Rengkarnasi Sang Dewi Agung

Rengkarnasi Sang Dewi Agung
106.Jebakan


__ADS_3

Su Qiang pun telah sampai di tempat sang paman yang di susul oleh Liu Jianyj di belakangnya bersama dua pelayannya. Mereka menyapa Sang Dewa Petir itu dengan bersamaan, hingga membuat Su Qiang sangatlah canggung di buatnya.


"Wah kalian sudah bertemu lebih awal ternyata". Ucap Su Caihong.


"Salam Dewa Petir". Sapa Dewi Hujan lagi.


"Kemarilah kalian, duduklah disini".


"Paman, aku tidak ingin berbasa basi. Kenapa kau menentangku untuk menikahi Ah Yue? Apa alasanmu?". Tanya Su Qiang .


"Hmm, aku tidak ingin kau salah memilih pasangan Su Qiang. Bukankah Dewi Hujan lebih pantas bersanding denganmu?".


"Cih, Kau tidak mengerti apa apa paman, Aku sudah memilihnya menjadi pasanganku sebelum ia mati dan berengkarnasi kembali. Kenapa Kau selalu saja mencampuri urusanku?!". Su Qiang menekan kata katanya kepada Sang Paman , hingga membuat Sang Paman menjadi marah begitupun Liu Jianyi yang sedari tadi mengepalkan tangannya di balik lengannya .


"Omong Kosong!!! Kau sudah kuanggap menjadi anakku sendiri, dan ayahmu menitipkan mu kepadaku jadi sudah semestinya pernikahanmu adalah urusanku!! Apa Karena ia seorang Dewi Agung ?? Jadi kau lebih memilih dia Hah??!!". Bentak Su Caihong yang tak mau kalah.


"Walaupun dia makhluk fana sekalipun, tidak ada yang bisa menggantikannya walau hanya sejengkal sekalipun!!". Ucapan Su Qiang kini kian menusuk hati terdalam Dewi Hujan tersebut yang kini masih terdiam menahan rasa sakit hatinya dan ia memupuk kebencian oleh Ah Yue karena Su Qiang lebih memilihnya.


"Lancang Kau Su Qiang!!".


"Walaupun kau tidak merestuiku, aku akan tetap menikahinya!!".


"Jika kau bersikeras maka kau harus menikahi Liu Jianyi juga sebagai istrimu". Kata Dewa petir itu sedikit melunak.


"Tidak, untuk apa aku mempunyai Dua istri ? aku sudah berjanji kepada Sang Maha jika aku akan setia pada Satu Istri".


"Jika kau tidak mau menikahinya, jangan harap kau akan menikahi Dewi itu Su Qiang !!!". Teriak Dewa petir hingga menyebabkan langit tiba tiba petir bermunculan .


Aku akan menyingkirkanmu Dewi Ah Yue, bagaimana pun caranya aku harus menjadi Istri satu satunya Su Qiang. apapun yang terjadi. Gumam Dalam Hati Dewi Hujan .

__ADS_1


"Coba saja, jika kalian berani menyakiti wanitaku sedikit saja. Aku akan membunuh kalian tanpa segan". Ucap Su Qiang yang kemudian berlalu meninggalkan mereka berdua yang telah menahan emosi sedari tadi.


Dewi Hujan yang melihat Su Qiang berlalu tanpa menoleh pada dirinya kini tangisannya pecah karena Dewa itu benar benar tidak menoleh atau menyapanya sama sekali, hanya ada rasa benci dan jijik di mata Dewa Perang itu.


"Maafkan Keponakanku itu Dewi Hujan, kau tidak perlu khawatir, aku akan mengatur pernikahan kalian kepada Kaisar Nantinya". Ucap Dewa petir menenangkan.


"Terimakasih Dewa, Kalau begitu saya pamit dulu".


Dewi Hujan meninggalkan Ruangan Dewa Petir Su Caihong untuk mengikuti Su Qiang yang lebih dulu keluar dari tempat itu.


Saat Sang Dewa terlihat, Liu Jianyi berlari menuju Su Qiang yang kini sedang berbicara dengan penjaga.


"Berhenti!!". Teriak Liu Jianyi dari kejauhan.


Su Qiang berhenti dan menoleh kearah sumber suara tersebut, setelah mengetahui siapa yang meneriakinya ia pun melanjutkan memasuki Ruangannya dengan perlahan.


Liu Jianyi yang melihat Su Qiang akan memasuki Ruangannya kini melesat dengan cepat dan berhenti tepat di depan Su Qiang hingga ia menghentikan langkahnya.


"Bukan urusanmu". Jawab Su Qiang dengan sangat dingin.


"Kumohon, berikan aku waktu untuk bicara berdua denganmu".


"Masuklah, dan jaga jarak denganku".


Liu Jianyi pun ikut masuk kedalam Ruangan tersebut yang ternyata adalah ruang kerja Su Qiang Selama ini, ia duduk di kursi panjang di dekat jendela sedangkan Su Qiang duduk di seberangnya dengan acuh tak acuh.


"Katakan dengan cepat, waktuku tidak banyak". Ucao Su Qiang yang masih saja acuh tak acuh sembari memandang dengan datar Liu Jianyi.


"Baiklah, aku ingin bertanya. Apa memang aku tidak bisa menjadi Selirmu Dewa? maksudku apakah tidak ada kesempatan untukku untuk menunjukkan kasih sayangku?" Tanya Dewi Hujan dengan sendu.

__ADS_1


"Tidak!!". Jawab Su Qiang dengan Singkat.


"Memangnya sehebat apa Ah Yue itu? kenapa kau sangat di butakan olehnya? atau dia menggunakan sihir atau semacamnya hingga kau sangat cinta dengannya?!". Dewi Hujan Liu Jianyi yang sudah tidak bisa menahan emosinya kini meluapkan dengan sangat marah di depan Su Qiang, malah membuat Dewa perang itu menjadi sangat tidak nyaman dengan Dewi itu.


"Dia berbeda dari para Dewi lainya, dan cukup kau tidak perlu untuk mendekatiku lagi". Tukas Su Qiang.


Tetapi Liu Jianyi tidak semudah itu menyerah, ia dengan sengaja menebarkan abu berwarna ungu yang ternyata afrodisiak ke depan wajah Su Qiang.


Su Qiang dengan waspada kini menutupi hidungnya dengan Qi nya kemudian ia segera berdiri dan setengah berlari untuk segera keluar Ruangan. Tetapi, Liu Jianyi tidak membiarkan dengan mudah keluar dari Ruangan tersebut, ia menarik lengan Su Qiang untuk mendekat kembali dengannya.


"Temani aku Dewa Qiang kumohon". Goda Liu Jianyi yang sudah terbakar gairah karena pengaruh dari afrodisiaknya sendiri.


"Lepaskan, cepat !!". Bentak Su Qiang, namun pegangan Liu Jianyi semakin erat.


Dewi Hujan itu semakin menarik dengan kuat hingga tanpa mereka sadari ada seseorang yang tiba tiba datang melepas pegangan Dewi Hujan tersebut.


Sontak Dewi Hujan Liu Jianyi kaget dan marah saat ada seorang yang berani menggagalkan rencananya yang sebentar lagi akan berhasil.


"Ck, kau ingin menjebak Calon suamiku dengan cara licik seperti itu Liu Jianyi?". Ucap Seseorang itu yang ternyata adalah Xuang Ah Yue .


"Kau!!! sejak kapan kau disini?!!". Tanya Dewi Hujan yang tidak menghiraukan ucapan Ah Yue.


"Yahh sejak kau memasuki Ruangan ini dengan calon suamiku". Jawab Ah Yue tersenyum mengejek.


Liu Jianyi tertawa kecut karena menahan hasrat sekaligus marah dan kecewa hatinya saat ini. Tanpa Aba aba Dewi Hijan itu tiba tiba menyerang Ah Yue yang kini tengah lengah dengan Jarum jarum beracun yang sudah berada di sela sela jarinya.


Dengan gesit Dewi Hujan menebarkan Jarum itu hingga salah satu jarum itu mengenai lengan Ah Yue yang tidak siap dari serangan tersebut, untung saja Su Qiang dengan gesit mengelak sehingga hanya terkena satu jarum saja.


"Penjaga!!!! ". Teriak Su Qiang.

__ADS_1


"Kau ingin memanggil penjaga? tidak akan kubiarkan sebelum ku habisi Dewi Sialan itu!!". Liu Jianyi segera mengeluarkan pedangnya kemudian kembali menyerang Xuang Ah Yue yang masih terfokuskan menghilangkan racunnya .


Su Qiang dengan gesit berhasil menangkis pedang Liu Jianyi dengan pedangnyA, kemudian ia pun menghentakkan kekuatanya hingga Dewi Hujan itu terpental menabrak dinding Ruang kerja Su Qiang hingga terdengar oleh Sang Paman Su Caihong.


__ADS_2