Tante Cantik Calon Mamaku

Tante Cantik Calon Mamaku
Bab 47


__ADS_3

Tengah malam, Risa membuka matanya. Dia melihat sekeliling dan menemukan Kevin yang tengah tertidur di sampingnya. Dia pun dengan pelan mengusap lembut kepala Kevin.


Kevin yang merasa ada pergerakan langsung membuka matanya dan betapa bahagianya dia saat tahu bahwa Risa sudah bangun.


" Sayang, kamu sudah bangun. " Seru Kevin dengan gembira.


Risa hanya tersenyum melihat Kevin mencium tangannya dengan hangat. Dia begitu bahagia saat pertama membuka mata, suaminya lah yang dia lihat. Itu membuktikan bahwa Kevin benar-benar tulus menyayangi dan mencintainya.


" Dimana Kinar mas? ". Kalimat pertama yang di ucapkan Risa adalah menanyakan keberadaan putri kecilnya itu setelah dia tidak melihat orang lain lagi di ruangan.


" Kinar baru saja pulang dengan oma opa dan neneknya sayang. Dia pasti lelah karena berada di sini sejak siang tadi. Jadi mas minta mereka untuk beristirahat di rumah". Jawab Kevin.


" Maaf ya mas, karena aku dah bikin kalian khawatir". Ucap Risa sedih.


" Kamu bicara apa sayang, seharusnya mas yang minta maaf karena tidak bisa menjaga kamu".

__ADS_1


" Terima kasih ya mas, karena selalu ada di sampingku".


" Mas akan selalu berada di sampingmu apapun yang terjadi sayang. Kamu dan Kinar adalah kehidupan mas". Kata Kevin sambil membelai lembut kepala Risa.


" Tapi sekarang akan ada anggota baru lagi di kehidupan kita mas". Ucap Risa sambil membawa tangan Kevin mengusap perutnya. Perut yang sedang tumbuh janin dari buah cinta mereka.


Kevin hanya menatap sendu kepada Risa. Dia tidak tahu bagaimana caranya untuk memberi tahu Risa bahwa janin itu telah pergi. Melihat Kevin yang terlihat sedih, Risa berfikir bahwa Kevin tidak suka dengan kabar kehamilannya.


" Kenapa mas diam saja? apa mas tidak suka bila aku mengandung buah hati mas? ".Tanya Risa dengan sedih.


" Tapi apa mas? "


" Tapi janin itu sudah... ". Kevin tidak sanggup melanjutkan perkataannya yang membuat Risa semakin bingung.


" Ada apa dengan calon bayiku mas? dia tidak kenapa-napa kan mas? dia masih ada di sini kan mas? ". Risa mulai panik dan memegang perutnya merasakan keberadaan janinnya.

__ADS_1


" Jawab mas, dia baik-baik saja kan mas? ". melihat Kevin yang hanya diam saja, dia pun bertambah panik.


" Sayang, kita masih bisa memilikinya lagi nanti. Mungkin sekarang belum saatnya Tuhan memberikan kita buah hati". Ucap Kevin dengan menggenggam tangan Risa berusaha menenangkan.


" Apa maksudnya mas? Jelaskan sekarang apa maksud perkataanmu itu? ".


" Calon bayi kita sudah tidak ada sayang".


" Tidak, mas bohong kan mas. Dia masih ada di sini mas, aku masih bisa merasakannya. dia masih ada, katakan dia masih ada mas...!!! ". Risa mulai histeris dan berteriak. Kevin sekuat tenaga mencoba menenangkan Risa dengan cara memeluknya.


" Kenapa dia pergi mas, kenapa Tuhan mengambilnya dariku. padahal baru tadi pagi aku tahu bahwa ada dia di rahimku, kenapa harus secepat itu dia pergi". Tangis Risa pecah dalam pelukan Kevin.


" Ini sudah takdir sayang, kita masih bisa memilikinya lagi suatu saat".


Setengah jam kemudian akhirnya Risa bisa tertidur setelah dokter menyuntikkan obat penenang. Kevin merasa hancur melihat keadaan istrinya seperti ini. Rasa dendam nya pada Bella semakin bertambah karena telah membunuh calon buah hatinya.

__ADS_1


" Aku tidak akan melepaskanmu Bella, aku akan pastikan kamu merasakan rasa sakit yang di alami Risa bahkan seribu kali lebih sakit". Gumam Kevin sambil menggertakkan gigi.


__ADS_2