Takdir Kedua Adriana

Takdir Kedua Adriana
Jangan siakan Adriana


__ADS_3

Setelah kepergian Adriana membuat Devin semakin kacau. Devin tahu persis akan sikap Adriana yang tak mudah mengubah keputusan. Soal pekerjaan pun di kantor tidak satu dua orang karyawan kantor Permata Gallery mengenal Adriana adalah sosok wanita yang keras dan berprinsip. Rasanya tidak akan mudah bagi Devin merayu Adriana untuk kembali lagi bersamanya.


Terlintas gambaran jelas tentang Ricky yang menjadi saksi pernikahan sirihnya bersama jesi. Batin Devin  menyalahkan Ricky. Devin berpikir kalau Ricky pasti sudah memberitahukan rahasianya pada Adriana.


"Aghrrrrrrrr!"


Devin berteriak dengan mengacak rambutnya kesal. Hal yang sulit dibayangkan jika ayahnya mengetahui kepergian Adriana. Dihajar oleh Hans itu pasti, dan yang lebih membuatnya menderita lagi adalah semua aset yang Hans percayakan kepada Devin akan Hans tarik kembali jika Hans tahu putranya diam-diam menikahi Jesi.


"Ricky!!!!!!"


Dengan begitu kesal Devin menyebut nama Ricky, lalu Devin segera meraih kunci mobil menuju kediaman Ricky.


•••


Devin baru saja mengetuk pintu rumah Ricky dan langsung menghajar sahabatnya tanpa ampun setelah Ricky muncul membukakan pintu.


"Apa maksudnya lo Vin datang-datang maen serang gue!"


Ricky membentak Devin karena kesal merasakan nyeri di sudut bibirnya yang mulai robek. Darah pun mengalir akibat hantaman yang begitu keras dari tangan Devin.

__ADS_1


"Ngaku lo! Kalau lo sudah ngasih tahu Adriana soal pernikahan sirih gue sama Jesi!"


Ricky hanya menggelengkan kepalanya dengan senyuman miris kepada Devin.


"Gue gak ada waktu buat ikut campur urusan rumah tangga lo Vin."


"Lo seneng kan Adriana udah tahu semua dari mulut lo. Secara lo juga dari dulu naksir sama bini gue!"


Ucapan Devin semakin tak terkendali, seenaknya menuduh Ricky. Memang Ricky akui sebelum Adriana menikah dengan Devin Ricky sering memuji  kecantikan Adriana, tapi bukan berarti harus gelap mata merebut dari sahabatnya.


"Kalau emosi lo masih kaya gini mending lo balik sana! Gak enak didenger tetangga ribut malem-malem."


Sejenak Devin terdiam kemudian langkahnya memasuki rumah Devin dan seenaknya duduk di sofa ruang tamu.


"Tadi pagi istri lo datang ke rumah gue, wajahnya sangat menyedihkan Vin."


Devin mengernyitkan dahinya meminta Ricky untuk melanjutkan cerita.


"Adriana tahu kalau lo dan Jesi nikah diam-diam dari resepsionis rumah sakit, dia ngikutin lo saat lo panik kalau Rania asmanya kumat. Sama sekali bukan gue yang ngasih tahu pernikahan sirih lo."

__ADS_1


Kembali Ricky menegaskan.


"Gue udah bilang ke lo sebelum menikahi Jesi lo pikirkan lagi dampak ke depannya, dan akhirnya nyata pernikahan lo dengan Adriana pasti akan jadi korbannya. Yang namanya bangke mau disembunyiin segimana rapatnya lama-lama tetap kecium Vin, ingat itu."


Devin termenung akan penuturan Ricky barusan.


"Gak kebayang kalau om Hans tahu kelakuan lo. Ancur hidup lo Vin."


Ricky sudah lama bersahabat dengan Devin, ia sudah tahu karakter ayah Devin yang begitu keras akan putranya, tapi Ricky juga tahu betul dibalik sikap Hans yang keras itu semua hanya untuk menyelamatkan putra semata wayangnya.


"Gue gak tahu lagi mesti gimana Ky? Mempertahankan Adriana sudah pasti Adriana akan menolak gue. Kalau seutuhnya gue bersama Jesi sudah pasti bokap gue gak akan anggep gue anak lagi."


Devin semakin bingung akan keputusan yang harus ia ambil.


"Dibalik keputusan yang diambil sudah pasti akan ada resiko yang harus lo terima. Kalau lo jalanin hidup bersama Jesi dan Rania, ya lo harus siap kehilangan segala yang om Hans percayakan sama lo, berbeda dengan Vian yang benar-benar merintis perusahaannya sendiri tanpa campur tangan orang tua. Sedangkan lo dan gue ya sama saja, tinggal nerusin usaha orang tua kita, makanya lo nurut sama orang tua ngapa sih."


"Saran gue ya mending sekarang lo biarin Adriana tenang dulu, nanti besok-besok lo temuin dia, ajak dia  ngobrol baik-baik. Bukan hanya dengan ngobrol baik-baik, tapi lo harus tinggalkan Jesi kalau lo masih mencintai Adriana. Sayang bro wanita sehebat Adriana lo sia-siain. Penyesalan datangnya di akhir, jangan sampe lo nyesel ngelepasin perempuan sehebat Adriana."


Devin hanya tertunduk diam mendengar semua nasehat Ricky yang begitu menyentuh hatinya, ia masih ragu untuk memilih apakah tetap mempertahankan Adriana yang sepertinya sudah tidak ada kesempatan lagi untuk memintanya kembali, atau Devin harus seutuhnya bersama Jesi meski Hans akan menolaknya dengan murka.

__ADS_1


••••


Happy reading ya 😉


__ADS_2