Takdir Kedua Adriana

Takdir Kedua Adriana
Membawamu melayang part II


__ADS_3

Aksi panas Tegar masih belum berakhir, meninggalka bercak merah di dada Adriana yang bertebaran, lalu dibawanya tubuh Adriana di bawah kungkungan Tegar.


"Bersiaplah sayangku."


Bisikan Tegar begitu nakal tepat di telinga sang istri. Sementara Adriana sudah siap menerima serangan Tegar.


Adriana tidak ingin mengecewakan momen terindah pertamanya bersama Tegar, karena sudah sepantasnya Adriana memenuhi kewajibannya sebagai istri untuk memberikan hak Tegar.


•••


Sekitar satu jam lamanya, akhirnya Tegar terkapar di bahu Adriana dan membisikkan kata :


"I Love You Adriana."


Dikecupnya kening Rana oleh Tegar dengan begitu lembut penuh kasih.


"Terimakasih sayang buat semuanya. Aku bahagia sekali bersamamu."


Ungkap Tegar lagi, setelah merasakan kepuasan dari Adriana.


Tegar membelai rambut Adriana dengan posisi tidur berhadapan tanpa sehelai benangpun di tubuh mereka.


"Sama sama sayang..."


Adriana pun merasakan kebahagiaan yang tak terkira, lalu dibelainya dada bidang sang suami yang nampak begitu sexy.

__ADS_1


"Kamu barusan hot banget sayang."


Tegar masih ingin membahas aktivitas ranjangnya, sepertinya akan membuat Tegar menginginkan lagi dan lagi.


"Kamu duluan yang bikin aku hot."


Kilah Adriana sambil menarik hidung sang suami dan membuat Tegar terkekeh.


"Sore sore udah bikin dede bayi."


Ujar Tegar sambil menutup mulutnya setelah mengatakan dede bayi.


"Iya nih, aku punya suami mesumnya ampun."


Adriana menimpali kalimat Tegar.


Sudah dapat Tegar bayangkan kalau tubuh Adriana akan menjadi candu untuknya. Kemudian Tegar memeluk Adriana dengan gemas dan begitu erat, sampai sampai nafas Adriana terasa sesak dalam pelukan Tegar.


"Ihhh aku gak bisa nafas tahu mas."


Rajuk Adriana dengan posisi kepala yang masih menempel di dada bidang milik Tegar.


"Aku mau mandi dulu mas, bentar lagi maghrib."


Adriana mulai beranjak dari dada bidang milik Tegar setelah mengingatkan suaminya untuk melepaskan pelukan. Tubuh Adriana teras sudah lengket lagi akibat aktivitas suami istri tadi.

__ADS_1


"Mandi bareng ya sayang..."


Seringai Tegar begitu nakal pada Adriana. Pria itu semakin menjadi jadi.


"Ogah ahhh, yang ada nanti turn on lagi tuh si dede kecil milik mas."


Kilah Adriana lagi, lalu sekuat tenaga Adriana mencoba beranjak dan melepaskan pelukan Tegar.


Adriana berusaha melangkah menuju kamar mandi untuk membersihkan diri dan bersiap melaksanakan shollat maghrib berjamaah dengan sang suami. Momen yang sangat Adriana impikan bisa menunaikan ibadah bersama Tegar.


Sekitar lima belas menit Adriana sudah kembali ke kamar bersiap melaksanakan shollat.


"Mas udah mandi belum?"


Tanya Adriana yang keheranan melihat Tegar begitu tampan dalam balutan baju koko dan sarung.


"Udah sayang di kamar mandi bawah. Ya udah ayo kita turun siap siap shollat."


Adriana bahagia sekali merasakan bahtera rumah tangga yang selama ini ia impikan. Kini suaminya lebih aktif mengajaknya ibadah, hal yang berbeda saat Adriana masih bersama Devin. Justru Adriana lah yang rajin mengajak Devin ibadah.


"Sayang kok malah ngelamun? Ayo buruan nanti waktunya keburu habis."


Tegar menghentikan langkahnya sesaat mendapati Adriana yang masih berdiri di kamar memikirkan betapa bahagianya ia bertemu dengan Tegar yang keimanannya tak diragukan lagi akan tanggung jawabnya terhadap Tuhan.


••••

__ADS_1


Like ya 😊


__ADS_2