Rengkarnasi Sang Dewi Agung

Rengkarnasi Sang Dewi Agung
77.Rahasia Fang Liwei


__ADS_3

Pemberontakan Yang dilakukan Su Lian dan Yang lainnya kini sudah terdengar di Luar Istana , bahkan di keluarga keluarga bangsawan pun sudah mendengarnya.


Ada yang mendukung Su Lian dan yang lainya, ada juga yang masa bodoh dengan peperangan lingkup istana itu karena hanya sedikit yang mendukung Kaisar muda Negara Qin ini.


Banyak warga dan Keluarga bangsawan seperti para mentri , patriak dan lainya datang untuk melihat dari kejauhan kekacauan Di Istana yang disebabkan oleh Su Lian.


"Ck, harusnya dari dulu Pangeran Su Lian memberontak seperti ini".


"Kau benar, apakah kau berniat membantunya?".


"Tidak perlu, kita amati saja dulu, kalau pangeran Su Lian membutuhkan, baru kita maju membantu".


Para Patriak patriak itu akhirnya hanya berdiam diri menunggu celah dari mereka.


Di dalam Istana....


"Menepilah Su Lian, aku harus membunuh Nona Wu ini!!". Teriak Kaisar Su Hao kepada Su Lian .


"Tidak akan!! aku tidak akan membiarkanmu menyakiti Wanitaku!!". Jawab Su Lian tak kalah sadisnya.


Ah Ying yang melihat mereka berdua sedang beradu pedang kini ia pun segera mengeluarkan Jepit rambutnya untuk mengubahnya menjadi pedang juga.


Setelah dikeluarkan Jepit itu, dan Ah Ying mengalirkan energi spiritualnya Sehingga Yang awalnya hanya jepit rambut biasa kini berubah menjadi sebuah pedang yang tidak terlalu panjang. Tetapi, warna dan ukiran pedang itu yang membuat orang yang melihatnya terkagum. Pedang dengan perpaduan warna emas di gagangnya dan warna perak di pisaunya serta sedikit warna biru di ujung pisaunya membuat orang yang melihatnya terkagum kagum, apa lagi dengan ukiran naga Yin dan Yang di gagangnya serta gambar Phoenix di pisaunya membuat siapa saja yang tahu akan mengetahui siapa pemilik pedang legendaris itu .


"Kenapa Kau ingin sekali membunuhku Su Hao?". Tanya Ah Ying.


"Atau karena kau mengetahui siapa diriku sebenarnya Fang Li Wei?" . Sambung Ah Ying.


Su Hao dan Su Lian pun berhenti sejenak saat mendengat Ucapan Ah Ying.


"Apa Maksudmu?". Tanya Kaisar Su Hao.


"Ck, kau bisa tanyakan pada ibumu itu. Bukankah begitu Bibi?".Jawab Ah Ying yang kemudian segera mendekati ibu Suri yang sedari tadi berada di belakang Anaknya Su Hao.


"Jangan mendekat, atau aku akan membunuhmu kedua kalinya!!". Teriak Ibu suri Fang Li Wei.


"Ck, sudah kuduga, Kau yang menusukkan pedang itu waktu itu Bibi". Ucap Ah Ying dengan dingin.

__ADS_1


.....sedikit flasback Fang Li Wei...


"Kau harus berhasil membunuh Xuang Ah Yue keponakanmu itu Liwei". Ucap Fang Ca.


"Kau serahkan semuanya padaku ayah, aku pun sudah tidak sabar melihatnya binasa. Huh aku jadi merasa sebal dengan keluarga Xuang, kenapa keturunan mereka lah yang selalu menjadi Pemimpin Dunia atas ini. Apa salahnya keluarga kita ini ". Gerutu Fang Liwei.


"Kau benar, memang dari nenek moyang pun semua pemimpin kita berada pada keluarga Xuang , baik perempuan ataupun laki laki. Tapi ,kita bekerja untuk seseorang ". Jelas Fang Ca sang ayah.


"Maksud Ayah?".


"Ada yang ingin merebut tahta, dan kita pun jika ingin bersaing juga percuma. Dia lebih kuat dari keluarga kita".


Fang Liwei pun mendengus kesal, kenapa dia tidak berjuang demi keluarganya tetapi malah berjuang dan bekerja untuk orang lain. Tapi Tak apa, yang terpenting bukan Keluarga Xuang yang memimpin Dunia atas.


"Ini, gunakan Pedang Perak bermata satu ini. Hanya ini yang bisa membunuh Dewi itu". Ucap Fang Ca sembari memberikan Dua pedang ke tangan Fang Liwei .


"Dua?, lalu bagaimana aku bisa menggunakannya ayah? ".


"Carilah seseorang yang kau percayai, dan pinjamkan pedang ini padanya".


Keluarga Fang adalah keluarga Dewa kelas Tiga , Fang Ca adalah Dewa Tanah tingkat tiga dan Fang LiWei sang anak adalah Dewi tumbuhan tingkat Lima. Keluarga Fang adalah salah satu keluarga besar tingkat Tiga di Dunia Atas, sehingga statusnya masih menjadi pengaruh besar untuk kerajaan Dunia atas.


........


Saat pemberontakan di mulai, Fang Liwei dan satu orang pemuda kepercayaanya malah bersembunyi di balik pilar besar Istana, menunggu celah untuk membunuh Xuang Ah Yue.


Setelah mengamati cukup lama, akhirnya terlihat sedikit celah membuat Xuang Ah Yue tidak terlalu waspada dengan sekelilingnya.


Dengan langkah yang cukup gesit Fang LiWei dan pemuda itu segera mengayunkan pedangnya dari arah belakang dan depan dari Xuang Ah Yue hingga berhasil menusuk tepat di jantungnya .


Akhirnya kau matii, Ah Yue.. Gumam Fang Liwei dari dalam hati


Aksi pembunuhan Fang Liwei yang ternyata diketahui oleh Kaisar Langit segera menghukum Fang LiWei untuk diturunkan di alam Fana dengan tubuh fananya hingga dia menyelesaikan Hukumannya dia bisa kembali dan kembali untuk keabadian.


......Flasback off.....


"Ck, apa kau ingin merasakannya kembali Xuang Ah Yue?".Sindir Ibu Suri.

__ADS_1


"hh, tidak perlu repot repot bibi, lihatlah kau semakin tua saja padahal seharusnya kau dan aku hanya terpaut dua tahun saja. Mungkin karena tubuh Fanamu itu". Ejek Ah Ying dengan sedikit tertawa mengejek.


"Kurang ajar, awas kau akan kubunuh kembali Kau Xuang Ah Yue!!" Teriak Fang Liwei sembari mengeluarkan pedang perak bermata satu itu untuk menghabisi Ah Ying sekali lagi.


Ah Ying yang telah bersiap kini segera menangkis pedang dari Ibu suri menggunakan Pedang legendaris miliknya.


Tranggg..


Suara adu pedang kini menghiasi suasana Di Istana, Su Lian yang melawan sang kakak yaitu Su Hao kini sedikit kwalahan karena bala bantuan yang membantu Kaisar muda itu diam diam.


Haocun yang melihat sang kakak kwalahan kini mendekat untuk ikut andil melawan Su Hao .


"Heii, kakak B*d*hh, sungguh kau sangatlah curang". Ucap Haocun sembari menangkis anak panah yang muncul tiba tiba di arena pertarungan Su Lian.


"Kau!!!Lancang sekali Pangeran keempat!!". Geram Kaisar Su Hao.


"Kakak kedua, kau lawan sampah itu dan aku akan menangkis anak panah dan bala bantuan yang membantu sampah itu".


"Baiklah, berhati hatilah"


Dengan sigap Haocun pun segera menangkis anak panah dan jebakan lainya dengan elemen anginnya, sehingga banyak senjata tersembunyi kembali kepada pemiliknya bingga satu persatu terjatuh dan mati.


Pertarungan sengit antara Ah Ying dan Fang Liwei kini membuat Fang Liwei terbatuk hongga mengeluarkan darah dari mulutnya, Dengan wajah datar sembari menyeret pedang legendaris itu Ah Ying segera mendekati Ibu Suri yang sedang memuntahkan darah segar.


"Sudah kubilang, aku tidak akan membiarkanmu untuk membunuhku yang kedua kalinya Liwei". Ucap Ah Ying dengan wajah datar.


"Ck, jangan sombong dulu kau Xuang Ah Yue, aku tetap akan membunuhmu dengan tanganku sendiri!!". Teriak Fang Liwei sembari berdiri memegang patung yang berada di sampingnya.


"Buktikan ucapanmu itu Bibi Liwei".


Dengan kekuatan yang cukup besar Ah Ying segera mengumpulkan energi Qi nya di tangannya yang kemudian di hempaskan kearah Fang Liwei yang masih terduduk di tanah , Hingga membuah Fang Liwei dan beberapa orang disekitarnya terpental jauh hingga mengenai batu, pilar maupun tembok istana.


Berteguk teguk darah kini keluar dari mulut Fang Liwei hingga ia merasakan rasa nyeri yang teramat sangat di dadanya, rasanya seperti ada yang pecah di dalam dadanya.


Fang Liwei berusaha berdiri untuk menyeimbangkan tubuhnya tetapi baru setengah usahanya Ah Ying segera melemparkan anak panah tepat ke kepala Fang Liwei menggunakan Pedang tadi yang kini berubah menjadi sebuah panah phoenix yang indah.


Jlebbbb....

__ADS_1


__ADS_2