidak akan menghindar," jawab Leo yang melangkah pergi dan di ikuti oleh Kian dan Ric.
Leo melangkah keluar dari perusahaannya, ia sama sekali tidak ragu untuk muncul di depan para reporter. saat melihat Leo muncul semua reporter menghampirinya dan melontarkan segudang pertanyaan.
"Maaf teman-teman, atas berita yang tidak menyenangkan ini," ucap Leo dengan tanpa ragu.
"Tuan Downson, apakah benar isu mengenai bahwa Anda membunuh seseorang saat Anda baru berusia enam belas tahun?" tanya salah satu reporter wanita.
"Saat itu saya membunuh pria itu tanpa sengaja, karena dia ingin merampok saya dengan mengunakan senjata tajam. saya hanya bisa melawan karena tidak ada kemungkinan saya bisa lari dari dia. dan di saat dia ingin melukai saya, saya melawan dan saya merebut pisaunya dan kemudian tanpa sengaja saya menusuk jantungnya," jelas Leo yang tanpa ragu.
"Lalu, apa yang terjadi setelah itu?" tanya reporter lainnya.
__ADS_1
"Saya tidak tahu apakah dia mati atau tidak, saya meninggalkan dia di sana. untuk melindungi diri saya harus bergerak cepat karena saya hanya bisa mengandalkan diri sendiri untuk hidup," jawab Leo.
"Tuan Downson, bagaimana dengan isu bahwa Anda telah melakukan bisnis gelap?" tanya reporter pria.
"Hahahahaha....apakah kalian percaya dengan berita itu? jika saja ada bukti maka tunjukan saja," jawab Leo dengan tertawa.
"Tapi kenapa di berita menuliskan bahwa Anda melakukan bisnis gelap seperti narkoba dan senjata serta bahan peledak?"
"Mengenai berita ini kalian harus bertanya pada orang yang menyebar berita ini," jawab Leo.
"Menurut Anda siapa yang menyebarkan masa lalu Anda?"
"Kalau ini hanya dia yang tahu, saya Leo Downson memiliki banyak musuh, hanya saja sangat di sayangkan, semua musuh sangat pengecut. sehingga mengunakan cara ini untuk menjatuhkan ku," jawab Leo.
"Mengenai masalah pernikahan Anda, bagaimana dengan istri Anda nona Jenice Muffis? apakah dia sudah mengetahui soal ini? dan apakah kalian sudah bercerai?"
"Kami sudah bercerai, dan mengenai dia mengetahui soal ini atau tidak itu sama sekali tidak penting," jawab Leo.
"Isu mengatakan bahwa Anda belum bercerai dan ingin menikahi wanita yang adalah mantan narapidana, apakah ini benar?"
"Aku yakin kalian pasti kenal dengan calon istriku, namanya adalah Rose Florencia, seorang istri yang menjadi korban dari perselingkuhan suaminya dan juga kekerasan dari suaminya. saya yakin kalian semua pasti sudah mengenal namanya," jelas Leo.
"Kami mengenal Rose Florencia, saat ia di tahan kami juga berada di sana," kata salah satu reporter itu.
"Dia adalah wanita yang tidak bersalah, seperti orang lain, dia juga yang butuh kasih sayang dan cinta dari seorang pria, dan aku lah yang akan menjadi pria itu," kata Leo pada semua reporter.
"Anda adalah seorang hartawan, apakah Anda tidak permasalahkan masa lalu nona Rose Florencia?"
"Mencintai tidak butuh alasan, siapapun dia dan bagaimanapun masa lalunya itu hanyalah masa lalu, yang kita butuh adalah masa depan," jawab Leo dengan senyum.
"Tuan Downson, apakah bisa memberitahu kami, bagaimana kalian berkenalan?"
"Kami berkenalan di dalam penjara dan kami saling mencintai," jawab Leo dengan senyum.
"Nona Rose Florencia bukan hanya janda tapi juga memiliki catatan hitam, apakah Anda tidak takut di tertawai?"
__ADS_1
"Siapa yang berani berkata sembarangan, aku Leo Downson tidak akan ragu mencabut gigi orang itu, dia bahkan lebih suci dari sebagian orang," jawab Leo dengan tegas
"Tuan Downson, bagaimana penjelasan seorang pejabat yang Anda bunuh sebelumnya, dengar info saat itu Anda harus di penjara selama lima tahun, apa sebabnya Anda membunuh seorang pejabat yang bernama Rickeal?"