Suamiku CEO Cilok

Suamiku CEO Cilok
Sambutan penuh kasih


__ADS_3

Hallo Reader kesayangan othor😍 Selamat siang ...


Terima kasih othor ucapkan kepada kalian semua yang sudah mengikuti karya ini. Maaf, jika ending cerita ini tidak sesuai dengan yang kalian inginkan. Namun, memang hanya itu yang bisa othor berikan pada novel CEO cilok ini karena othor sengaja menulis hal-hal yang ringan saja.


Sekali lagi othor ucapkan terima kasih untuk kalian yang sudah memberikan dukungan, baik berupa vote, gift, rating, like dan komentar. Untuk kalian yang membaca dalam diam, othor pun mengucapakan banyak terima kasih tapi sesekali boleh dong tulis komentar kalian biar othor makin semangat dan tentunya semakin akrab dengan kalian😍


Oke, by the way any busway🤣 Bagi kalian yang enggak mau berpisah sama othor gemol ini, jangan khawatir karena kalian akan tetap jumpa dengan othor di karya baru😍 Yuk, yang pengen melipir dan baca tulisan othor setiap harinya, buruan tap ♥️ pada karya baru othor yang berjudul Belenggu Benang Kusut.



Mungkin, di sini othor akan memberikan konflik sedikit berat. Cerita yang diawali dengan air mata ini wajib kalian baca deh🤣edisi maksa!!🤭 oke nanti othor bakal kasih spoilernya biar kalian makin penasaran dengan cerita Anne dan ayah dari sahabatnya🙂loh loh loh!! Tokohnya Om-Om dong, Thor!! pasti ada yang bertanya-tanya dong ya 🤭 Othor memang sengaja bikin karakter ini, biar novel-novel othor lebih berwarna tentunya🤣 Ada perjodohan, kisah cinta sejati, pelakor, semi religi, komedi gagal🤣 dan Beda usia.


Aduh! Maap banget ya kalau othor kelamaan sambutannya. Yuk baca sepenggal part novel Belenggu Benang Kusut di bawah ini👇👇


Tepat pukul dua belas malam, Anne menyalakan lilin yang ada di atas kue ulang tahun itu. Senyum yang sangat manis mengiringi langkahnya menuju ke tempat Bagus berada.


"Bee, selamat ulang tahun ... doaku semoga kebahagiaan selalu ada dalam hidupmu," ucap Anne sambil mendekatkan kue itu kepada Bagus, "Berdoalah dulu, Bee, sebelum meniup lilin ini," ucap Anne sambil menatap Bagus dengan tatapan penuh arti.

__ADS_1


"Semoga kita selalu bersama dalam suka maupun duka," ujar Bagus sebelum meniup lilin tersebut.


Sekuat tenaga Anne menahan air mata yang sudah menggenang dalam pelupuk mata kala mendengar doa yang diucapkan oleh Bagus. Rasanya, ingin sekali Anne berteriak dan mengadukan semua yang terjadi padanya saat ini. Namun, semua itu tidaklah mungkin karena Anne tidak mau Bagus ikut terseret dalam kerumitan ini. Anne harus memainkan drama yang sudah ia susun malam ini dengan baik.


"Kita tidak akan mungkin bersama, Bee! Tidak mungkin!" batin Anne.


Anne meletakkan kue ulang tahun itu di atas meja. lalu ia kembali berdiri di hadapan Bagus dengan senyum yang sangat manis. Tatapan matanya terpaku pada telaga bening yang ada di hadapannya saat ini.


Ciuman mesra mendarat begitu saja di bibir pria manis yang menjadi kekasih Anne selama ini. Suasana yang romantis membuat keduanya tenggelam dalam gejolak asmara yang menggetarkan jiwa. Gelora cinta yang menggebu membuat mereka berdua semakin tenggelam dalam buaian asmara. Tanpa mereka sadari setengah tubuh mereka berdua telah lolos dari kain yang melekat. Dinginnya AC di kamar tersebut berhasil menyentuh kulit tanpa penutup itu.


"Malam ini aku adalah milikmu, Bee! Aku menyerahkan seluruh jiwa, raga, cinta dan semua yang aku miliki kepadamu! Hanya ini yang bisa aku berikan sebagai kado sekaligus bukti betapa besarnya cintaku kepadamu," ucap Anne dengan pandangan yang tak lepas dari mata indah sang kekasih.


Tangan kanan Anne sibuk menjelajah rahang yang membingkai wajah tampan itu sedangkan tangan kirinya sibuk bermain-main di titik sensitif sang kekasih. Anne menatap Bagus dengan sorot mata penuh harap, seakan ia tidak bisa membendung semua rasa yang sedang menguasai jiwanya.


"Come on, Bee! I am yours ...." ucap Anne dengan suara yang lirih.


Bagus tidak bisa berpikir jernih saat ini, ia melepaskan semua benteng pertahanan yang selama ini sudah ia bangun. Setelah mendengar ungkapan cinta dari gadis pujaannya selama ini, pada akhirnya Bagus lebih memilih untuk mengikuti nulurinya sebagai seorang pria.

__ADS_1


"Aku mencintaimu, Hunny! Sangat!" ujar Bagus sebelum melakukan apa yang seharusnya ia lakukan.


Sepasang kekasih itu akhirnya menghabiskan malam di atas ranjang king size bersprei putih itu. Mahkota sang ratu akhirnya jatuh ke tangan sang raja setelah bersusah payah untuk mendapatkannya. Lenguhan dan jerit kesakitan sang ratu membaur menjadi satu. Semua itu tak membuat permainan berhenti begitu saja.


Setelah melewati putaran waktu yang cukup lama pada akhirnya sang raja menyerah. Permainanpun harus berakhir dengan peluh yang bercucuran. Dinginnya suhu ruangan nyatanya tidak bisa mereda kobaran api yang tercipta dari penyatuan yang baru saja berakhir.


Bagus tertegun setelah melepaskan tubuhnya dari sang kekasih. Ia melihat bercak merah di sprei itu. Pandangannya seketika beralih menatap Anne yang sedang mengatur napasnya. Entah mengapa, Rasanya ... perasaan cinta itu semakin tak bisa terbendung lagi. Bagus benar-benar tenggelam di lautan cinta milik sang ratu.


"Hunny, aku sangat mencintaimu! Sampai kapan pun aku akan mencintaimu!" ujar Bagus setelah merebahkan diri di sisi Anne.


Nah ... nah! Giman nih? penasaran gak siapa Bagus ini??? Yuk buruan kepoin sekarang juga!!


Salam hangat untuk kalian♥️♥️♥️


🌹Tie tik🌹


Othor Gemol

__ADS_1


__ADS_2