Rengkarnasi Sang Dewi Agung

Rengkarnasi Sang Dewi Agung
71. menceritakan Kebenaran


__ADS_3

Setelah mereka melepas Rindu dengan Sang Ayah, Kaisar Tua pun segera memulai berbicara kepada ketiga anaknya.


"Kalian janganlah bersedih, Ayah baik baik saja". Ucap Kaisar Tua.


"Siapa yang berani melakukan ini pada Ayah?". Tanya Tianzi .


"Jangan kau bertanya macam macam dulu Tianzi, Ayah kita baru saja terbangun". Protes Su Lian kepada sang adik .


"Tidak apa apa Su Lian, mungkin adikmu mengkhawatirkan Ayah jadi dia ingin mendengar yang sebenarnya". Jawab Kaisar Tua.


"Baiklah, tapi jangan memaksakan Ayah".


Kaisar tua pun mengangguk dan segera memulai bercerita .


Flashback on...


Setelah penobatan Kaisar baru....


Putra Mahkota Su Hao kini resmi di nobatkan menjadi Kaisar muda pengganti Sang Ayah.


Waktu itu acara sangatlah meriah, banyak tamu undangan yang hadir baik dari kalangan bangsawan ataupun para warga biasa.


Saat di tengah tengah perjamuan Kaisar Tua merasakan Dadanya sesak dan terlihat sangatlah mengantuk setelah meminum sup yang di berikan oleh Permaisuri.


Kaisar Tua segera meninggalkan acara perjamuan dan segera di antarkan pelayan menuju kamarnya.


" Bagus sekali, racunnya mulai bereaksi. Su Chen, hari ini kau tidak bisa menghalangi rencanaku. Akhirnya kau benar benar akan mati perlahan dengan racun tidur yang akan menggerogotimu". ucap seorang wanita yang sangat di kenal Kaisar Chen.


Dengan penglihatan yang samar Kaisar Su Chen masih bisa melihat siapa yang berbicara seperti itu. Dengan mengepalakan tangan Kaisar Su hao mulai berbicara pada perempuan itu dengan irih.


"Setelah aku tersadar kembali sudah di pastikan aku sendiri yang akan membunuhmu". Ucap Kaisar Su Chen yang kemudian segera terlelap karena Racun tidur yang ia minum mulai bekerja.


"Kita lihat saja nanti Su Chen ..Pindahkan tubuh kaisar ini kedalam Ruangan yang sudah kupersiapkan". Ucap perempuan itu kepada Pelayan kepercayaannya.


Flashback off.....


"Siapa Wanita kejam itu .. jika aku mengenalnya aku akan ********** dan menjadikannya daging cincang". gumam Haocun sembari mengepal ngepalkan tangannya.

__ADS_1


"Ayah yakin kalian pasti mengetahuinya". Ucap Kaisar dengan dinginnya.


ketiga bersaudara itu saling berpandangan dan saling menebak siapa Wanita yang dimaksud sang Ayah. Hingga Akhirnya Ah Ying lah yang memecahkan Teka teki Kaisar Tua.


"Mungkin Ibu suri". Ucap Ah Ying sembari bersedekap dada.


"Kau benar gadis, siapa namamu? kenapa kau bercadar seperti itu?". Tanya Kaisar Tua yang baru menyadari Keberadaan Ah Ying.


(Ah Ying selalu menggunakan cadar jika di luar sekte Naga putih, tetapi di dalam Sekte Ah Ying melepas cadarnya.)


"Nama saya Wu Ah Ying Yang Mulia Kaisar Tua". Ucap Ah Ying sembari membungkukkan badannya memberi hormat.


"Kau anak dari Jendral Wu ya, bagaimana keadaan ayahmu?". Tanya Kaisar Tua.


Kedua saudara Su Lian yang mendengar bahwa gadis yang selama ini bersama sang kakak ternyata adalah anak dari Mendiang Jendral Wu yang di bantai habis oleh Jendral Zhen.


"Ayah....".


"Tunggu tunggu, Kakak ipar ternyata kau bermarga Wu? dan kau anak dari Jendral Wu? Bagaimana bisa? bukankah semua orang di kediaman Jendral Wu dulu sudah di bantai habis?". Tanya Haoucun memotong ucapan Ah Ying dengan begitu banyak pertanyaan.


"Jendral Wu di bantai? apa maksud kalian?". Tanya Kaisar Tua kebingungan.


Su Lian pun membuang nafas dengan berat kemudian duduk di dekat kaisar untuk menceritakan apa yang telah terjadi saat Kaisar tua telah pensiun.


"Ayah, biarkan aku dan Ah Ying bergantian menceritakannya". Ucap Su Lian sembari menggenggam erat tangan sang Ayah.


Ketiganya mulai duduk di kursi dekat ranjang Kaisar untuk mulai mendengarkan cerita dan rencana dari Su Lian dan Ah Ying.


Waktu berjalan begitu lambat , Ah Ying dan Su Lian bergantian bercerita secara detail dengan apa yang terjadi. Mereka berdua juga memberitahukan tentang Rencana pemberontakan mereka untuk menghukum Su Hao yang selama ini menjadi Dalang dari semua kejadian besar demi obsesi menjadi satu satunya Kaisar di Dunia Bawah.


"Begitulah Ayah, ceritanya. Semua ada hubungannya dengan Ibu Suri". Ucap Su Lian Mengakhiri ceritanya.


"Kurang ajar, mereka benar benar telah berani membodohiku ! Lalu apa yang kau ketahui Nona muda Wu?". Tanya Kaisar Tua.


"Apa anda tahu darimana asal usul Ibu Suri Yang Mulia?". Ucap Ah Ying berbalik bertanya .


"Yang kutahu, Fang Liwei awalnya gadis pengembara yang tidak mempunyai keluarga. Waktu itu aku jatuh cinta padanya pada saat sayembara". Jelas Kaisar Tua.

__ADS_1


"Apakah anda pernah mendengar Marga Fang di Kekaisaran ini Kaisar?".


"Aku tidak pernah mendengarnya bahkan di negara tetangga sekalipun".


"Karena memang Ibu Suri Fang Liwei bukan dari Dunia Bawah ini ". Ucap Ah Ying tanpa beban.


Tetapi berbeda dengan Kaisar dan kedua anaknya kecuali Su Lian, Mereka memelototkan matanya karena terkejut mendengar ucapan Ah Ying yang mengatakan Ibu Suri bukan dari Dunia Bawah.


"Lalu, apa Ibu Suri dari Dunia Atas? bagaimana bisa?". Gumam Tianzi yang sedari tadi diam .


"Kau benar Adik ketiga, Wanita itu memang dari Keluarga Besar Dunia Atas". Jawab Su Lian.


"Aku bingung, bagaimana bisa Wanita Jahat itu turun Ke Dunia Bawah jika dia anak dari Keluarga terpandang?". Tanya Haocun.


"Karena sebuah kesalahan fatal dia diturunkan Ke Dunia Bawah. Yang aku tidak bisa ceritakan kepada Kalian". Tukas Ah Ying.


Kaisar tus mulai mengorek Informasi secara Detail jika ingin membantu orang orang yang kini ditindas Anak pertamanya beserta Ibunya.


"Kapan Kalian akan melakukan penyerangan?". Tanya Kaisar Tua.


"Besok malam Ayah". Jawab Su Lian yang diangguki kedua Saudaranya.


"Ini ambil token ini, pergi ke Tebing belakang istana . Terjunlah kedalam tebing dengan token ini maka kalian akan memasuki Dunia asing, disana terdapat tentara terpilih yang sengaja di sembunyikan olehku Dan Jendral Besar Wu. Hanya dengan memperlihatkan Token ini mereka pasti akan mengetahui tujuan kalian". Ucap Kaisar Tua sembari menyerahkan Token giok yang berwarna putih susu dan bertuliskan Kaisar Naga.


"Baiklah Ayah, lalu bagaimana dengan Ayah? bagaimana jika Wanita Jahat itu menemukan Ayah?". Tanya Su Lian.


"Biarlah Kaisar Tua menginap di kediamanku saja,". Ucap Ah Ying sembari tersenyum tipis..


"Benar kakak kedua, biarlah Aku dan kakak ipar yang menjaga Ayah. Kalian pergi saja". Ucap Haocun.


"Kalau begitu berhati hatilah".


Mereka semua pun berpisah di tempat itu juga, Ah Ying memasang sebuah Ilusi yang menandakan Kaisar tua masih terbaring di atas ranjang tanpa diketahui oleh Ibu Suri.


Kaisar Tua pun segera di Bawa ke kediaman Ah Ying dan di bawa ke kamar yang sama dengan Ibu dari Haocun yaitu selir Ketiga Kaisar Tua. Dan Haocun dengan sigap menceritakan apa Yang terjadi kepada sang ibu.


Kaisar Tua segera beristirahat sedangkan Haocun dan Ah Ying segera memasang Arai perlindungan yang sangat tebal di seluruh Kediaman Jendral Wu yang mereka tempati.

__ADS_1


__ADS_2