Ranjang Psikopat Dalam Penjara

Ranjang Psikopat Dalam Penjara
Tantangan Leo Pada Shote


__ADS_3

Di saat Leo sedang dikerumuni oleh puluhan Reporter, Jenice sedang duduk bersama seseorang yang tak lain adalah Shote Harters.


"Rencanamu sangat bagus sehingga mampu membuat perusahaannya terguncang," ucap Jenice dengan senyum.


"Aku adalah Shote Harters, siapapun bukan lawanku, dia akan hancur hari ini juga," jawab Shote dengan yakin.


"Kalau kau berhasil aku akan berikan apa yang kau mau," kata Jenice.


"Hahahahah.... memangnya apa kau yang miliki selain tubuhmu itu? semua kekayaanmu sudah tidak ada," tanya Shote yang sedang tertawa.


"Apa yang kau inginkan?" tanya Jenice yang menahan emosi.


"Kau datang dan ingin aku membalas dendam untukmu, kita duduk di dalam satu perahu, kau menaruh dendam padanya karena dia mencampakanmu, sedangkan aku menaruh dendam padanya soal lain. tapi kau tetap harus memberikan apa yang ku mau," jawab Shote.


"Katakan saja!"


"Walau usiamu sudah tua, dan wajahmu hanya biasa-biasa saja, tapi aku masih merasa penasaran dengan tubuhmu," kata Shote yang melihat ke arah tubuh Jenice.


"Kau sangat tidak masuk akal," ketus Jenice.


"Kalau bukan tubuhmu, apa yang bisa kau berikan padaku? aku juga tidak bisa jamin akan merasa puas denganmu, tapi untuk menerima pembayaranmu aku hanya bisa mencoba mencicipi milikmu itu. kau tidak bisa menolak karena rencana kita sudah di lakukan. dan mantan suamimu itu pasti akan hancur hari ini,"ujar Shote.


"Baiklah, aku akan menurut padamu, asal dia hancur dan tidak bisa menikah dengan wanita itu," jawab Jenice.


"Kalau kau tidak meminta, aku juga tetap akan mengagalkan acaranya," kata Shote.


Di saat itu Leo menjawab semua pertanyaan dari para reporter.


"Rickeal adalah pejabat korupsi yang berani mengancamku, dia memeras ku untuk membayarnya agar aku bisa menjalankan bisnisku, aku menjalankan bisnis legal. kenapa harus memerasku?" jawab Leo.


"Apakah Anda memiliki bukti bahwa Rickeal memeras Anda?"


"Pihak berwajib memiliki bukti rekaman pembicaraan Rickeal denganku, aku merekam semua ucapannya agar bisa di jadikan bukti," jawab Leo.

__ADS_1


"Apakah karena di peras Anda membunuhnya?"


"Dia mengancamku, jika aku tidak membayar maka dia ingin menghentikan bisnisku, dia tidak berhak untuk mengancam ataupun menghentikan bisnisku sama sekali," jelas Leo pada semua reporter.


"Apakah karena Rickeal selalu mengancam, sehingga Anda harus membunuhnya?"


"Dia pantas mati, karena dia adalah pejabat koruptor, aku tidak merasa bersalah ketika membunuhnya. sampah masyarakat tidak seharusnya hidup di negara ini," kata Leo dengan tegas.


"Tuan Downson, bagaimana dengan isu bahwa Anda pernah melakukan hubungan dengan seorang wanita sebelum Anda menikah dengan nona Jenice Muffis, dengar info wanita itu sudah hamil anak dari Anda dan kemudian dia di buang begitu saja?"


"Siapa wanita itu aku juga ingin mengetahuinya, aku bahkan tidak tahu dari mana datangnya isu ini."


"Anda memang tidak melakukannya atau Anda tidak ingin mengakuinya?"


"Aku tidak melakukannya dengan wanita manapun," jawab Leo


"Apaka karena ingin menjaga perasaan calon istri Anda, oleh karena itu Anda tidak ingin mengakuinya?"


"Hahahahahah...panggil wanita itu dan anaknya keluar! dan aku akan melakukan tes DNA untuk membuktikan aku tidak pernah menyentuh wanita manapun selain Rose Florencia," jawab Leo dengan terus terang.


"Hahahahaha...wanita itu menjadi istriku hanya di atas kertas, dia bukan wanita yang ku suka. hanya karena bisnis keluarga. ayahnya ingin aku menikahi putrinya, dan aku mengikuti permintaannya," jawab Leo dengan tertawa.


"Tuan Downson, kenapa Anda menikahinya dan kemudian tidak menyentuhnya? ini sangat aneh. di dunia ini tidak ada kucing yang tidak makan ikan."


"Benar katamu, tapi aku adalah kucing yang berlevel dan hanya akan makan ikan mahal, sedang ikan murahan aku tidak berminat," jawab Leo dengan nada tinggi sehingga di dengar oleh mantan istrinya.


"Sia.lan, kau menganggapku sebagai ikan murahan," ketus Jenice yang berada di dalam mobil.


"Apakah tubuhmu begitu tidak menarik sehingga Leo tidak menyentuhmu?" tanya Shote dengan mengejek.


"Diam!" bentak Jenice yang merasa malu.


"Tuan Downson, maksud Anda adalah mantan istri Anda adalah ikan murahan? bukankah ini sangat merendahkan nona Jenice Muffis sebagai wanita?"

__ADS_1


"Aku hanya berkata sebenarnya, anak harimau peliharaanku sangat memilih makanan, dia hanya akan makan daging mahal, hahahahaha..." kata Leo dengan tertawa dan melangkah menuju ke mobilnya


"Tuan Downson, perusahaan Anda sedang mengalami besar, kenapa Anda bisa begitu tenang?" tanya reporter wanita yang sedang mengejar Leo.


"Perusahaanku tidak apa-apa, hanya dengan isu ini tidak akan menjatuhkan aku," jawab Leo dengan yakin.


"Bukankah semua pemegang saham telah tinggalkan perusahaan Anda? kenapa Anda masih bisa begitu tenang?"


"Aku yang mengusir para pengecut itu, perusahaanku tidak butuh mereka, aku sendiri yang akan jalankan bisnisku, adanya mereka di perusahaanku hanyalah membuang uangku saja," jawab Leo dengan menyindir semua pemegang saham itu.


"Sebelum aku pergi aku ingin sampaikan pesan ku pada orang yang menyebar masa laluku, aku hanya ingin mengatakan padanya, di mana pun dia berada hadapi aku secara jantan, jangan seperti orang pengecut yang sedang bersembunyi. untuk apa sebarkan masa laluku? karena dengan caranya tidak akan bisa menjatuhkanku, aku adalah Leo Downson tidak bisa di kalahkan dengan begitu mudah. aku menantang orang ini muncul di hadapanku," kata Leo dengan tegas dan kemudian ia masuk ke dalam mobilnya.


Sementara di kediaman mewah Leo juga terdapat puluhan reporter yang masih berada di luar pagar. Rose melangkah keluar menghadapi para reporter tersebut.


"Nona Rose Florencia, bagaimana menurut Anda tentang masa lalu calon suami Anda?"


"Dia juga memiliki wanita yang pernah hamil anaknya."


"Selain itu dia juga memiliki seorang istri yang dulunya adalah putri dari keluarga kaya, Muffis."


"Mengenai masa lalunya aku tidak mempermasalahkan, semua orang juga memiliki masa lalu, aku yakin kalian juga, kan?" jawab Rose dengan tenang.


"Dan mengenai wanita yang hamil anaknya, itu adalah gosip tidak berkualitas yang di ciptakan oleh orang yang tidak berguna, aku bisa membuktikan bahwa calon suamiku ini adalah perjaka asli," jelas Rose dengan senyum.


"Dan hubungan dengan istrinya itu sudah berlalu, hubungan mereka selama ini hanyalah sebatas pernikahan di atas kertas, dan kini telah bercerai," lanjut Rose.


"Perjaka asli? maksud Anda adalah?" tanya repoter dengan heran.


"Maksudku adalah anak harimau peliharaannya tidak suka makan daging murahan dan hanya akan makan daging segar," jawab Rose.


"Anak harimau? apakah maksud nona adalah tuan Downson adalah anak harimau?"


"Benar, anak harimau yang liar, walau liar tapi tidak makan sembarangan, dia adalah pria yang baik. tidak mungkin ada wanita yang hamil anaknya. jika memang ada wanita yang berani mengaku sembarangan maka aku berharap wanita itu akan muncul di hadapanku," jawab Rose dengan menantang.

__ADS_1


"Dan terakhir untuk orang yang sebarkan gosip ini, Anda sangat kasihan sehingga mengunakan cara ini untuk menjatuhkan calon suamiku. dia bukan pria yang lemah. justru Andalah yang lemah," ucap Rose yang menghadap ke kamera.


__ADS_2