Takdir Kedua Adriana

Takdir Kedua Adriana
Selamat tinggal Mas Tegar


__ADS_3

Hari hari sudah berlalu sejak kedatangan Devin dari hotel milik Adriana. Ada hal yang hambar yang Adriana rasakan, Tegar yang biasanya intens mengirim chatt pada Adriana  beberapa hari terakhir ini tidak ada chatt dari Tegar, walau chatt tersebut hanya sekedar memberikan perhatian kecil, tapi entah kenapa Adriana begitu merindukan Tegar.


Adriana merasakan seakan Tegar kini menjauhi dirinya. Tak ada kabar sama sekali, padahal hatinya sebelum Devin datang memohon untuk kembali, Adriana sudah menentukan pilihan untuk menerima lamaran Tegar.


Cincin berlian yang Tegar berikan masih Adriana simpan, hanya saja Tegar berpesan pada Adriana jika kelak hatinya merasa mantap akan lamaran yang Tegar ajukan, Adriana harus meminta Tegar untuk memakaikan langsung cincin yang Tegar berikan. Tegar juga memohon jika Adriana masih butuh waktu untuk mengenal lebih jauh tentang dirinya, Adriana cukup menyimpannya saja.


Adriana dirundung rasa galau memikirkan Tegar yang tak biasanya menghilang. Laki laki yang selalu ada untuk Adriana di saat Adriana membutuhkannya kini pergi tanpa kabar apapun.


Adriana memutuskan untuk mencari Tegar ke Jakarta untuk memberikan jawaban pada lelaki tampan berlesung pipit itu, lalu segera diraihnya tas tangan warna hitam dan kunci mobil.


Hati Adriana merasakan cemas dan gelisah saat melangkahkan kakinya dengan cepat meninggalkan ruang kerja.


Sekitar empat jam perjalanan Jakarta Bandung Adriana sampai di rumah orang tua Tegar, ditekannya bell di samping gerbang yang selang beberapa detik menampilkan sosok laki laki paruh baya yang tidak lain mang Amin tukang kebun di rumah orang tua Tegar.


"Assalamualaikum pak."


"Walaikumsalam neng, temennya tuan besar ya?"


Mang Amin selalu memanggil Tegar tuan besar, karena Tegar merupakan anak pertama dari majikannya.


"Iya mang Amin. Rana kesini mau ketemu sama mas Tegar, mas Tegarnya ada disini gak ya?"

__ADS_1


"Tuan besar terakhir kesini waktu sama neng ajah, terus gak kesini sini lagi neng. Emang tuan besar jarang pulang ke rumah ini juga sih neng."


Mendengar jawaban mang Amin membuat Adriana sangat kecewa.


Kemana Tegar pergi?


Tak pernah sebelumnya Tegar seperti ini, tapi masih ada harapan untuk Adriana, ia akan mencari Tegar ke apartemen.


"Ya udah makasih ya mang Amin, sampaikan pesan Rana kalau mas Tegar kesini Rana mencarinya."


"Iya neng, nanti mamang sampaikan ke tuan besar."


"Sekali lagi makasih mang, Rana pamit dulu. Assalamualaikum."


Jawab mang Amin yang masih menatap kepergian Adriana.


•••


Adriana melangkah memasuki lift, ditekannya tombol angka lima dalam lift tersebut. Hatinya semakin gelisah tak menentu, waktu sudah menunjukkan pukul delapan malam, harusnya Tegar sudah pulang dari kantor, tapi masih ada setitik harapan untuk Adriana sebelum menemuinya langsung di unit milik Tegar.


Sesampainya di depan pintu apartemen, Adriana menekan bell di samping pintu, namun masih tidak ada jawaban. Pintu pun masih tak kunjung terbuka, lalu diketuknya pintu itu, masih tetap sama tidak ada respon dari pemiliknya.

__ADS_1


"Dimana kamu mas?"


Gumam Adriana lirih dengan raut wajah penuh kecewa, masih dengan hati yang tak menentu.


Akhirnya Adriana melangkah keluar dari area apartemen, batinnya ingin sekali cepat cepat menuju perjalanan pulang. Adriana sudah tak kuasa menahan rindu akan Tegar Prasetya, padahal niatnya ingin mengabarkan kabar bahagia untuk lelaki yang benar benar mencintainya.


Cinta memang sudah tidak ada untukku.


Mas Tegar terlalu sempurna, mana mungkin dia akan seserius yang seperti aku bayangkan.


Tuhan. . .


Tak bolehkah aku merasakan bahagia?


Sekarang aku cukup sadar diri, mas Tegar harus mendapatkan wanita yang sama sama single. Aku tak pantas untukmu mas.


Batin Adriana semakin merendahkan dirinya, tekad kini sudah bulat untuk melupakan Tegar setelah ini.


Melihat waktu yang semakin larut menunjukkan pukul sembilan malam,  Adriana segera melesatkan mobilnya menuju perjalanan pulang.


"Selamat tinggal mas Tegar."

__ADS_1


••••


Klik like ya😉


__ADS_2