Tante Cantik Calon Mamaku

Tante Cantik Calon Mamaku
Bab 73


__ADS_3

Risa masih memandang ponsel yang ada di genggaman nya, dia bingung harus melakukan apa sekarang.


" Apa aku sudah salah paham dengan menuduh Toni begitu? " Gumam Risa.


" Tapi bisa saja kan Toni mengatakan seperti itu agar aku tidak curiga dengannya. Tapi dari cara bicara Toni seperti nya dia benar dan tidak ada nada kebohongan di sana" Risa masih perperang dengan fikirannya sendiri.


Risa berjalan mondar-mandir di dalam kamar memikirkan nasib Kinar ditambah dengan masalah salah pahamnya dengan Toni barusan.


Dia tidak tahu lagi harus melakukan apa, sekarang dia hanya bisa berdoa semoga Kevin dan papi Arya segera menemukan Kinar dengan keadaan selamat dan tanpa kekurangan suatu apapun.


Sementara di tempat lain Kevin dengan papi Arya sedang berada di dalam sebuah kamar. Mereka sengaja membuka kamar baru karena tidak mungkin membicarakan masalah serius seperti ini di tempat yang ramai. Mereka juga khawatir penculik itu akan mengirim kan mata-mata untuk mengintai mereka.


" Gimana pi, udah ada kabar dari mereka? " Tanya Kevin.


" Paman septa sudah berhasil melacak keberadaan mobil penculik itu vin. sekarang orang suruhan papi sedang mengintai di tempat untuk melihat suasana di sana. Kita tunggu informasi dari mereka kapan kita bisa langsung menyergap kesana agar mereka tidak punya kesempatan untuk kabur" Jelas papi Arya.


" Syukurlah jika kita sudah tau lokasi mereka, berarti sebentar lagi kita bisa secepatnya bertemu dengan Kinar" Kevin sedikit merasa lega mendengar penuturan dari papi nya.


" Tapi kita harus selalu waspada, jika mereka tahu kita sedang mengintai takutnya mereka akan menyakiti Kinar. Jadi kita tidak boleh gegabah dan ceroboh menangani masalah ini" Lanjut papi Arya.


" Iya pi Kevin paham" Jawab Kevin sambil menganggukkan kepala.


Saat papi Arya dan Kevin masih membahas bagaimana rencana selanjutnya,handphone papi Arya berdering. Dia melihat sekilas ID pemanggil adalah orang suruhannya yang sedang berada di lokasi, tanpa menunggu lama papi Arya pun langsung mengangkat nya.


📱 " Halo, ada informasi apa lagi".


📲 " Mereka keluar membawa non Kinar dengan mobil pak, sepertinya mereka sudah curiga jika keberadaan mereka sudah di ketahui" Lapor dari orang suruhan papi Arya yang bernama Burhan.


📱 " Kemana mereka sekarang? " Tanya papi Arya.


📲 " Kami masih mengikuti nya sekarang pak, sepertinya ini menuju ke kawasan industri yang sudah tidak terpakai" Ucap Burhan.


📱 " Bagaimana kondisi di tempat itu? "


📲 " Tempat ini sudah lama kosong pak, hanya ada dua jalan yang bisa mencapai tempat ini. Satu dari arah utara yang sedang kami lalui sekarang dan satunya lagi dari arah timur" Jelas Burhan.

__ADS_1


📱 " Posisi kalian masih jauh dari tempat tujuan? " tanya papi Arya.


📲 " Masih sekitar setengah jam berkendara pak" Jawab Burhan.


📱 " Bagaimana jika memotong jalan mereka dari depan dan belakang, apakah ada jalan untuk mereka kabur? "


📲 "Saya rasa tidak pak karena di samping kanan kiri jalan adalah area persawahan" Jelas Burhan.


📱 " Baiklah kalau begitu, saya akan berkoordinasi dengan tim untuk melakukan rencana kita. Kalian tetap ikuti mereka dan beri kabar jikalau mereka ada perubahan arah" Kata papi Arya.


📲 " Baik Pak"


Setelah telpon di matikan Kevin segera bertanya dengan papinya rencana selanjutnya. Kevin sudah mengetahui semuanya karena memang tadi papi Arya meloudspeaker panggilan dari Burhan.


" Apa kita harus meminta bantuan paman Septa sekarang pi? " Tanya Kevin dengan tidak sabar.


" Iya kamu segera hubungi paman Septa sekarang, papi akan menghubungi tim yang lain untuk segera bergerak agar tidak terlambat"


Kevin pun segera menghubungi paman Septa untuk meminta bantuan dan sedikit menceritakan tentang rencananya. Sementara papi Arya menghubungi tim kepercayaan nya untuk mengatur strategi mencegat penculik itu di tengah jalan.


Di tengah jalan, kevin dan Papi Arya terjebak macet, mobil yang mereka tumpangi tidak bisa bergerak sama sekali.


" Sial!! kenapa harus macet di saat genting seperti ini" Ucap papi Arya sedikit emosi.


Sementara tim mereka juga masih jauh dari tempat tujuan di karenakan jarak yang lumayan jauh.


" Jika kita melewatkan kesempatan ini, kita tidak akan tahu lagi kapan akan dapat menyelamatkan Kinar" Papi Arya mulai sedikit panik karena takut akan gagal dalam misi kali ini.


Sementara Kevin yang duduk di samping papi Arya tampak tenang dan masih sibuk dengan ponsel di tangannya. Papi Arya bertambah emosi karena mengira Kevin tidak peduli karena masih terlihat tenang.


" Kevin, kamu serius tidak dengan rencana kita ini. Bukannya ngasih solusi malah sibuk main HP sendiri" Teriak papi Arya.


" Papi tenang saja, kita pasti akan berhasil" Jawab Kevin dengan tenang.


" Mau tenang bagaimana, sekarang kita terjebak macet di sini. Bagaimana kita bisa sampai di sana tepat waktu? " Papi Arya semakin frustasi.

__ADS_1


Tapi belum sempat Kevin menjawab, terdengar suara helikopter yang mulai mendekat ke arah mereka. Papi Arya pun menoleh ke Arah Kevin setelah melihat Helikopter itu turun di samping jalan yang memang ada lahan kosong cukup luas.


" Kamu yang menyiapkan helikopter itu Vin? " Tanya papi Arya masih dengan kebingungan di wajahnya.


" Iya pi, ayo kita segera naik ke heli itu" Kevin segera membuka pintu dan keluar dari mobil tanpa menunggu jawaban dari papi Arya.


Papi Arya pun segera menyusul Kevin mendekati Heli itu, seorang petugas tampak menuntun Kevin dan papi Arya untuk naik.


Sementara di sekitar lokasi warga menjadi heboh karena ada helikopter yang turun di sana, tidak terkecuali juga para pengendara yang terjebak macet di sana.


Mereka tampak terpana melihat sesorang yang di jemput dengan helikopter di tengah kemacetan.


" Dia pasti orang kaya yang tidak mempunyai banyak waktu untuk bermacet-macetan seperti kita"


" Orang itu tampak keren sekali"


" lelaki itu sungguh tampan juga"


" Sultan nih pasti yang di jemput"


Masih banyak lagi ungkapan dan kata-kata yang mereka tunjukkan kepada Kevin. Bahkan ada banyak juga yang merekam nya untuk dimasukkan ke dalam akun sosial media mereka.


Tak butuh waktu lama hingga video Kevin yang di jemput Helikopter itu pun viral di medsos. Risa yang sedang melihat-lihat akun sosial media pun tidak sengaja melihat juga video Kevin itu.


" Ini bukannya mas Kevin dengan papi Arya, mau kemana mereka? " Gumam Risa dengan melihat video itu lagi untuk memastikan bahwa yang ada di video itu adalah benar suami dan mertuanya.


" Ini memang benar mas Kevin dan papi, pakaian yang di kenakan pun sama persis" Ucap Risa lagi.


Dia pun gegas menghubungi ponsel suaminya itu tapi tidak ada jawaban.


" Ke mana sebenarnya mas Kevin pergi? " Tanya Risa dalam hati.


Hai readers, maaf jika masih banyak kata-kata ataupun kalimat yang kurang pas. Ini adalah karya pertama saya, jadi saya masih banyak belajar.


Jika readers semua ada kritik dan saran bisa langsung komen di bawah ya.

__ADS_1


Terimakasih


__ADS_2