
"Hidungku pengar! Aduh!" keluh Shasa setelah sampai di rumah. Shasa terus memijat pangkal hidungnya.
Rasa perih dirasakan di rongga hidung itu karena tersedak kuah bakso pedas yang tadi dibelinya. Beberapa kali Shasa bersin seperti orang terkena influenza.
"Itu sebagai peringatan! Kalau makan itu fokus dengan makanannya, jangan sibuk mengamati yang ada di sekitar!" tutur Geral saat langkahnya sampai di depan pintu kamar. Ia segera membuka pintu agar bisa masuk.
Shasa duduk di meja riasnya begitu masuk ke dalam kamar, ia membuka salah satu laci yang paling bawah untuk mengambil laptopnya. Malam ini ia harus menulis seperti biasanya, karena para pembaca kesayangannya sudah membombardir kolom komentar agar novel baru yang baru dirilis beberapa hari yang lalu crazy up.
"Duh! Kalian pikir crazy up gak bikin aku ikutan crazy apa? bisa-bisanya ada yang maki-maki di kolom komentar!" gerutu Shasa setelah membaca notifikasi komentar di aplikasi.
Mendengar hal itu, Geral langsung menoleh ke arah sang istri. Sebenarnya, ia keberatan jika Shasa memforsir pikiran dan tenaganya untuk menulis. Apalagi saat ini ia sedang hamil dan harus membutuhkan banyak istirahat.
"Tutup laptopnya dan segera istirahat atau aku hapus tulisanmu lagi!" ujar Geral sambil menatap sang istri lewat pantulan cermin meja rias.
Seketika Shasa membalikkan tubuhnya ketika mendengar hal itu. Ia beranjak dari tempatnya dengan pandangan yang tak lepas dari Geral. Terlihat sekali jika Shasa tidak suka mendengar ancaman dari sang suami.
"Jangan aneh-aneh deh!" sungut Shasa dengan bibir yang mengerucut.
__ADS_1
"Kalau kamu tidak bisa membagi waktu, lebih baik kamu berhenti menulis! Aku tidak akan mengizinkanmu mengejar mimpimu jika kamu tidak tahu waktu!" ujar Geral sambil menatap Shasa dengan serius.
Shasa berkacak pinggang mendengar hal itu. Jujur saja ia tidak terima jika Geral sampai melarangnya menulis karena menjadi penulis novel terkenal adalah mimpinya selama ini.
"Kamu ini apaan, sih! Bukankah kamu dulu sudah menyetujui jika aku belajar menjadi penulis! Kenapa sekarang kamu protes?" Shasa pun tak mau kalah.
"Aku tidak melarangmu selama kamu bisa mengatur waktu! Ingat kamu itu sedang hamil, Sha! Kamu harus menjaga kesehatan dengan istirahat yang cukup!"
"Jangan mendahulukan kebahagiaan teman-temanmu di dunia halu dan mengabaikan suami dan kesehatanmu sendiri!"
Shasa tertegun saat melihat sisi lain sang suami. Selama menikah, baru kali ini Shasa tahu Geral marah dan mengeluarkan semua unek-uneknya. Amarah yang sempat berkobar mendadak surut berganti dengan rasa takut. Tatapan mata Geral seakan berhasil menusuk relung hatinya.
Geral menundukkan kepalanya, lenguhan panjang terdengar di sana saat Geral melihat Shasa hanya diam dengan air mata yang tidak henti menetes. Ia mengusap wajahnya kasar setelah sadar bahwa apa yang baru saja diucapkannya bisa membuat perasaan istrinya terluka.
"Maafkan aku," ucap Geral setelah berdiri di hadapan Shasa, ia meraih tubuh itu ke dalam dekapannya, "Aku tidak bermaksud membuatmu sedih dan menangis seperti ini, aku hanya khawatir dengan kesehatanmu dan calon anak kita," ucap Geral setelah menghujani puncak rambut itu dengan kecupan.
Shasa semakin terisak setelah mendengar Geral bertutur lembut. Entah apa yang sedang dirasakannya saat ini hingga semua kata yang akan terucap hilang begitu saja. Hanya suara isak tangis yang mewakili perasaan Shasa saat ini.
__ADS_1
"Sudah, jangan menangis lagi," ucap Geral setelah membiarkan Shasa terisak di dadanya beberapsla menit, "Lebih baik kamu istirahat sekarang! Besok kamu bisa melanjutkan tulisanmu lagi," ucap Geral sambil mengurai tubuh sang istri.
Setelah mengusap air mata yang membasahi pipi mulus itu, Geral berlutut di depan perut sang istri. Ia mengusap perut tersebut beberapa kali. Sebuah kecupan penuh rasa mendarat di sana.
"Maafkan Daddy, Nak. Baik-baik ya di dalam sana, Jangan nakal dan membuat Mommy kesulitan," ucap Geral dengan suara yang lirih.
...🌹Selamat membaca🌹...
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Hallo Zheyenk😍 othor gemol datang lagi nih membawa rekomendasi karya keren untuk kalian baca😍 Kuy buruan kepoin karya author Anisyah S dengan judul Dokter Misterius dan Mafia Kejam😍
nah loh, judulnya aja udah bikin penasaran kan😁
...🌷🌷🌷🌷🌷...
__ADS_1