SEVEN R : Anak Genius

SEVEN R : Anak Genius
Keanehan Diva.


__ADS_3

.


.


.


Sebulan sudah setelah kejadian sikembar menyelamatkan anak anak yang diculik, sikembar kini menjalani aktifitas seperti biasa. Di sekolah sikembar menjadi anak yang dikagumi, baik oleh murid murid atau pun para guru, mereka kagum dengan keberanian sikembar dan juga segan untuk membuat masalah pada sikembar.


Meskipun kejadian penculikan sudah lama berlalu, tapi orang tua yang anak nya menjadi korban penculikan masih sering mengirim hadiah untuk sikembar sebagai bentuk terimakasih mereka karena telah menyelamatkan anak anak mereka.


Flashback...


Seorang wanita mendapat kabar bahwa anaknya yang masih bayi telah berhasil ditemukan dengan selamat, wanita itu menangis histeris saking bahagianya mendengar kabar tersebut. Ia dan suaminya bergegas kekantor polisi, sesampainya di kantor polisi wanita itu dan suaminya segera menemui komandan polisi tersebut.


"Maaf Pak, kami orang yang bapak hubungi tadi kami mau menjemput anak kami." ucap wanita itu.


"Nyonya bawa KTP dan KK nya? mohon maaf nyonya sebelumnya kami melakukan ini hanya untuk memastikan apakah benar bayi itu anak nyonya, sekali lagi mohon maaf atas ketidak nyamanannya." ucap komandan polisi.


"Ada pak kami bawa, kami mengerti Pak dan kami sangat berterima kasih kepada Pak komandan polisi yang telah berhasil menumpas para penculik itu." ucap suami wanita itu.


Komandan polisi tersenyum, "sebenarnya bukan kami yang menyelamatkan bayi tuan dan nyonya, tapi tujuh anak kembar yang begitu berani melawan puluhan orang penjahat, kami sebagai anggota kepolisian malu sekaligus bangga karena kami kalah cepat dan bangga karena keberanian anak tersebut." ucap komandan polisi.


"Hah... boleh kami menemui anak kembar itu Pak? kami akan mengucapkan terimakasih secara langsung," kata wanita itu tersebut.


"Sayangnya anak kembar itu tidak mau dipublikasikan karena katanya mereka menolong tanpa pamrih, sebagai bentuk kemanusiaan, tapi saya ada poto mereka yang sempat saya ambil secara diam diam." komandan.


Wanita itu melihat poto sikembar, "Pa inikah SEVEN R yang viral itu."


Lalu suaminya pun melihat poto tersebut, dan suaminya pun membenarkan.


"Kami telah berhasil menangkap dalang dibalik penculikan bayi tuan dan nyonya, setelah kami selidiki ternyata baby sitter yang telah menculik nya."


Kedua pasangan suami istri itu pun saling pandang seakan tidak percaya dengan apa yang mereka dengar.


"maksud bapak? baby sitter kami seorang penculik?" tanya wanita itu.


"Benar nyonya, baby sitter tuan dan nyonya adalah buronan yang selama ini kami cari. beberapa tahun lalu ia dan suaminya pernah ditangkap, tapi mereka dapat kabur dari penjara." komandan polisi itu menjelaskan.


"Ya Allah, pantas saja setelah anak kami hilang baby sitter itu langsung berhenti bekerja."


"Dan informasi yang kami dapatkan dia menyamar menjadi seorang baby sitter dan mencari korban dengan cara seperti itu, pihak kami mendapat informasi tersebut dari orang misterius yang telah berhasil meretas sistem keamanan komputer kami. ucap komandan itu.


Setelah mendengar penjelasan dari komandan polisi, kedua pasangan suami istri tersebut pun pamit undur diri setelah mengambil bayi mereka yang dijaga oleh sipir penjara.


Flashback end.

__ADS_1


Sejak saat itu sikembar sering mendapatkan kiriman hadiah, baik itu mainan atau pun pakaian, tapi sikembar tidak mau menerima semua itu, bukan karena sombong lebih baik diberikan kepada orang yang membutuhkan.


Akhirnya sikembar menemui wanita itu dan memintanya untuk memberikan hadiah itu kepada orang yang membutuhkan seperti anak yatim dan anak jalanan yang tidak mampu untuk membeli pakaian juga mainan.


Mendengar perkataan sikembar wanita itu malah tersenyum.


"Baiklah Tante dan suami Tante akan mendatangi panti asuhan dan menjadi donatur disana." ucap wanita itu.


Sikembar tersenyum, "itu yang sebaik baiknya Tante,"


Setelah sikembar berlalu dari hadapan wanita itu dan suaminya, wanita itu memeluk suaminya sambil menangis.


"Loh kok nangis, ada apa hmmm?" tanya suaminya.


"Baru kali ini saya bertemu dengan anak seperti itu, mereka masih kecil tapi tau cara menghargai," ucap wanita itu.


"Mama benar, itu pasti karena didikan orang tua mereka, mereka dididik dengan cara baik penuh kasih sayang." ucap suaminya.


Wanita itu terasa tertampar oleh ucapan suaminya, sebelum kejadian penculikan itu, wanita itu memang kurang perhatian kepada anaknya dan hanya mengandalkan baby sitter. sedangkan dirinya sibuk dengan teman sosialita nya, kumpul dan shoping bareng teman temannya.


"Maafkan saya pa, mulai sekarang saya akan menjaga anak kita tanpa baby sitter lagi," ucap wanita itu.


"Buktikan ma, bukan cuma janji." ucap pedas suaminya.


"Habis dari mana?" tanya Jordan.


"Bertemu dengan Tante yang sering mengirimi kami hadiah," Ram.


"Bukannya kalian tidak mau menerima hadiah itu?" tanya Vera.


"Justru itu Oma, Opa kami menemuinya supaya berhenti mengirimkan hadiah tersebut, lebih baik hadiah itu diberikan kepada orang memerlukan." Ram


"Lalu bagaimana?" tanya Jordan.


"Tante itu akan ke panti asuhan dan menjadi donatur disana." Ren.


"Bagus dong, akhirnya kalian bisa menyadarkan mereka," Jordan.


"Justru itu tujuan kami menemuinya Oma Opa," Roy.


"Mommy sudah pulang Oma? mobilnya sudah ada dibagasi." tanya Raffa.


"Oh iya, Daddy kalian juga sudah pulang, Daddy kalian sedang panik katanya Mommy kalian bertingkah aneh, makanya Daddy kalian cepat pulang." Vera.


"Kami akan menemui Mommy dulu Oma, Opa." Ram.

__ADS_1


"jangan lupa mandi dulu," pesan Jordan.


"Baik Oma, Opa." jawab sikembar serentak.


Mereka berlarian menuju lift, mereka tidak menggunakan tangga. sikembar masuk kekamar mereka masing-masing, sesuai pesan Opanya sikembar mandi terlebih dahulu baru menemui orang tuanya.


"Sayang kamu kenapa, hmmm?" tanya Darmendra.


"Gak tau, hubby." jawab Diva.


"Apa yang kamu rasakan sayang?" tanya Darmendra lagi.


Diva menggeleng, "Gak tau perutku rasanya gak enak banget, pengen jalan jalan." Diva.


"Kamu bilang perutmu gak enak, lalu kenapa pengen jalan jalan?" tanya Darmendra.


"Hubby, aku hanya pengen jalan jalan hubby jahat banget sih ngelarang aku?" Diva.


"Tapi sayang, kamu kan lagi sakit," Darmendra.


"Yang bilang aku sakit siapa, aku cuma bilang perutku rasanya gak enak terus aku pulang cepat." Diva.


"Sama aja dengan sakit, sayang. minum obat ya?" Darmendra.


"Gak mau, aku cuma mau jalan jalan." Diva masih bersikeras.


"Sayang kamu kok jadi aneh begini? semalam juga kamu yang berinisiatif duluan untuk kita melakukan hubungan suami istri," Diva.


"Pokoknya aku mau jalan jalan, hubby harus berpenampilan culun biar gak ada cewek lain melirik." Diva.


'Hah, kenapa istriku semakin aneh aneh saja? biasanya ia tidak mempermasalahkan apapun penampilanku, sekarang malah minta aku berpenampilan culun," gumam Darmendra dalam hati.


"Hubby...! kok diam saja sih? cepat ganti baju jangan lupa penampilan culun." Diva.


"Kalau begitu aku mandi dulu ya," Darmendra.


"Hubby jangan pakai parfum ya, aku jadi mual mencium baunya." Diva.


Didalam kamar mandi Darmendra bergumam sendiri, "Sebenarnya apa yang terjadi dengan istriku?"


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2