SEVEN R : Anak Genius

SEVEN R : Anak Genius
Pemenang sejati


__ADS_3

.


.


.


Semua orang berdebar debar siapakah pemenang yang dimaksud, tapi tidak bagi Darmendra dan Diva. Kedua pasangan suami istri itu sudah menduga kalau orang yang dimaksud mempunyai IQ tertinggi adalah putra putranya, karena Darmendra sudah menguji langsung IQ putra putranya itu. Untuk saat ini IQ tertinggi di dunia ada pada sikembar.


"Baiklah untuk menyingkat waktu sekarang kita panggil pemenang lomba matematika dunia untuk tahun ini, kita panggilkan, Rayden Henderson, Rendra Henderson, Rasya Henderson, Rakha Henderson, Raffa Henderson, Roy Henderson dan Ramendra Henderson, ketujuh anak tersebut mempunyai IQ tertinggi di dunia. Silahkan untuk siswa yang di sebut namanya. Dan mereka telah berhasil menjawab dengan benar dan waktu tercepat dan mencipta tekor baru mengalahkan rekor sebelumnya, berikan tepuk tangan untuk mereka yang telah mengharumkan negara ini dan sekolah ini," ucap kepala sekolah.


"Dan untuk hadiah tahun ini adalah uang tunai 1 juta dolar yang diperkirakan setara dengan 15 miliar untuk mata uang negara kita, serta kuliah gratis dan dapat bimbingan langsung dari profesor Albert dari universitas terbaik di London, serta sertifikat murid cerdas yang akan dikirim langsung kealamat mereka." ucap kepala sekolah.


"Wow, segampang itu mereka mendapatkan uang 15 miliar," ucap si A orang tua siswa.


"Beruntung banget mereka, sudah kaya bertambah kaya," kata si B.


Sikembar pun naik keatas panggung untuk mengucapkan satu dua patah kata, karena hadiah yang mereka terima sudah ditransfer ke rekening mereka. Kompetisi ini diadakan 5 tahun sekali, dan hadiah tahun ini yang paling luar biasa, biasanya hanya berupa uang tunai dan trophy serta sertifikat, tapi sekarang hadiah nya bertambah menjadi mahasiswa universitas terbaik di London.


"Silahkan, mungkin ada yang mau kalian sampaikan," ucap kepala sekolah.


Sikembar menerima mic setiap orang satu, pertama tama mereka menghela nafas, untuk menetralkan kegugupan mereka. Entahlah biasanya mereka tidak segugup ini.

__ADS_1


"Baiklah, disini saya akan menyampaikan sesuatu sebagai mewakili saudara saya, pertama kami ucapkan terimakasih untuk yang hadir diacara ini, untuk para guru dan kepala sekolah yang membimbing kami. Dan yang paling utama adalah untuk kedua orang tua kami, terimakasih banyak Daddy dan Mommy karena telah merawat kami dan membimbing kami hingga menjadi seperti sekarang ini. Terutama untuk Mommy yang dengan sabar merawat kami dari kecil hingga sampai saat ini. Dan disini juga, kami tujuh bersaudara ingin menumbangkan hadiah yang telah kami terima kepada orang yang kurang mampu dan juga panti asuhan serta panti jompo. Untuk Mommy dan Daddy bisakah naik keatas panggung," ucap Ram mewakili saudaranya untuk berbicara.


Orang orang yang serakah akan harta tentu saja menganggap tindakan sikembar itu hal yang paling bod*h, tapi bagi yang tidak serakah menganggap perbuatan sikembar adalah sikap yang mulia. Ada yang meneteskan airmata mendengar ketulusan hati dan kemuliaan hati sikembar yang tidak serakah dengan harta.


Darmendra dan Diva berjalan keatas panggung dengan bergandengan tangan, banyak orang memuji kehebatan pasangan itu dalam mendidik anak-anak, kembar tujuh pasti akan sangat sulit dalam mendidiknya tapi Diva bisa, begitulah pemikiran sebagian orang.


Ada yang merasa insecure dengan cara Diva mendidik anak-anaknya, sedangkan mereka satu anak saja kadang harus menyewa jasa baby sitter.


"Ada yang ingin disampaikan tuan muda Henderson?" tanya kepala sekolah, Darmendra mengangguk dan mengambil mic dari tangan sikembar.


"Disini saya hanya ingin menyampaikan bahwa apapun keputusan anak anak saya, saya akan mendukungnya selagi itu kejalan kebaikan. Bukan karena saya ingin menyombongkan diri, anak anak saya tidak kekurangan uang, meskipun saya tidak pernah memberikan mereka uang walau hanya seribu perak. Dan saya mendukung mereka untuk menyumbangkan uang hadiah mereka kepada yang membutuhkan. Anak anak saya mereka sudah punya perusahaan sendiri yang mereka bangun tanpa bantuan dari saya, maaf kalau saya berkata seperti ini. Karena saya tidak mau anda semua menganggap anak saya tidak tahu diri atau bilang mereka bod*h karena tidak mau uang tersebut. Untuk saat ini sudah ada 3 perusahaan yang mereka bangun dengan hasil kerja keras mereka sendiri. Anda pasti tau perusahaan IT terbesar di negara ini? Perusahaan itu adalah punya putra saya, dan perusahaan SEVEN R CORP GROUP juga perusahaan putra saya tapi dikelola oleh istri saya, dan perusahaan S R mobile corporation juga milik putra saya. Jadi saya mendukung mereka untuk berbagi pada orang yang tidak mampu," ucap Darmendra panjang lebar.


Orang yang hadir disitu tercengang ternyata perusahaan yang mereka ketahui sangat maju itu ternyata pemilik nya seorang anak kecil. Apalagi Ayu dan Mita mereka lebih terkejut sampai mulut keduanya terbuka dan lupa untuk menutupnya.


"Pantas saja mereka tidak gila akan harta, ternyata mereka lebih kaya dari kita," ucap seorang pria paruh baya yang juga orang kaya, tapi ternyata masih dibawah sikembar.


"Saya puji kemuliaan hati mereka, ada harta mau berbagi," ucap si B mendukung keputusan sikembar.


Akhirnya acara pun selesai, akibat video tersebut viral para wartawan berdatangan kesekolah hanya untuk meliput berita yang telah mereka lewatkan. Wartawan menyerbu sikembar untuk diwawancarai, mereka tidak ingin ketinggalan berita yang sangat penting menurut mereka. Akhirnya sikembar diwawancarai oleh wartawan dengan syarat harus tertib. Sikembar akhirnya melakukan konferensi pers agar wartawan tidak berebut untuk meliput berita tersebut.


Para wartawan sangat puas dengan adanya konferensi pers tersebut, mereka pasti mendapatkan bonus dari atasan mereka.

__ADS_1


Para siswa siswi memberikan ucapan selamat untuk sikembar, mereka turut berbangga dengan kejeniusan sikembar, mereka juga tidak segan segan untuk belajar dengan sikembar. Sikembar tidak keberatan asal masih dibatas wajar.


Ricardo mendekat dan merangkul sikembar serta memberi ucapan selamat.


"Saya sangat bangga dengan pencapaian kalian, kalian telah mengangkat nama baik sekolah kita," ucap Ricardo.


Bapak kepala sekolah juga begitu, para guru juga menyampaikan hal yang sama. Mereka berbaris untuk memberikan ucapan selamat kepada sikembar.


Setelah semuanya selesai sikembar pun pulang ke mansion bersama orang tuanya.


"Inilah pemenang sejati," ujar kepala sekolah.


"Maksudnya Pak?" tanya Bu Tessa yang memang kurang mengerti.


"Masa ibu guru tidak mengerti, coba ibu bayangkan, mereka memenangkan kompetisi ini dan hadiahnya tidak main-main tapi mereka malah menyumbangkan uang tersebut, apakah ada orang seperti itu? Kalau ibu diposisi ini apakah akan seperti sikembar?" tanya kepala sekolah menohok.


"Siapa sih tidak mau uang pak, kalau saya pastilah akan saya ambil sendiri," jawab Bu Tessa.


"Nah itu yang saya maksud pemenang sejati," kata kepala sekolah, Bu Tessa pun manggut-manggut mengerti.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2