Ranjang Psikopat Dalam Penjara

Ranjang Psikopat Dalam Penjara
Serangan Dari Tiga Kelompok


__ADS_3

"Aku berjanji padamu! apapun yang terjadi kita tidak akan berpisah," ucap Leo yang mencium bibir istrinya.


"Rose, aku tidak ingin kehilanganmu lagi, aku sangat ingin memiliki anak denganmu, tapi kondisiku tidak diperbolehkan memiliki anak. karena anak kita akan menderita sepertiku. demi bisa membahagiakan mu, aku akan memberimu segalanya padamu," batin Leo.


"Leo, apa kamu tidak menyerang James Curt?" tanya Rose yang melepaskan ciuman.


"Tentu saja aku akan menyerangnya, akan tetapi biarkan orang lain yang melakukannya," jawab Leo dengan senyum.


"Apa maksudmu?"


"Kelompok Kane dan Button akan membalas kematian bos mereka, walau bos mereka bukan dibunuh oleh James Curt, akan tetapi kematian mereka terjadi ditempat James Curt, dan selama ini James tidak bertanggung jawab sama sekali, dari segi ganti rugi atau pun menangkap pelaku untuk mereka."


"Apakah kamu akan bertindak setelah mereka menyerangnya?"


"Kita menyerang saat James Curt sudah kewalahan, sama seperti kita meminjam tenaga anggota Kane dan Button untuk melawan musuh kita itu."


"Aku tidak sabar menunggu besok."


"Kita akan pergi bersama!" ujar Leo yang memeluk istrinya.


Keesokan harinya.


Dihari itu kelompok Kane dan Button berkumpul dengan berniat ingin menyerang James Curt. selama ini James tidak memberi respon atas kejadian yang melibatkan mafia Kane dan Button, sehingga memancing emosi anggota dua bos mafia itu dan nekad ingin menyerang James Curt.


Puluhan mobil menuju ke kediaman James Curt, tentu saja kedatangan mereka kali ini adalah ingin membalas dendam untuk kematian ketua mereka. bagi dunia mafia nyawa dibayar nyawa, tanpa ada belas kasihan atau pun menghormati hubungan bos mereka dengan James Curt.


Mansion James.


"Tuan, berita buruk..berita buruk," teriak salah satu anggota yang sambil berlari masuk ke dalam kediaman.


"Ada apa?" tanya James yang berada di dalam ruangan pribadinya, ruangan itu sangat berantakan dengan semua dokumen di lantai. serta pecahan vas bunga, gelas dan botol minuman.


"Tuan, anggota Kane dan Button sedang menuju ke sini," jawab anggotanya yang sedang cemas.


"Memangnya kenapa kalau mereka menuju ke sini? kenapa harus dibesar-besarkan?"


"Mereka datang dengan puluhan mobil, Tuan. kelihatannya bukan datang berunding tapi ingin menyerang."


"Apa....?" teriak James Curt sangking kesalnya.


"Mereka sudah nekad kali ini dan tidak ragu untuk bermusuhan dengan kita," ujar anggotanya.


"Dasar bajin.gan, bukan aku yang membunuh bos mereka, kenapa harus aku yang menanggung semua ini? ini tidak adil sama sekali," ketus James dengan penuh emosi.


"Perintahkan anggota kita untuk berjaga di depan! jangan sampai mereka berhasil masuk ke dalam halaman!" perintah James yang mengambil pistolnya dari laci. ia mengisi peluru ke senjata miliknya itu.

__ADS_1


Setelah beberapa menit kemudian puluhan mobil dari kelompok Kane dan Button tiba di depan kediaman mewah James Curt.


Sekitar lebih dari empat puluhan jumlah anggotanya yang keluar dari mobil dan mengeluarkan senjata, di saat yang sama semua anggota James yang berada di luar pagar juga mengeluarkan senjata mereka. terjadilah aksi saling menodong diantara satu sama lain.


"Berani sekali kalian datang ke sini!" bentak anggota James.


"Di mana bos kalian? panggil dia keluar! hari ini kami ingin membuat perhitungan dengan dia. jika dia masih tidak bertanggung jawab kami akan menghancurkan dia!" bentak David.


"Apakah dia ketakutan sehingga tidak berani muncul?" bentak Kevin.


"Apa yang kalian lakukan di sini? membawa semua orang dan juga senjata, apa berniat ingin menyerang kami?" bentak James yang berjalan menuju ke halamannya.


"Tuan James Curt, selama ini kami sedang menunggu kabarmu, akan tetapi kau mengabaikan kami," ketus David.


"Kalian sudah tahu apa yang terjadi pada bisnisku? dan masih ingin aku menganti rugi, dari mana aku harus mencari uang untuk kalian," ketus James dengan kesal.


"Jangan mencari alasan lagi! siapa yang tidak tahu kau adalah ketua mafia terkaya di carlifornia, mana mungkin dengan kejadian itu bisa membuatmu bangkrut," bentak David.


"Percaya atau tidak terserah mu, kalau kau ingin menyerang aku tidak akan tinggal diam," kecam James yang mengeluarkan senjatanya dan langsung melepaskan tembakan.


Dor...dor...dor...dor...dor...


Tembakan dari James mengenai David yang tepat berdiri di luar pagar dan berhadapan dengannya.


"Aaarhhkk..." jerit David yang tertembak dibagian dadanya dan langsung tewas


Dor...dor...dor...dor...dor...dor...dor...


Dor...dor...dor...dor...dor...dor...dor...


Siang itu terjadi tembakan sengit diantara anggota Kane, Button dan James.


Anggota James yang berada di lokasi hanya berjumlah sekitar lima puluhan orang. sedang anggota yang dia miliki berada dimarkas dan tidak mengetahui kejadian ini.


Dor...dor...dor...dor...dor...dor...dor...


Tembakan dari Kevin dan anggotanya yang mengenai anggota James.


"Aaarrghhh...."jeritan anggota James dengan serentak dan tumbang satu-persatu.


Tidak lama kemudian datang beberapa mobil yang menuju ke kediaman James. mobil tersebut mengunakan kecepatan yang tinggi dengan berniat mendobrak pintu pagar yang menghadang jalan masuk ke halaman kediaman James.


Saat melihat mobil-mobil itu yang menuju ke arah pagar itu, anggota David dan Kevin langsung menepi.


Dor...dor...dor...dor...dor...dor...dor...

__ADS_1


Tembakan James yang mengarahkan ke mobil-mobil yang menuju ke arahnya.


Brak....brak...brak...brak...


Suara pagar yang ditabrak sehingga tumbang.


Orang-orang yang berada di dalam mobil itu melepaskan tembakannya.


Dor...dor...dor...dor...dor...dor...dor...


Dor...dor...dor...dor...dor...dor...dor...


"Aarrrgghh....," jeritan anggota James yang ditembus oleh peluru.


Mereka yang datang adalah Leo, Rose bersama anggotanya. Leo dan Rose turun dari mobil dan langsung melepaskan tembakan ke arah musuh mereka


Dor...dor...dor...dor...dor...dor...dor...


"Aaarrghhh...." jeritan mereka yang tumbang satu-persatu.


Anggota David dan Kevin langsung berlari masuk ke dalam halaman dan menodong senjata ke arah James dan sisa anggotanya yang masih hidup.


James langsung di kepung oleh tiga kelompok dan tidak bisa berkutik.


Kian dan Ric tanpa menunggu langsung menembak ke arah Kevin dan semua anggota mereka.


Dor...dor...dor...dor...dor...dor...dor...


"Aarrrghhh....," jeritan Kevin dan anggotanya yang tergeletak tidak bernyawa.


"James Curt, apa kabar?" sapa Leo dengan senyum.


"Kau...."


"Masih ingat denganku? aku adalah orang yang kau cari selama ini, aku sudah kembali," ucap Leo yang sambil menodong pistol ke arah musuhnya itu


"Sejak kapan kau kembali?" tanya James yang merasa tidak percaya dengan kemunculan orang yang dia cari selama ini.


"Hampir dua minggu," jawab Leo.


"Tuan James, tidak ku sangka kita bisa bertemu hari ini," sapa Rose dengan sengaja.


"Kau siapa?"


"Dia adalah istriku, yang pernah menghilang karenamu," jawab Leo yang langsung melayangkan pukulan ke wajah James.

__ADS_1


Buk...


__ADS_2