Rengkarnasi Sang Dewi Agung

Rengkarnasi Sang Dewi Agung
61. Kekasih lama


__ADS_3

"Chen Feng, bagaimana bisa dia berada disini". Gumam Ah Ying.


Ah Ying pun hanya terdiam dan sembari bertanya tanya bagaimana bisa Chen Feng bisa datang ke dunia Antah Berantah ini bersama dengannya, suatu kebetulan ataukah semacamnya?.


"Cucuku, kenapa kau diam saja?". Tanya Kakek Wu Yen kepada Ah Ying yang sedari tadi terdiam.


"Ahh tidak kakek, aku hanya masih mengantuk". Jawab Ah Ying asal.


"Tunggulah sebentar lagi, jika semua sudah selesai kau bisa beristirahat kembali cucuku".


"Baik Kakek".


Ah Ying pun segera mengalihkan pandangannya dari sosok pria yang menurutnya ia kenal.


Semua gerak gerik Ah Ying tak luput dari pengawasan Su Lian, dia selalu mengawasi Ah Yinh bahkan saat menatap sosok pria di antara kerumunan para murid.


"Baiklah karena kalian semua sudah berkenalan dengan Guru baru kalian, kini kalian boleh meninggalkan Ruangan". Ucap pembawa acara tersebut.


Para Murid pun segera meninggalkan Ruangan hingga menyisakan Para Guru dan Tetua tetua Sekte.


"Hei, Tetua Wu, kenapa kau tidak memperkenalkan cucu cantikmu kepada kami?". Tanya Tetua Shi .


"Aku tidak perlu memperkenalkannya, kalian pasti sudah tahu". Jawab Kakek Wu Yen .


"Hahah jangan keras keras, walaupun kami tahu Gadis cantik itu Cucumu tetapi kau tetap harus memperkenalkanya". Ucap Tetus Shi kembali.


"Nanti saja, aku masih malas". Jawab Kalek Wu Yen sembari meninggalkan mereka di dalam Ruang pertemuan tersebut.


Su Lian yang melihat Ah Ying di tinggal Kakeknya, Ia pun segera datang menghampiri Ah Ying dan mengajaknya untuk berjalan jalan disekitar Sekte..


"Ying'er,, ".


"Hmm ". Jawab Ah Ying dengan malas..


"Bagaimana kalau kita berjalan jalan keliling Sekte ini, bukankah kita belum berkeliling?". Tanya Su Lian.


"Aku malas sekali hari ini, lain kali saja". Jawab Ah Ying yang kemudian segera beranjak pergi meninggalkan Su Lian yang sedang berdiri mematung.

__ADS_1


Ah Ying pun pergi menuju Kamarnya untuk beristirahat, namun di tengah perjalanan dia bertemu dengan Chen Feng yang sedang membawa beberapa buku untuk diantarkan ke perpustakaan Sekte.


"Ah Ying". Sapa Chen Feng.


Ah Ying pun berhenti dan menoleh ke Chen Feng yang memanggilnya.


"Apa kau mengenaliku?". tanya Ah Ying.


"Tentu saja aku mengenalimu , Sudah banyak cara agar aku kembali bertemu denganmu Ah Ying". Ucap Chen Feng .


"Kita cari tempat lain untuk mengobrol, jangan disini". Ucap Ah Ying yang kemudian menyeret Chen Feng Pergi dari sana.


Su Lian yang diam diam melihat kedekatan mereka berdua pun mengepalkan tangan dibalik lengan bajunya. Rasa cemburu dan marah tercampur menjadi satu ,membuatnya segera pergi menuju kamarnya untuk menenangkan diri.


Disisi lain Ah Ying membawa Chen Feng ke taman belakang Sekte yang sangat sepi untuk berbicara empat mata dengannya.


"Chen Feng, ceritakan bagaimana bisa kau datang keduniaini?".


"Baiklah aku akan menceritakannya". Chen Feng pun menarik nafas dalam dan perlahan mulai bercerita tentang kedatangannya ke dunia ini.


"Setelah kecelakaan yang menimpamu, aku merasa putus asa saat itu. Aku mengambil semple rambutmu dan membawanya ke laboratorium untuk di uji, dan ternyata sebenarnya kau belum mati melainkan berpindah tempat ke Dunia Lain. Aku semakin yakin saat Tubuhmu di sana di tempati oleh seseorang yang mengaku ngaku sebagai Putri dari Jendral Besar Wu . Aku mencoba meneliti bagaimana bisa kau tersesat ke alam aneh ini. Sekian banyak percobaan semua gagal, hingga akhirnya aku menemukan Seseorang yang mengaku kalau dia tahu di mana kau berada. Aku yang mendengarnya pun segera antusias , dan mulai bertanya tentang keadaanmu tentang dirimu yang sekarang. Hingga dia menawarkan ku untuk ikut dengannya ke Dunia ini agar bisa bertemu denganmu. Tanpa berfikir panjang akhirnya aku menuruti perkataan orang itu, dan sampailah aku di Dunia Aneh ini tepatnya di belakang Sekte Kakekmu ini. Aku ditemukan oleh Tetua pertama dan kemudian dia mengangkat aku sebagai murid pribadinya". Jelas Chen Feng.


"Baru Dua bulan".


"Hufh, lalu apakah kau berencana untuk kembali?". Tanya Ah Ying kembali.


"Jika bisa membawamu kembali, aku juga akan kembali". Ucap Chen Feng dengan nada sendu.


"Tapi aku tidak bisa kembali".


"Kenapa tidak bisa?".


"Sebenarnya aku memang dari dunia ini, hanya saja Jiwaku tertukar oleh Jiwa Ah Ying yang kini menempati ragaku. Dan Kau tahu aku mempunyai tanggung jawab besar di sini".


"Apa kau tidak merindukanku?". Tanya Chen Feng.


Ah Ying yang ditanyai hanya terdiam, dia bingung dengan perasaanya ke Chen Feng yang kini telah berubah seiring adanya Su Lian yang selalu menemaninya selama ini.

__ADS_1


"Maafkan aku Fengfeng, Kita sudah berbeda, dan takdir kita pun sudah sangat berbeda. Maaf jika aku harus mengatakannya padamu. Aku sudah tidak mencintaimu lagi". Ucap Ah Ying sembari pergi meninggalkan Chen Feng Sendiri.


"Aku tahu Ah Ying, ada seorang pengganti ku seperti kata orang misterius itu padaku. Aku tidak akan membiarkan kau pergi dari kehidupanku lagi Ah Ying, tidak akan". Gumam Chen Feng.


Ah Ying segera berjalan tergesa gesa menuju kamarnya untuk segera merebahkan dirinya karena lelah dan kalut.


Dia bingung dengan perasaannya ,Chen Feng adalah kekasihnya di Zaman Modern,sedangkan Su Lian kekasihnya disaat dia menjadi Dewi . Rasa Sayangnya yang kini berlabuh kepada Su Lian membuat hatinya merasa bersalah kepada Chen Feng yang sudah berkorban untuk menyusul dirinya dengan cara apapun.


Saat ingin memasuki kamarnya, tiba tiba Tangan kekar meraih tubuh rampingnya yang kemudian di sandarkan ke tembok.


"Su Lian, lepaskan". Ucap Ah Ying yang mencoba melepaskan pelukan Su Lian.


"Tidak akan, sebelum kau menjelaskan siapa Pria itu".


Ah Ying yang langsung mengetahui siapa yang dimaksud oleh Su Lian pun segera menghela nafas panjang dan mulai menjelaskan .


Ah Ying menjelaskan secara detail, bahkan semua pembicaraan yang baru saja di taman belakang perpustakaan Sekte . Tanpa ada di tutupi satupun.


Mendengar penjelasan Ah Ying, Su Lian semakin erat memeluknya sembari merebahkan kepalanya di ceruk leher Ah Ying.


"Ying'er, jangan tinggalkan aku lagi, kumohon". Ucap Su Lian sembari menahan tangisnya agar tidak terjatuh.


"Aku berjanji, asalkan kau jangan membuat masalah kepada Chem Feng. Biarkan aku yang menyelesaikannya".


"Baiklah, tetapi jika dia menyakitimu maka aku tidak akan tinggal diam Ying'er. Siapapun yang ingin menyakitimu maka akan berurusan denganku". Ucap Su Lian dengan serius.


"Itu terserah padamu. Aku sudah menjelaskannya, jadi tolong lepaskan pelukanmu ini".


Su Lian yang mendengar ucapan Ah Ying tidak segera melepaskan pelukannya melainkan menggendong Ah Ying memasuki kamarnya dan merebahkannya di Ranjang, diikuti Su Lian yang juga berbaring di samping Ah Ying.


"Pergilah ke kamarmu". Ucap Ah Ying.


"Tidak, aku ingin memelukmu ". Icap Su Lian yang masih tidak melepaskan pelukannya.


"Ayolah, nanti ada yang melihatnya tau".


"Tidak mungkin, aku sudah bilang dengan kakekmu itu. Tolonglah Hari ini saja Ying'er". Rengek Su Lian.

__ADS_1


"Hmm Iya iya, satu hari saja tau".


"Oke ,nona cantik". Ucap Su Lian dengan genitnya.


__ADS_2