
Risa pun mengeluarkan amplop yang berada di sakunya dan memberikannya pada Kevin. Kevin pun menerima amplop itu dan membukanya.
Kevin membelalakkan mata dan meremas foto yang ada ada di genggamannya. Kilatan emosi terlihat begitu nyata di kedua mata Kevin. Risa hanya menundukkan wajah dan tidak berani melihat ke arah Kevin.
Kini dia sudah menyiapkan hati seandainya saja Kevin tidak mempercayai nya dan lebih memilih percaya dengan foto itu. Air mata menetes di pipinya tanpa bisa dia tahan lagi.
" Aku beneran tidak ada hubungan apa-apa dengan Toni mas" Ucap Risa dengan pelan mencoba meyakinkan Kevin kembali.
Tidak ada jawaban apapun yang keluar dari mulut Kevin, yang membuat Risa semakin sedih. Saat dia sudah putus asa, Kevin menarik tubuhnya ke dalam pelukannya. Risa mendongak dan melihat wajah Kevin yang tersenyum padanya.
Tangis Risa pun semakin pecah dengan mengeratkan pelukannya pada Kevin.
" Kenapa kamu menangis sayang" Tanya Kevin sambil membelai pipi Risa dengan lembut.
" Aku takut kalau kamu tidak percaya padaku" Jawab Risa masih sambil dengan terisak.
" Bagaimana mungkin aku tidak percaya padamu sayang" Ucap Kevin dengan tersenyum.
__ADS_1
" Terima kasih karena masih percaya padaku mas" Kata Risa dengan tulus.
" Mas akan menyuruh orang untuk menyelidiki masalah foto ini, kamu tenang saja" Ucap Kevin menenangkan Risa.
Kini Risa sudah bisa bernafas lega, pasalnya suaminya itu lebih mempercayai nya ketimbang foto yang di lihatnya.
" Saat bertemu dengan Toni di restoran kemarin, aku berfikir bahwa itu hanya kebetulan belaka. Tapi saat bertemu lagi dengan nya kemarin, aku sudah merasa ada yang tidak beres. Dan ternyata semua terbukti dengan di Kirimkan nya foto ini padaku" Jelas Risa.
" Sudah di pastikan dia tidak bekerja sendiri sayang, pasti ada orang lain yang memang tahu kegiatan mu bahkan hotel tempat kamu menginap dan memberitahu kan padanya" Ucap Kevin.
" Tapi siapa yang bekerja sama dengan Toni mas?, Tidak ada yang tahu tentang liburan kita selain Salsa. Dan aku yakin dia tidak akan pernah bekerja sama dengan Toni" Kata Risa sambil berfikir.
" Rena? tapi dia tidak kenal dengan Toni" Kata Risa.
" Bisa saja dia mencari tahu tentang kehidupan masa lalumu dan tahu tentang Toni. Dia saja bisa bekerja sama dengan Bella, kenapa tidak dengan Toni" Jelas Kevin yang terasa masuk akal.
Mungkin saja Rena yang memberi informasi pada Toni tentang keberadaan nya di Bali. Karena hanya dia satu-satunya orang yang mungkin masih menyimpan dendam padanya.
__ADS_1
" Kamu tenang saja sayang, untuk sementara kita di hotel saja tidak usah pergi ke mana-mana. Nanti biar aku berbicara dengan papi apa yang harus di lakukan selanjutnya" Ucap Kevin.
" Iya mas, kurasa itu lebih baik. Aku juga takut jika membawa Kinar keluar karena khawatir dia akan mencelakai Kinar ataupun yang lainnya" jawab Risa.
" Sekarang kamu istirahat lah, mas mau ke kamar papi sama mami sebentar. Jangan pernah bukakan pintu lagi jika ada yang mengetuk. Mas akan bawa kunci sendiri" Kata Kevin.
" Iya mas" Jawab Risa sambil menganggukkan kepala.
" Ingat ya, jangan pernah keluar dari kamar ataupun membukakan pintu lagi. Jika butuh sesuatu, kamu telpon mas saja" Pesan Kevin yang hanya di jawab Risa dengan mengangguk kan kepala.
Setelah Kevin pergi, Risa pun membaringkan tubuhnya di atas Ranjang sambil bermain ponselnya. Hingga ada notifikasi pesan masuk dari nomor yang tidak di kenalnya. Risa pun membuka pesan itu dan membaca isinya.
📩 Bagaimana dengan sedikit kejutan dariku? apakah suamimu tahu jika yang ada di foto itu mantan kekasihmu?
Risa membelalakkan mata saat membaca pesan yang masuk ke ponselnya itu. Dia juga tahu nomor ponselnya dan berani mengirim kan pesan padanya. Risa pun menekan ikon panggil pada nomor tersebut tapi di tolak. Sebuah pesan pun masuk lagi ke ponselnya.
📩 Apakah kamu penasaran dengan ku Risa?. Tapi sekarang belum saatnya kamu tahu siapa aku. masih banyak kejutan yang aku siapkan untukmu.Jadi bersiaplah mulai dari sekarang.
__ADS_1
Risa menutup handphone nya dan meletakkan nya di meja. Dia berfikir keras siapa sebenarnya orang yang sudah meneror nya, dan apa tujuannya melakukan ini padanya. Apakah benar Rena seperti yang di katakan Kevin tadi?.