Tante Cantik Calon Mamaku

Tante Cantik Calon Mamaku
Bab 80


__ADS_3

" Bukannya keluarga papa ada di luar Jawa semua ma, terus apa yang mama sembunyikan? "


" Sebenarnya keluarga papamu berada di luar negeri "


Risa mengerutkan dahi karena tidak mengerti maksud dari perkataan mamanya.


" maksud mama di luar negeri? " tanya Risa bingung.


" Eyang kamu masih ada Ris dan tinggal di Dubai" Ucap mama Sinta.


" Hah.. !!! Eyang tinggal di Dubai? bukan di Palembang? " tanya Risa lagi.


" Dulu keluarga papa tinggal di Bandung"


" Tunggu dulu, maksudnya gimana? kenapa mama sama papa bohong sama Risa soal keberadaan keluarga papa? " Risa tidak habis fikir kenapa mama dan papanya menyembunyikan kebenaran ini.


" Keluarga papa kamu adalah keluarga yang cukup terpandang, bahkan perusahaan opa kamu termasuk ke dalam sepuluh besar perusahaan terbesar di indonesia " mama Sinta menjeda ucapannya.


" Lalu? "


" Papa kamu akan di jodohkan dengan rekan bisnis opa kamu, tapi waktu itu papa kamu lebih memilih mama dan menolak perjodohan itu. Hingga opa kamu marah sehingga mengusir papa keluar dari rumah. Sejak saat itu papa dan mama memulai hidup dari nol di desa dan hilang kontak dengan keluarga nya, hingga papa memutuskan untuk pindah ke Jakarta " mama Sinta nampak menerawang mengingat kejadian masa lalu.


" Apa keluarga papa tidak pernah mencoba mencari keberadaan papa? " Tanya Risa lagi.


" Papa mengubah namanya dengan menghapus nama belakang kelurga, jadi mereka pasti sulit mencari keberadaan papa dan mama. Hingga papa mendapat kabar kalau opa meninggal dunia, papa mu merasa bersalah karena belum sempat meminta maaf pada opa kamu"


" Sejak saat itu papa menjadi sakit-sakitan hingga akhirnya meninggal tanpa sempat memberi tahumu tentang masalah ini" lanjut mama Sinta dengan berurai air mata.


Risa membawa mamanya ke dalam pelukannya dan menepuk punggungnya dengan pelan.


" Siapa nama lengkap papa ma? " Tanya Risa.


" Bayu wicaksono Narendra, opa kamu bernama Emeril wicaksono Narendra dan eyang kamu bernama Aretha hazna kazeem". jawab mama Sinta.


" Nama eyang kok kayak bukan orang Indonesia ya ma" Canda Risa.


" Eyang kamu kan emang keturunan Dubai asli, mama nya orang indo sedangkan papa nya orang Dubai" Jawab mama Sinta yang membuat Risa melongo karena terkejut.


" Waah berarti Risa ada campuran arab nya juga dong ma? " teriak Risa.


" Iyalah, gak lihat itu mata kamu kayak orang timur Tengah" ucap mama Sinta.


" Pantesan aja ya ma Risa bisa cantik banget kayak gini" Kata Risa dengan PD nya.


" Hei, mama kamu ini juga cantik makanya kamu juga kayak mama cantiknya " Mama Sinta tidak mau kalah.

__ADS_1


" Iya iya percaya kalau mama cantik"


" Kalau mama gak cantik, gak mungkin papa kamu yang ganteng nya kelewatan itu bisa kesemsem sama mama" mama Sinta memuji dirinya sendiri.


" Papa itu gak punya saudara ma? " tanya Risa lagi.


" Papa punya satu adik perempuan, tapi sejak remaja sudah tinggal di Dubai sana. Mama hanya pernah sekali bertemu dengan nya ketika mama masih berpacaran dengan papa kamu. Waktu itu dia sedang liburan ke sini, terus di ajak sama papa kamu buat ketemu mama" Jawab Mama Sinta panjang lebar.


" Maaf kan mama dan papa Ris karena tidak pernah memberi tahu kan mu hal ini" ucap mama mulai sedih lagi.


" Risa gak marah ma, Risa malah bangga sama papa karena lebih memilih cintanya dan meninggalkan semua kemewahan yang dia punya" Ucap Risa sambil tersenyum.


" Kamu bisa membantu kesulitan yang di alami Kevin Ris" kata mama.


" Maksud mama? " tanya Risa bingung.


" Kamu bisa temui eyang kamu dan meminta tolong padanya"


" Bukannya mama bilang eyang sekarang di Dubai? "


" Beberapa bulan yang lalu eyang kamu kembali ke indonesia karena ingin menghabiskan sisa usia nya di tanah kelahirannya" ucap mama Sinta.


" Mama tahu dari mana eyang sudah kembali? " tanya Risa.


" Minggu lalu eyang kamu menghubungi mama, dan meminta bertemu dengan mama. Entah dari mana Beliau mendapat nomor telepon mama. Beliau juga menanyakan tentang kamu dan mas mu dan ingin sekali bertemu denganmu" jawab mama Sinta.


" Iya Ris, waktu itu eyang juga meminta mama mengajak kamu tapi mama menolak dengan alasan kamu sedang sibuk. Setelah bertemu baru mama memberi tahu eyang mu kalau kamu belum tahu tentang keberadaan eyang nya" jelas mama Sinta.


" Terus, aku harus ngapain ma? belum tentu juga eyang mau membantu perusahaan Kevin" ucap Risa.


" Makanya kamu temui dulu eyangmu, kata eyang ada sesuatu yang akan di berikan padamu" kata mama Sinta.


" Mau ngasih apa ma? " tanya Risa.


" Mana mama tahu, mau di kasih saham kali" ucap mama Sinta sambil tertawa.


" Mama nih ada-ada aja" Risa menanggapi ucapnya mama nya dengan bercanda.


" Ya siapa tahu Ris, kan eyang kamu kaya"


" Eyang mau bantuin perusahaan Kevin saja Risa udah seneng banget ma, Risa gak berharap yang muluk-muluk" ucap Risa.


" Yaudah kapan kamu bisa temuin eyang kamu, nanti biar mama kabarin ke eyang"


" Hemmm besok boleh ma, tapi boleh nggak Risa ajak Kevin ma? " Tanya Risa.

__ADS_1


" Tentu saja boleh, sekalian kamu bisa kenalin Kevin ke eyang" jawab mama Sinta.


" Tapi Risa tanya Kevin dulu deh bisa nggak, takutnya besok Kevin sibuk atau udah ada janji dengan orang lain"


" Yaudah kamu bicarain dulu saja sama Kevin".


Setelah selesai berbicara, Risa kembali ke kamarnya untuk membicarakan masalah ini ke Kevin.


Ceklek..


Risa membuka pintu dengan pelan karena takut Kevin sudah tidur, tapi begitu dia masuk dia melihat Kevin tengah bersandar di ranjang dan melamun.


" Kamu belum tidur mas? " Tanya Risa lalu mendekat ke arah Kevin.


" Belum ngantuk sayang" jawab Kevin sambil menarik Risa untuk duduk di sebelah nya.


" Masih mikirin masalah perusahaan? " tebak Risa yang di angguki oleh Kevin.


" Hemmm besok mas sibuk nggak? " tanya Risa.


" Nggak sayang, ada apa? "


" Mau nemenin aku nggak". ucap Risa.


" Ke mana? " Kevin beralih menatap Risa.


" ketemu saya eyang"


" Eyang siapa sayang? " Tanya Kevin bingung.


Risa pun menceritakan dengan singkat apa yang di sampaikan mama nya tadi, Kevin mendengar kan dengan seksama dan sesekali mengangguk tanda mengerti.


" Gimana mas, mau kan nemenin aku? " harap Risa.


" Tentu saja mas mau, besok mas jemput habis dari kantor" ucap Kevin menyetujui permintaan Risa.


" Terima kasih ya mas" jawab Risa dengan bahagia.


" Sama-sama sayang, emang nya perusahaan eyang kamu apa namanya? " Tanya Kevin yang penasaran.


Pasalnya Risa bilang bahwa perusahaan eyang nya Risa termasuk ke dalam sepuluh besar yang ada di indonesia.


" Apa ya tadi nama nya, aduuh Risa lupa lagi " Risa tampak berfikir.


" Narendra apa ya tadi " Risa masih berusaha mengingat.

__ADS_1


" Maksud mu Narendra corporation? " Teriak Kevin menyela ucapan Risa hingga membuat nya tersentak kaget.


__ADS_2