Ranjang Psikopat Dalam Penjara

Ranjang Psikopat Dalam Penjara
Emosi James Yang Memuncak


__ADS_3

Malam itu James berada di hotel sedang menikmati minuman keras sambil di temani oleh wanita cantik yang bekerja dengannya, selain suka berjudi James juga sangat suka bermain dengan wanita, hidupnya sangat lengkap. selain bergelimang harta juga memiliki sejumlah anggota yang selalu mengawalnya ke mana pun dia pergi. saat ia butuh kesenangan ia hanya perlu menghubungi para wanita yang bekerja dengannya untuk menemani dan memuaskan gairah pria itu.


Di saat ia sedang bersenang-senang dengan para wanita, ia tidak menyadari bahwa ada dua helikopter yang sudah dekat jaraknya dengan Hotel dan Casino Carlifornia miliknya itu. kamar yang di gunakan oleh James menghidupkan musik yang memenuhi ruangan itu sehingga dia tidak bisa mendengar suara bising dari helikopter.


Empat wanita itu memijat kepalanya, mencium tubuhnya dan juga meraba bagian bawahnya, James yang sudah mulai terang.sang langsung melakukan hubungan dengan salah satu dari mereka. sementara yang lainnya sedang menunggu giliran.


Ric dan Kian yang berada di udara melempar beberapa butir bom ke bawah tepat pada sasaran ke Hotel dan Casino Carlifornia.


Duar...duar...duar...duar....duar..duar


Ledakan yang terjadi pada Hotel dan Casino Carlifornia. sehingga hancur lampu hiasnya dan bangunannya mulai roboh.


Kian dan Ric melanjutkan aksi mereka melempar bom lagi ke tempat sasaran mereka.


Duar...duar...duar...duar....duar..duar


Ledakan secara beransur meruntuhkan bangunan mewah itu. para pengunjung pada berlari berhamburan keluar dari tempat itu. ada yang tertimpa sehingga tewas dan ada yang terluka.


"Aarrghhh...." teriakan mereka yang sedang menyelamatkan diri.


"Aahhkkkkk...." jeritan mereka yang kesakitan karena ledakan.


Duar...duar...duar...duar....duar..duar


Sementara para anggota James berburu ke kamar yang di mana tempat bosnya yang sedang bersenang-senang bersama dengan para wanita.


James yang mendengar suara ledakan dan getaran bangunan itu ia langsung menghentikan aksinya dan langsung mengenakan celana dan kemeja, tanpa mengancing kemejanya ia langsung berlari keluar dari kamarnya.


Klek..


"Tuan, cepat tinggalkan tempat ini! kita di serang bom oleh orang yang tidak di kenal," ucap salah satu anggotanya.


"Sia.lan, selidiki dan hancurkan!" perintah James yang emosi sambil berlari bersama dengan anggota. sementara empat wanita yang melayani James ketakutan sambil berteriak. saat mereka ingin berlari ke pintu kamar mereka langsung di timpa reruntuhan.


"Aaarrghh....," jeritan mereka yang tertimpa sehingga mengeluarkan darah di mulut dan tidak lama kemudian mereka tewas di tempat.


Setelah menghancurkan Hotel dan Casino Carlifornia yang megah, Kian dan Ric segera pergi jauh dari sana.

__ADS_1


James dan anggotanya bergegas lari dari bangunan yang runtuh itu. banyaknya jatuh korban di saat kejadian ledakan tersebut.


"Siapa merekaaa? cepat kejar!" perintah James yang melangkah keluar sambil menggila.


"Mereka sudah pergi, mereka mengunakan helikopter sehingga kita tidak bisa melihat siapa mereka," ujar anak buahnya.


"Aaaarrrgggh....." teriak James yang sangking emosinya. bagaimana tidak, Hotel dan Casino Carlifornia adalah bisnis utama bagi James Curt. selain mengaut keuntungan yang fantastis, James juga adalah pemegang saham utama. ia menanamkan modal sebanyak sepuluh miliaran dollar untuk bisnis hotel dan casino.


"Cari sampai dapat pelakunya! aku beri kalian waktu seminggu dan bawa orangnya ke depan mata ku!" teriak James yang emosinya sedang memuncak.


"Baik, Tuan," jawab anggotanya dengan serentak.


"Untuk apa berdiri di sini lagi? pergiiiii!" perintah James dengan nada kesal.


Semua anggotanya segera pergi dari sana atas perintah bosnya itu.


"Tuan, lapor.".


"Katakan!"


"Berapa kerugian yang harus ku alami, korban jiwa dan juga semua kerusakan ini," ketus James dengan kesal sehingga wajahnya memerah.


Keesokan harinya.


Mansion Leo.


Setelah selesai melakukan perintah Leo, Kian dan Ric kembali ke kediaman bosnya.


"Bos, Hotel dan Casino Carlifornia sudah hancur," ujar Kian.


"Hotel dan Casino Carlifornia yang megah kini menjadi hancur berantakan. James Curt bisa menggila kali ini. dia harus mengalami kerugian dan selain itu Button dan Kane juga berada di dalam sana. saat ledakan terjadi anggota kita tidak melihat mereka berdua yang keluar dari ledakan itu. mungkin saja sudah tewas," ucap Ric.


"Kalau saja mereka berdua tewas di sana, aku yakin anggota mereka pasti tidak akan berdiam saja. mereka akan meminta tanggung jawab dari James Curt. dan secara tidak sengaja James Curt menyinggung dua kelompok mafia," lanjut Kian.


"Akibatnya dia akan menjadi incaran mereka," sambung Ric.


"Tetap awasi gerak-geriknya! aku ingin mengetahui semua tentang bisnisnya, hancurkan satu-persatu sehingga dia mengalami kerugian yang tidak sanggup dia ganti," perintah Leo yang sambil melihat gelang yang di pakainya.

__ADS_1


"Baik, Bos," jawab Ric.


"Aku ingin keluar sebentar!" ucap Leo yang bangkit dari tempat duduknya.


Kian, Emil dan Ric berniat ingin mengikuti bos mereka dan berjalan menuju ke mobil.


"Aku keluar sendiri saja, kalian lakukan saja tugas kalian!" perintah Leo yang masuk ke dalam mobil. wajahnya tidak bersemangat sama sekali.


Karena permintaan bosnya mereka hanya bisa diam berdiri di sana dan melihat Leo mengendarai mobil pergi meninggalkan kediamannya.


"Apa bos baik-baik saja?" tanya Kian.


"Tidak baik sama sekali," jawab Emil.


"Bos keluar sendiri jika di lihat oleh pihak musuh bukankah sangat bahaya," ujar Ric.


"Untuk saat ini James Curt sedang tertekan, tidak mungkin bisa berfokus mencari bos lagi," kata Kian.


"Biarkan bos kita mencari ketenangan, dia sangat mencintai nyonya. aku hanya berharap nyonya masih hidup. dengan begini bos akan bangkit," lanjut Ric.


"Selama ini bos tidak pernah seperti ini, sangat mengkhawatirkan. aku tidak biasa melihatnya begini," kata Emil yang merasa khawatir.


Leo yang sedang merasa sedih dan khawatir mengendarai mobilnya sambil melihat ke kiri dan kanan dengan harapan bisa melihat istrinya. rasa khawatir semakin mendalam karena tidak bisa memastikan apakah istrinya dalam kondisi yang baik atau tidak.


"Rose, cepat muncul di hadapanku! apa kamu masih hidup? kalau masih hidup aku berharap bisa segera menemukan mu. apa kamu makan dengan baik? apa kamu kedinginan? apa kamu tidur dengan nyenyak? aku tahu kau pasti tidak tahu alamat rumah sehingga tidak bisa pulang," batin Leo


Di sisi lain Rose sedang duduk bersama dengan Micheal di cafee.


"Apa kamu sudah mendengar kabar tentang Hotel dan Casino Carlifornia? semalam di ledakan dan banyak jatuh korban jiwa. kejadian itu membuat para warga di sana ketakutan, dan mengemparkan carlifornia," ujar Micheal.


"Hotel dan Casino Carlifornia adalah tempat perjudian dan juga banyak para wisata yang inap di hotel itu, kejadian itu pasti menyebabkan banyak yang tewas," kata Rose


"Benar, apa kau tahu siapa salah satu pemegang saham di sana?"


"Tidak tahu?"


"Dia adalah James Curt, dan untuk saat ini kau bisa tenang bekerja di sini. dia sudah mengalami banyak masalah dan tidak akan muncul di sini lagi," ucap Micheal dengan yakin.

__ADS_1


__ADS_2