Tante Cantik Calon Mamaku

Tante Cantik Calon Mamaku
14


__ADS_3

Sesampainya di rumah risa, kinar terlihat bahagia bermain bersama risa dan keponakannya.


"mama, kita jalan-jalan yuk, kita dah bosen main di rumah" pinta kinar yang sudah mulai merasa bosan di rumah sejak pagi.


" Mau jalan kemana sayang?" tanya kinar sambil membelai rambut hitam milik kinar๐Ÿ˜„


"Kita ke mall saja sama dimas, sania, tante indah sama eyang juga. nanti kita makan di restoran favorit kinar ma" ucap kinar dengan semangat.


"Ajak saja ris, kasian juga mereka bosen di rumah terus. mama di rumah saja mau istirahat"


"iya ma, ayo mbak kita berangkat sekarang. ayo anak-anak kita jalan-jalan sekarang".


" Horeee kita jalan-jalan " Teriak ketiga anak-anak secara bersama.


****


Sesampainya di mall, mereka langsung ke tempat bermain. saat anak-anak sibuk bermain, risa dan indah duduk di kursi tunggu yang tersedia di sana.


"Mbak masih lama di sini? " tanya risa membuka percakapan.


"Belum tau ris, kalau kamu nikahnya gak lama ya mbak sama mas nunggu di sini sekalian. tapi kalau masih lama ya kita pulang dulu" jawab indah.


"Terus sekarang toko gimana klau mbak dan mas ilham tinggal di sini?


" ada adek sama ibu mbak yang bantu jagain, sekalian ngawasin karyawan juga"


" Rame mbak tokonya? "


"Alhamdulillah lumayan ris, rencananya mas juga mau buka cabang lagi. do'ain lancar tahun ini bisa mulai aktif tokonya"


"Alhamdulillah kalau gitu mbak,"


"Terus kerjaan kamu sekarang gimana ris, kapan rencana mau resign? "


"Belum tau mbak, mungkin nanti kalau udah deket hari H"


"Terus kapan rencana nikahnya?


" aku belum bicara sama mas kevin mbak, nanti katanya kalau udah pulang dari bali mau bicarain masalah itu"


"Jangan lama-lama ris, banyak godaannya kalau tunangan kelamaan".


" Iya mbak, mas kevin juga maunya secepatnya "


Saat sedang asyik berbincang, ketiga bocah itu datang minta makan.


"mamaaaa lapar" ucap kinar pada risa.


Risa pun melihat jam dan menepuk jidatnya dengan tangan.


"Astaga mbak, udah jam 1. pantas saja mereka sudah lapar"


"Iya ris, keasyikan ngobrol sampai lupa kalau udah waktunya makan" jawab mbak Indah.

__ADS_1


"yaudah yuk mbak kita cari restoran dekat sini aja biar cepet"


Mereka pun berjalan keluar dari area bermain dan mencari tempat makan. pilihan pun tertuju pada restoran burger.


"Risa.." Saat akan masuk ke restoran, ada seseorang yang mengambil risa dari arah belakang.


Risa dan yang lainnya pun menoleh untuk melihat siapa yang memanggil. mata risa membulat karena kaget mengetahui siapa yang memanggil nya.


"sudah lama tidak bertemu ris" ucap lelaki itu.


"Toni.. " bagaimana dia tidak kaget, setelah hampir 5 bulan risa tidak bertemu lagi dengan mantan pacarnya itu.


Luka di hati yang sudah lama dia hapus kini terbuka kembali. meskipun sudah tidak ada lagi perasaan cinta itu karena sudah tergantikan dengan kehadiran kevin.


Tapi melihat cinta pertamanya itu memeluk mesra wanita di sampingnya, hatinya masih terasa perih.


"Siapa dia sayang" tanya wanita di samping Toni.


"Dia mantan pacarku waktu di kampus dulu sayang" jawab Toni sambil mengelus puncak kepalanya.


"Bagaimana bisa seleramu seperti itu" ucap wanita itu sambil melirik risa.


"Itu kan dulu sayang, aku masih belum ada pengalaman. kalau sekarang aku tak mungkin memilih dia" Risa mendengus mendengar ucapan Toni. waktu itu siapa yang memohon untuk dia kembali padanya.


"Dia bekerja di dirgantara group sayang, bukannya kamu juga akan tanda tangan kontrak dengan dirgantara group?" ucap toni.


"Oh ya? di bagian apa dia bekerja? ooh pasti cleaning service ya. pantas saja saja aku tidak pernah melihatnya" sarkas wanita itu.


indah yang mendengar adik iparnya di rendahkan pun berinisiatif untuk mengajak risa pergi dari sana. tapi saat mereka hendak berbalik, wanita itu berteriak sambil memaki risa.


" tidak usah membahas masalah sopan santun kalau kamu sendiri pun tak memiliki nya, justru saya pergi karena saya masih punya malu tidak mau ribut di tempat umum" jawab risa.


"Oh ya satu lagi, ambil saja lelaki brengsek ini karena aku sudah tidak membutuhkannya. dan semoga saja kontrak kamu dengan dirgantara group tidak di batalkan" lanjut risa lalu mengajak indah dan anak-anak untuk masuk ke restoran.


***


Saat risa memarkirkan mobil di depan rumah, kinar dan sania tampak tertidur di jok belakang. risa pun turun menggendong kinar dan indah menggendong sania.


setelah membaringkan kinar di kamarnya, dia langsung mandi dan membersihkan diri lalu menyusul kinar di ranjang.


risa membuka ponselnya yang sudah dari siang tidak dia buka. banyak pesan masuk dari kevin sejak siang tadi, risa pun segera membalasnya.


๐Ÿ“ฉ maaf mas, ini baru selesai mandi. tadi habis jalan sama anak-anak dan mbak Indah.


Tak berselang lama panggilan masuk dari kevin di HP risa.


๐Ÿ“ฒ halo mas assalamu'alaikum


๐Ÿ“ฒ waalaikumsalam sayang, gimana tadi jalan-jalan nya? kinar rewel gak?


๐Ÿ“ฒ alhamdulillah nggak mas. mas udah makan malam?


๐Ÿ“ฒ Sudah tadi, ini udah di kamar sambil ngerjain kerjaan di jakarta supaya besok bisa libur.

__ADS_1


๐Ÿ“ฒ kapan pulangnya mas?


๐Ÿ“ฒ mungkin besok siang, setelah peresmian aku langsung pulang.


๐Ÿ“ฒyaudah kalau gitu met kerja ya mas, jangan malam-malam tidurnya.


๐Ÿ“ฒ iya sayang, kamu juga met istirahat ya..


Setelah telpon di matikan, risa pun merebahkan di diri di samping kinar dan tidur sambil memeluknya.


****


Pagi hari risa merasa seperti ada yang memainkan rambutnya, dia pun membuka mata dan melihat kinar sedang menatapnya sambil tersenyum.


"good morning mom" Ucap kinar sambil mengecup pipi risa.


"morning too sayang" balas risa.


"udah bangun dari tadi sayang?" tanya risa.


"hemmm lumayan lama, kinar juga lihat mama kalau tidur lucu suka ngiler" jawab kinar sambil tertawa.


"Haaah apa??" risa panik mendengar ucapan kinar dan langsung mengusap bibirnya dengan lengan bajunya.


Melihat tingkah lucu risa, kinar pun tertawa. Niatnya hanya untuk bercanda itupun berhasil membuat risa kalang kabut.


"aku bercanda mama, mama tetep cantik walaupun baru bangun tidur".


" anak ini sudah berani menjahili mamanya ya sekarang" ucap risa sambil menggelitik kinar.


"Hahahaha ampun ma ampun"


"Yaudah yuk mandi terus sarapan sama-sama, nanti mama mau berangkat ke kantor. nanti kinar berangkat sekolah bareng mama ya"


"asyiiik di anterin sama mama ke sekolah" ucap kinar riang.


Setelah mandi dan ber siap-siap, risa dan kinar keluar kamar dan menuju meja makan untuk sarapan bersama. di sana sudah ada ada kakak, mama dan juga keponakan risa.


"mau berangkat kerja ris? " tanya ilham saat risa duduk di kursi meja makan.


"iya mas, ini sekalian mau nganter kinar ke sekolah juga" jawab risa. ilham hanya manggut-manggut mendengar jawaban adiknya.


"kinar mau makan nasi goreng atau roti? " tanya risa pada kinar.


"nasi goreng aja biar sama kayak sania" jawab kinar. risa pun menyendokkan nasi goreng ke piring kinar.


"makan yang banyak ya kinar" ucap mama Sinta.


"siap nenek" jawab kinar.


"ini nenek sudah siapin bekal buat kinar dengan ayam goreng kesukaan kinar"


"Asyiiik makasih nenek"

__ADS_1


Mereka pun sarapan sambil bercanda gurau bersama.


__ADS_2