
Seiring berjalannya waktu, hubungan kevin dan risa sudah semakin dekat. mereka sering menghabiskan waktu luang mereka bersama dengan kinan. Tentu tanpa sepengetahuan orang-orang di kantor. karena risa tak mau menjadi bahan gosip oleh teman-teman kantornya. kecuali salsa yang memang tak ada rahasia antara kedua sahabat itu.
Tapi serapat apapun mereka menyembunyikan kedekatan di kantor, tetap saja pasti ada yang menyadari hubungan mereka. Terutama sekertaris kevin, Rena.
" Ooh ini ya cewek yang kegatelan ngedeketin pak kevin" Sarkas Teman Rena.
Risa dan salsa pun menoleh ke arah segerombolan orang yang duduk di kantin. dan yang barusan bicara adalah mona, teman rena.
" Iya, gak tau diri banget. padahal kan pak kevin udah punya rena, bisa-bisanya dia jadi pelakor" Ucap yang lainnya.
" Eeeh bicara apaan lo? kalau gak tau apa-apa tuh mending diam aja. gak usah nyebar fitnah" Teriak salsa geram pada mereka.
"Gak usah sok jadi pahlawan deh lo, udah jelas-jelas temen lo itu ngegodain pak kevin. semua orang di kantor ini juga pada tau kali" tambah mona.
" Emangnya kenapa kalau saya deket dengan pak kevin? ada masalah sama kalian? dia single, saya juga single. terus masahnya dimana? " Risa menjawab dengan santai.
" Kalian bilang saya merebut pak kevin dari Rena? emang nya rena itu siapa nya pak kevin? istrinya atau pacarnya? " lanjut risa.
Seketika muka rena dan teman-teman nya langsung berubah mendengar pertanyaan dari risa. memang selama ini dia dan kevin tak pernah ada hubungan apa-apa, kevin juga selalu bersikap angkuh pada rena.
"Kenapa lo semua diem aja? lo baru nyadar kalau apa yang lo pada omongin itu cuma mengada-ada doang? makanya mikir pake otak sebelum bicara" ucap salsa.
"Ayok sa, gue dah gak nafsu buat makan lihat muka mereka" Risa menggandeng tangan salsa dan mengajaknya meninggalkan kantin.
Berita tentang Rena dan kawan-kawan nya yang mengatai risa sudah mnyebar di seluruh kantor, risa juga semakin tak nyaman dengan pandangan teman-teman nya di kantor.
"Udahlah ris, gak usah di perduliin apa kata orang. toh apa yang mereka katakan itu semua gak bener. bukan kamu yang goda pak kevin, tapi pak kevin sendiri yang deketin kamu" Salsa mencoba menghibur risa yang tengah murung.
" Iya gue tau Sa, gak mungkin mereka berani gosipin kevin yang gak-gak. makanya mereka nyerangnya gue"
"Yang penting hubungan lo sama pak kevin baik-baik aja, btw kapan kalian nikah? "
"Tunangan aja belum kok udah nanyain nikah. Gak tau nih, kevin mintanya secepatnya tapi gue masih pengen kerja" ucap risa sambil bertopang dagu.
" Kan lo masih bisa kerja setelah nikah, lagian ni kantor punya suami lo"
" Ya gak bisa gitu lah, gue gak mau nyalah gunain kuasa untuk kepentingan gue sendiri. apa kata orang-orang di kantor nanti"
"Iya juga sih"
"Kalau udah nikah gue pengennya fokus sama keluarga, jadi sekarang gue puas-puasin dulu nikmatin masa kerja gue sebelum nikah"
Drrrtt..... drrrttt....
Suara panggilan masuk di ponsel risa, terlihat nama kevin di sana. Risa pun segera menekan ikon hijau menjawab panggilan kevin.
__ADS_1
📲"Halo vin" Jawab risa.
📲" Iya ris, kamu dimana sekarang? "
📲" Di kantor vin ada apa"
📲"Nanti pulang kantor bareng saya aja ya, mama mau ketemu sama kamu katanya".
📲"Ada apa kok tumben mama gak langsung hubungin aku"
📲" Gak tau juga, lupa mungkin"
📲"Yaudah nanti aku langsung ke parkiran aja kalau gitu"
Sambungan telepon pun di matikan, risa meletakkan kembali ponselnya di meja.
"Ada apa ris? " Tanya salsa yang dari tadi menyimak percakapan risa di telpon.
"kevin nyuruh aku buat pulang bareng dia karena mamanya mau ketemu sama gue katanya" jawab risa dan salsa menganggukkan kepala tanda mengerti.
Tidak berapa lama telpon risa kembali berdering. kali ini mama kevin yang memanggil.
📲" Halo Assalamu'alaikum tante"
📲 "Ada apa tante? "
📲"Gini ris, nanti tante mau ketemu sama kamu. ada hal penting yang harus tante bicarain secara langsung sama kamu"
📲" Iya tante, tadi kevin juga dah bilang sama saya kok tan"
📲" Yaudah kalau gitu, tante cuma mau bilang itu aja. sampai ketemu nanti ya ris Assalamu'alaikum "
📲"waalaikumsalam "
Setelah panggilan terputus, salsa kembali menatap sahabat nya itu dengan wajah penuh tanda tanya.
"siapa ris? "
"mamanya kevin"
"Cieeeh udah akrab sama calon mertua nih yee" Ledek salsa.
"Apaan sih Sa, biasa aja" Jawab risa dengan malu-malu.
" Mau apa tu mamanya pak kevin ris"
__ADS_1
"Gak tau, katanya ada hal penting yang mau di omongin"
"Jangan-jangan mau bicarain acara lamaran kalian" Tebak salsa.
" Gak tau juga"
*Di jalan
Risa kini sudah berada di dalam mobil kevin menuju ke rumah orang tua kevin.
"Gimana ris kerjaan kamu di kantor" Kevin memulai percakapan.
"Ya gitu-gitu aja sih vin kayak biasanya aja"
"Kabar mama kamu gimana sehat? aku belum sempet datang ke rumah karena banyak kerjaan, minggu depan aja aku harus ke bali buat acara peresmian hotel baru aku di sana"
"Alhamdulillah kabar mama baik, kamu mau ke bali? "
"Iya, cuma 2 hari sih"
" Sama rena juga ya? " Tanya risa dengan nada kesal.
"Enggak, saya sama bayu. kenapa kamu kayaknya gak suka gitu sama rena? "
" Hmmm gak papa kok"
"Karena masalah di kantin tadi ya? "
" Hah?? kamu tau masalah di kantin tadi? " tanya risa memiringkan tubuh menghadap kevin.
"Bayu tadi yang ngomong sama saya, apa perlu aku pindahin rena ke kantor cabang aja biar kamu tenang? "
"Gak perlu sampai segitunya vin, nanti di kiranya aku ngadu yang gak-gak lagi sama kamu"
"Aku gak mau kalau kamu sampai salah faham sama saya ris, saya beneran gak ada hubungan apa-apa sama rena. Dia hanya sebatas sekertaris saya udah itu aja gak lebih" jelas kevin.
"Iya aku tau kok vin, rena nya aja yang terlalu melebih-lebihkan sih kayaknya"
"Maksih ya ris atas pengertiannya, emang gak salah pilih calon istri nih saya. Udah baik, cantik, pinter masak, pengertian lagi" Risa tertawa terbahak-bahak mendengar gombalan kevin.
" Aku baru tau vin kalau kamu bisa gombal juga ternyata " kata risa setelah tawanya mereda.
Kevin hanya geleng-geleng kepala mendengar kata risa. Dia kembali fokus dengan jalan di depan yang lumayan macet itu.
Beberapa menit kemudian mobil sudah memasuki gerbang rumah mewah milik orang tua kevin. Risa yang baru pertama kali melihat rumah orang tua kevin pun takjub dengan bangunan rumah yang jauh lebih mewah dari milik kevin.
__ADS_1