Tante Cantik Calon Mamaku

Tante Cantik Calon Mamaku
Bab 49


__ADS_3

Seminggu telah berlalu sejak kecelakaan Risa terjadi, kondisi Risa pun sudah mulai membaik dan stabil. Kehadiran Kinar sedikit mengobati rasa kecewa Risa karena telah kehilangan calon bayinya. Kini dia di perbolehkan untuk pulang dan menjalani rawat jalan.


" Yeeeyyy.... Akhirnya mama sudah boleh pulang". Ucap Kinar gembira.


" Iya sayang, mama juga udah pengen banget pulang agar bisa bobok bareng lagi sama Kinar". Jawab Risa sambil memeluk tubuh gadis kecil di sampingnya itu.


" Tapi ingat ya Kinar, mama belum boleh terlalu lelah. Jadi Kinar gak boleh buat mama capek, Ok". Kata mami Ratna.


" Oke oma". Jawab Kinar cepat.


" Apa semuanya sudah siap? kalau sudah, mari kita pulang sekarang". Ucap Kevin.


Risa pun meninggalkan ruang perawatan dengan menggunakan kursi roda yang di dorong oleh kevin. Dia begitu bahagia karena mempunyai keluarga yang selalu ada saat dia terpuruk seperti saat ini.


.


.


" Akhirnya aku bisa bisa juga tidur di kamar ini lagi". Ucap Risa sesaat setelah dia masuk ke dalam kamarnya.


" Kamu istirahat dulu sayang, jangan terlalu banyak melakukan aktivitas dulu sebelum kamu benar-benar pulih kembali". Kata Kevin menasehati.

__ADS_1


" Iya mas". Jawab Risa.


Malam pun tiba, semua keluarga sedang berkumpul di ruang tengah setelah makan malam, Kecuali Risa yang sudah istirahat di kamar. Mereka bercanda bersama Kinar yang semakin menggemaskan dengan celotehan polosnya.


" Nenek tinggal di sini saja sama Kinar, papa dan mama". Pinta Kinar.


" Kenapa sayang? kan Kinar bisa main ke tempat nenek kalau kangen". Ucap mama Sinta.


" Tapi kalau nenek di sini, tiap hari Kinar bisa makan ayam goreng buatan nenek setiap hari". Kata Kinar lagi yang membuat semua orang tertawa.


" Iya jeng, sebaiknya jeng tinggal di sini saja dari pada di rumah sendirian. Risa pasti juga khawatir jika mengingat jeng gak ada temennya". Ucap mami Ratna menyetujui usulan Kinar.


" Saya masih sering ikut suami saya keluar kota jeng, jadi gak selalu bisa nemenin Kinar buat main. Kalau ada jeng di sini kami juga akan lebih tenang juga". Tambah mami Ratna.


" Benar apa yang di katakan mami ma, Risa pasti akan lebih tenang jika mama tinggal bersama kami di sini". Ucap Kevin


" Baiklah kalau begitu, saya akan tinggal di sini buat nemenin cucu nenek yang paling cantik ini". Ucap Mama Ratna setuju pada akhirnya.


" Yeeeyy, makasih ya nenek". Kata Kinar dengan gembira.


" Sama-sama cantik". Jawab Mama Ratna sambil mencubit gemas pipi Kinar.

__ADS_1


**Kriiing...


Bunyi ponsel milik papi Arya nyaring berbunyi, membuat semua perhatian mengarah padanya. Setelah melihat ID pemanggil, Papi Arya pun berpamitan keluar sebentar untuk mengangkat telpon.


Lima belas menit kemudian, papi Arya pun masuk kembali dan langsung memanggil Kevin.


" Vin, ikut papi sebentar ke ruang kerja". Ucap Papi Arya.


Mereka berdua pun berjalan menaiki tangga karena ruang kerja Kevin berada di lantai atas tepat di sebelah kamar Kevin.


" Ada apa pi?, sepertinya penting sekali". Tanya Kevin setelah mereka berdua tiba di dalam ruangan.


" Tadi pihak kepolisian sudah menghubungi papi dan mengatakan bahwa Bella sudah tertangkap". Ucap Papi Arya.


" Syukurlah kalau dia sudah tertangkap pi".Ungkap Kevin lega. Akhirnya setelah sepekan berlalu, Bella pun berhasil di tangkap oleh pihak kepolisian.


" Tapi vin, ada kabar lain juga yang harus papi sampaikan". Raut wajah papi Arya sedikit tegang saat mengatakan itu dan membuat Kevin bingung.


" Ada apa lagi pi? ". Tanya Kevin.


" Di tengah perjalanan, Bella mencoba melakukan bunuh diri dengan menusukkan pisau di tubuhnya. Sekarang dia sedang kritis dan di bawa ke rumah sakit". Jawab Papi Arya.

__ADS_1


__ADS_2