
Setelah menghabiskan waktu 3 hari di Jogja, Keluarga Lim dan Keluarga Visser kembali ke Jakarta. Mereka melepaskan Dedrick dan Stela terbang menuju Paris Prancis untuk pekerjaan. Tepat pukul 15.35 waktu Paris Dedrick dan Stela menginjakkan kaki di Bandara Charles de Gaulle Prancis. Ini pertama kali bagi mereka untuk menghabiskan waktu bersama di Paris.
Kevin menunggu kedatangan keponakannya dengan penuh harap, ingin memeluk erat tak melepaskan lagi keponakan kesayangannya.
"Hai dear!" Peluk Kevin pada Stela.
"Haii Uncle!" Pipi Stela sudah berada didada Kevin.
Kevin menangkup pipi keponakan tersayangnya. "Bagaimana penerbangannya?" Tanya Kevin masih mendekap.
"Enak! Kan ada Dedrick." Ucap Stela manja.
"Hmm!" Kevin menatap sang menantu dengan tersenyum tipis. "Hai!" Sapa Kevin kaku.
"Haii Uncle!" Tunduk Dedrick hormat.
"Kita jalan sekarang?" Ajak Kevin merenggangkan pelukannya.
Stela mengangguk, mancari penghangat tercinta Dedrick yang senantiasa berada di dekatnya.
"Kita nginap dimana Uncle?" Bisik Stela.
"Wait!" Senyum Kevin membawa kedua keponakannya meninggalkan bandara.
Shangri-La Paris.
Stela memeluk Kevin atas tempat special yang diberikan untuk bulan madu.
Dedrick tersenyum bahagia, "I love you!" Bisiknya ketelinga Stela.
Stela menatap mata suaminya menempelkan hidung mereka, "I love you too hubby!" Peluk Stela erat.
Dedrick mengusap lembut punggung Stela, "masih ada Uncle!" Bisiknya lagi.
Stela melepas pelukannya, menemani Kevin di teras luar.
"Daddy dulu sering kesini kalau bawa Mami Jasmine!" Kenang Kevin melirik Stela.
"Ooogh!" Stela menelan salivanya, mendengar masa lalu Adrian dan istri pertamanya.
__ADS_1
"Apakah Daddy tidak mencintai Mami?" Tanya Stela menatap Kevin.
"Hmm! Daddy sangat mencintai Mami, tapi Mami menikah dengan Bram, karena Daddy masih memiliki hubungan dengan wanita lain!" Senyum Kevin pada Stela menatap Dedrick.
"Wanita lain?" Tanya Stela bingung dan penasaran.
"Apa kalian tidak tahu?" Kevin balik bertanya.
Stela menatap Dedrick, "apa kamu tau sesuatu hubby?" Tanya Stela pada Dedrick.
"Hmm! Apakah ada sangkut paut sama Mamiku, Uncle?" Tanya Dedrick meyakinkan hatinya.
"Ck! Ada saatnya kita bicarakan! Istirahatlah. Besok pagi Uncle jemput kamu!" Ucap kevin ingin berlalu,
"Uncle! Ceritalah! Siapa wanita itu?" Tahan Stela pada lengan Kevin.
Kevin tersenyum, "Veni! Veni Smith!" Kevin berlalu meninggalkan keduanya tampak kebingungan.
Deg, "berarti benar Mami dan Daddy Adrian pernah memiliki story!" Batin Dedrick.
Stela berfikir hal yang sama, "hmmm! Masa lalu yang membingungkan hubby!" Peluk Stela pada Dedrick.
Dedrick tak ingin merusak hatinya, dengan masa lalu orang tuanya, saat ini dia ingin menghabiskan waktu bersama istri tercinta di kota romantis itu.
Paris Fashion Week diselenggarakan enam kali dalam setahun dan selalu menjadi fashion week terakhir setelah New York, London dan Milan. Mulai dari perancang busana legendaris, ternama, hingga pendatang baru, semua orang yang aktif di industri mode akan datang ke Paris untuk memeriahkan acara eksklusif. Tentu tidak mudah untuk mendapatkan akses atau undangan untuk menghadiri fashion show atau after party mereka. Terutama sejak tahun 2015, setelah serangan di Paris, lokasi peragaan busana tetap dirahasiakan hingga tepat sebelum acara dimulai. Acara dilakukan di seluruh penjuru kota Paris, terutama di tempat-tempat bersejarah di Paris.
Halaman dalam Carre du Louvre menjadi salah satu lokasi yang wajib. Chanel, Rick Owens, Louis Vuitton menyelenggarakan pertunjukannya di sana. Beberapa ruang pameran Carrousel du Louvre juga kerap digunakan sebagai lokasi Paris Fashion Week. Terdapat runway di Taman Tuileries yang merupakan perpaduan kreativitas yang menciptakan pengalaman yang tak terlupakan.
Grand Palais, tidak jauh dari Champs Elyses, dengan kubah kaca nan megahnya, menjadi lokasi sempurna untuk Paris Fashion Week. Bangunan ini sangat luas sehingga kerap 'ditransformasi' menjadi runway yang unik. Kubah kacanya mampu memberikan cahaya natural yang lembut, terutama saat hari sedang cerah. Chanel selalu menyelenggarakan peragaan busananya di Grand Palais.
Lokasi utama lainnya adalah Ecole Nationale des Beaux Arts yang berlokasi di Rive Gauche, di antara Quai Malaquais dan Rue Bonaparte. Bangunan utama & museumnya kerap disulap menjadi runway. Merek pakaian dalam Prancis seperti Etam, Ralph Lauren hingga Lanvin pernah menyelenggarakan peragaan busana disini.
Area terbaik untuk menghabiskan waktu selama Paris Fashion Week tentu saja adalah daerah Opera. Daerah ini merupakan pusat mode. Semua lokasi peragaan busana besar hanya berjarak beberapa langkah. Banyak restoran buka hingga tengah malam sehingga kita bisa mengisi perut setelah keliling seharian dari satu peragaan busana ke peragaan busana lain.
__ADS_1
Area Opera juga berjarak dekat dengan rue Saint Honoré di mana kita bisa menemukan berbagai toko merek fashion mewah, termasuk Balenciaga, Hermès dan Chanel.
Jika ingin mencari sesuatu yang lebih unik dibanding klub pada umumnya, INSIDR memberi rekomendasi. Selama PFW, beberapa bangunan atau monumen bersejarah dibuka untuk acara spesial. Bangunan ini termasuk Paris Opera Garnier, Palais de la Bourse, Les Jardins du Pont Neuf, Musée Rodin. Museum Jeu de Paume juga mengadakan acara spesial selama fashion week.
Kevin memberi pelayanan terbaik untuk keponakannya berkerja. Saat Stela dan Brian sedang fokus dengan pemotretan, Kevin yang masih kesal dengan menantu, akhirnya berdebat sengit dengan Dedrick.
"Uncle kenapa memberi tahu Stela tentang Mami dan Daddy Adrian? Dari tadi malam, dia hanya termenung, tanpa mau bermanja-manja denganku!" Geram Dedrick pada Kevin.
"Sengaja! Biar kalian tahu, semuanya." Senyum Kevin licik.
"Uncle sengaja buat mood Stela jadi rusak? Aku tau Stela, Uncle!" Tegas Dedrick.
"Ooogh yah? Kamu tau keponakanku? Jika kamu tau Stela, berapa lama dia terbaring dirumah sakit karena sakit yang iya dia derita? Jelaskan pada saya! Berapa lama dia dirawat di Reagan Medical Center Los Angeles! Berapa lama Dedrick Visser? Kenapa dia sampai ada disana selama berbulan-bulan! Kenapa diusia 16 tahun dia sudah kuliah! Karena apa? Apa kau tau jawabannya?" Kevin menatap mata Dedrick yang memerah dengan menggeram.
Dedrick menelan salivanya. "Why?" tanya Dedrick pelan dan kaku.
"Karena dia tak sanggup menghadapi semua tekanan yang diberi Adrian dan Fene! Kau tau, dia memilih menikah dengan mu, agar kau memberi dunia yang berbeda! Bukan dengan dunia yang sekarang! Ngerti! Jika kau mencintainya, jangan pernah kau menyakiti keponakanku atau kau akan mati di tanganku!" Wajah Kevin memanas, tak terasa air mata yang di bendung, akhirnya mengalir deras diwajah tampan Pria berdarah Amerika itu.
Dedrick semakin dalam menatap mata Kevin. Cuaca yang sejuk ditemani secangkir teh aroma mint membuat dia semakin larut atas dosa yang dia lakukan pada Stela beberapa bulan lalu.
Kevin menatap jauh, mengenang kisah Stela yang tak bisa mengingat apapun sejak usianya 13 tahun. "Dokter tak mampu mengembalikan memory masa kecilnya. Dia mengalami depresi karena tingkat kecerdasan diatas rata-rata anak usianya. Saat itu hanya Hanz Parker dan Keluarga Arlan yang menemaninya dirumah sakit, karena kesibukan Adrian dan Fene. Kami tidak mengenal Carlos dan Fernando! Kami hanya mengenal Uncle Tommy Arlan dan Pedro Arlan sebagai cucu kesayangannya. Makanya Pedro ingin mengembalikan ingatan Stela, tapi kau menyakitinya dengan rasa cemburumu yang terlalu berlebihan." Jelas Kevin panjang lebar.
"Mereka berciuman Uncle! Aku melihatnya." Jelas Dedrick.
"Kau mengizinkannya! Karena tidak ada pilihan!" Sanggah Kevin.
"Ya! Aku mengizinkannya." Kenang Dedrick.
"Kenapa kau menyakitinya? meninggalkan dia dengan gampang, tanpa kau tau kebenarannya Dedrick!" Geram Kevin.
"Aku hanya ingin dia tau, jika dia istriku!" Tegas Dedrick.
"Istri yang bisa melayanimu dengan menyakitinya?" Sarkas Kevin. "Jangan kau ulangi! Jika kau tidak ingin dia melupakanmu seperti dia melupakan Pedro!" Tambah Kevin tersenyum sinis.
Dedrick menatap nanar kedua mata Kevin. "Aku percaya, dia tidak akan melupakanku!" Tegas Dedrick.
"Hmmm! Baiklah! Aku senang mendengarnya." Senyum Kevin remeh, berdiri dari duduknya, mendekati Stela yang hampir selesai dengan kegiatannya. "Atur wajahmu! Jangan sampai dia tau kau habis menangis!" Ejek Kevin.
Dedrick merasa jengkel pada Kevin, sedikit mendengus kesal berlalu ke toilet mencuci wajah tampannya.***
__ADS_1
Geram#😔❤️