Tante Cantik Calon Mamaku

Tante Cantik Calon Mamaku
Bab 42


__ADS_3

" Kenapa bengong sayang?, kamu gak suka sama bajunya? ". Tanya Kevin.


" Kamu ngagetin aja deh mas, aku kirain siapa tadi". Ucap Risa sambil memalingkan wajah menghadap Kevin.


" Siapa suruh bengong gitu, sampai gak sadar suami dateng".


" Iya maaf mas, tadi aku mau cari baju ganti. Tapi yang ada malah baju ini semua. Ini punya siapa mas? ". Tanya Risa yang masih bingung.


" Itu semua baju kamu sayang. gimana, kamu suka gak? kalau gak nanti minta mami buat temenin beli yang baru". Jawab Kevin.


" Apaa...?? Ini semua buat aku mas?? ". Tanya Risa masih tak percaya.


" Tentu saja buat kamu sayang, memangnya buat siapa lagi. Kan kamu istriku". Ucap Kevin sambil memeluk Risa kembali.


" Kapan mas beli ini semua? ".


" Mami yang beli waktu kita honeymoon ke Bali". Tukas Kevin.


" Makasih ya mas, tapi apa ini tidak terlalu banyak? ". Tanya Risa.


" Tentu saja tidak sayang, malahan menurutku ini masih kurang. Besok kamu pergi lagi sama mami buat beli baju, sepatu, tas dan semua keperluan kamu". Jawab Kevin sambil meletakkan sebuah kartu di tangan Risa.


" Kenapa ngasih aku ATM lagi mas, kan yang dulu kamu kasih ke aku masih ada". Tanya Risa heran melihat kartu di tangannya.

__ADS_1


" Ini kartu gajiku sayang, mulai sekarang kamu yang pegang dan pengeluaran di rumah ini menjadi tanggung jawab kamu". Ucap Kevin.


" Makasih ya mas, tapi apa mas gak takut kalau aku menghabiskan uangmu? ". goda Risa.


" Aku tidak keberatan kamu menghabiskan semua uangku asalkan kamu bahagia". Jawab Kevin sambil tersenyum.


" Oke kalau begitu aku tidak akan sungkan lagi untuk memakai uangmu ini untuk bersenang-senang. Jangan nyesel nanti ya mas". Ucap Risa dengan mengerlingkan sebelah matanya.


" Tentu saja, lagian membahagiakan istri adalah salah satu ladang pahala dan pembuka pintu rezeki. Jadi untuk apa aku takut hartaku habis untuk menyenangkan istri". Tukas Kevin.


Risa begitu bersyukur karena mendapatkan suami yang tidak hanya mencintainya tapi juga berusaha untuk selalu membahagiakannya. Dia begitu bersyukur karena waktu itu memutuskan untuk menenangkan seorang gadis kecil yang menangis di lorong rumah sakit hingga menjadi jalan baginya untuk bertemu dengan jodohnya. Andai saja waktu itu dia mengabaikan Kinar yang sedang menangis, mungkin hingga kini dia tidak akan pernah bisa dekat dengan Kevin.


Risa dan Kevin saling berpandangan hingga kedua wajah mereka saling mendekat. Dan saat jarak mereka berdua tinggal beberapa centi, Tiba-tiba mereka di kagetkan dengan pintu yang terbuka.


" Ooh maaf sayang, mami lupa kalau ini kamar pengantin baru. Kalau begitu silahkan di lanjutkan, mami keluar sekarang. Tapi jika nanti sudah selesai, cepat turun ke bawah untuk makan malam". Setelah berkata, mami Ratna langsung menutup pintu kembali dan menghilang dari pandangan dua insan yang sedang menahan rasa malu itu. Risa dan Kevin pun saling pandang kemudian tertawa mengingat kejadian memalukan tadi.


" Aku mandi dulu ya sayang". Lalu Kevin mengecup bibir Risa sekilas kemudian masuk ke kamar.


**Di meja makan


" Besok kamu sudah mulai berangkat ke kantor Vin? " Tanya papi Arya.


" Iya pi, rencananya besok Kevin akan mulai berangkat lagi". jawab Kevin.

__ADS_1


" Apa tidak bisa di tunda dulu Vin, setidaknya sehari saja. Temani Risa di rumah karena dia pasti belum terbiasa dengan suasana di rumah ini. Soalnya besok papi sama mami mau balik ke rumah". Tanya mami Ratna.


" Gak bisa mi, besok ada meeting dengan klien dari Australia. Jadi mau tidak mau Kevin harus berangkat ke kantor". Jawab Kevin.


"Gak papa mi, pi, lagian kan ada Kinar di rumah. Jadi Risa gak akan merasa kesepian". Ucap Risa.


" Kamu beneran gak papa sayang di rumah sendiri? kalau kamu bosan, kamu bisa ke rumah mama Sinta". Tanya Kevin.


" Gak papa mas, lagian aku juga harus sering-sering berada di rumah agar terbiasa dengan suasana di sini". Jawab Risa.


" Papa, besok Kinar mau di antar sama mama ke sekolah. Boleh kan pa? ". Tanya Kinar.


" Tanya dong sama mama, mau gak nganterin Kinar ke sekolah". Ucap Kevin. Mendengar perkataan papanya, Kinar pun memalingkan wajahnya menatap sang mama.


" Mama mau kan? ". Tanya Kinar lagi.


" Tentu saja sayang, mulai besok mama yang akan antar jemput Kinar". Jawab Risa sambil mencubit pipi Kinar.


" Yeeeyyy, makasih mama". Ucap Kinar sambil mencium pipi Risa.


" Yasudah kalau begitu, kalian istirahat sekarang. Kinar juga bobok ya biar besok tidak telat bangunnya". Kata mami Ratna.


"Yaudah mi, pi, Kevin ke atas dulu ya sama Risa. Kinar sayang, papa sama mama mau istirahat dulu ya. Kinar juga langsung bobok, oke? ". ucap Kevin lalu mengecup pipi Kinar di ikuti oleh Risa.

__ADS_1


__ADS_2