Tante Cantik Calon Mamaku

Tante Cantik Calon Mamaku
16


__ADS_3

"Hoaaaam.. akhirnya udah waktunya pulang. Yuk ris turun bareng" ajak salsa pada risa.


"sebentar sa, aku beresin meja dulu" jawab risa.


Risa pun dengan sigap membereskan meja kerjanya supanya besok tak perlu lagi merapikannya.


"Ayok Sa kita pulang".


" udah selesai ya? " tanya salsa.


" udah, yuk. kalian belum mau pulang? ". tanya risa pada teman yang lainnya.


" kalian duluan aja deh, aku mau nyelesaiin laporan buat besok" jawab cika.


"kita duluan ya cik bye... "


"Bye... " jawab cika sambil membalas lambaian tangan ke lima temannya.


***DING


Lift sudah sampai di lantai satu, salsa, roy dan diki pun keluar lift. setelah menunggu agak lama, salsa tidak melihat risa keluar.


"Ris, ini dah sampe lantai satu, lo gak mau turun?" tanya salsa.


"Kendaraan gue di bawah Sa" jawab risa, dan di balas salsa dengan ber ooh saja.


"kamu bawa mobil ris? " tanya sonia pada risa.


"hemm iya nia". jawab sonia. sonia memang biasa membawa mobil karena dia memang dari keluarga yang cukup berada.


Lift pun terbuka. risa dan sonia pun berjalan keluar bersama sambil berbincang-bincang. saat sampai di depan mobil risa, dia pun memengelurkan kunci dari dalam tas dan menekan tombolnya.


"Waah Sa, ini beneran mobil kamu?" tanya sonia sambil mendekatimobil berwarna hitam yang di bawa risa, tepatnya mobil kevin yang di pinjam risa.


"Bukan nia, aku cuma pinjem" jawab risa tak berbohong karena kevin memang meminjamkannya.


" Tau gak ris, ini salah satu mobil impian gue. emang sih di lihat sekilas mobil ini terlihat sederhana. tapi tidak dengan harganya ris, dan yang terpenting mobil ini hanya di produksi 100 picis di dunia dan di Indonesia sendiri hanya ada 5 orang yang punya" ucap sonia dengan menggebu-gebu.


Sementara risa hanya bengong saja mendengar penuturan sonia. dia memang tak tau banyak tentang mobil karena dia tidak pernah punya mobil.


"masak sih nia, kok aku gak tau ya? " tanya risa dengan polosnya.


" Beneran lo gak tau ris? lo pinjem dari siapa ini? atau ini punya tunangan lo ya? " tanya sonia.


"Iya ini punya tunangan gue, kemarin dia suruh aku bawa waktu nganterin dia ke bandara". jawab risa apa adanya.

__ADS_1


" Lo yakin ini bukan sengaja di beliin buat kamu? " tanya sonia lagi.


"Gak tau juga sih, dulu dia sempet bilang mau beliin mobil cuma aku tolak karena kita belum ada hubungan yang serius. gue takut ntar di bilang matre dan memanfaatkan dia doang"


"Ya ampun ris, gue yakin banget kalau mobil ini tu emang di beliin khusus buat kamu karena mobil ini edisi khusus untuk cewek. lo beruntung banget sih ris". sonia berbicara dengan kagum. sementara risa hanya tersenyum saja.


" Yaudah ris, aku pulang ya. udah ada janji sama cowok gue soalnya. bye ris"


"Bye nia". balas risa sambil melambaikan tangannya.


Risa pun segera masuk dan melajukan mobil nya menuju ke rumah karena ada kinar di sana.


Setelah beberapa saat membelah jalanan ibukota yang memang selalu macet apalagi di jam pulang kerja, risa pun sampai di depan rumah. Terlihat mobil kevin sudah berada di halaman rumah risa yang memang cukup luas.


Setelah memarkirman mobil, risa pun masuk ke dalam.


" Assalamu'alaikum " salam risa saat di depan pintu.


"Waalaikumsalam" jawab semua yang ada di rumah tamu risa.


Saat tau risa yang datang, kinar langsung berlari ke pelukan risa dan mencium pipinya.


"sayang, biar tante risa mandi dulu. kan capek habis pulang kerja" ucap kevin yang sedang berbincang dengan mas ilham.


"Kinar udah mandi belum? " tanya risa pada kinar.


"Yaudah kalau gitu tante mandi dulu ya, nanti kita main lagi"


"Oke"


Risa pun segera berlalu menuju kamarnya dan mandi. setelah selesai risa segera keluar kamar untuk berkumpul dengan semua.


"Ris, ke sini sebentar" panggil ilham saat melihat adiknya sudah keluar dari kamar.


"Iya mas," jawab risa lalu ikut duduk di kursi bersama mama Sinta, mas ilham dan juga kevin.


"Gini ris, kevin mau bicarain masalah pernikahan kalian. rencananya mau di adain satu bulan lagi, kamu setuju gak" Tanya ilham.


"Kenapa cepet banget mas, aku kan juga harus siap-siap buat resign juga"


"klau itu gampang, nanti biar mas yang bilang ke pak tirto. minggu depan kamu udah mulai berhenti kerja karena kita harus ngurus buat persiapan pernikahan kita" ucap kevin.


"Yaudah aku ngikut gimana baiknya aja mas, besok saya juga akan nyelesaiin semua pekerjaan biar waktu resign gak ninggalin kerjaan" jawab risa.


Meski awalnya dia ragu, tapi dia juga berusaha meyakinkan diri dengan keputusannya kali ini. Setelah selesai berbincang dan makan malam, kevin dan kinar pun pamit pulang.

__ADS_1


"Mas, terus mobilnya yang aku bawa tadi gimana?" tanya risa.


"kamu bawa aja ris, kan kamu harus sering kesana kemari buat ngurusin pernikahan kita. jadi biar di sini saja buat transportasi kamu sama mama dan mas ilham sekeluarga" jawab kevin.


"Yaudah kalau gitu makasih ya mas"


Setelah kevin dan kinar berpamitan pulang, risa pun segera berlalu dan langsung masuk ke kamar untuk beristirahat.


***Di kantor


Risa yang sudah sampai di kantor mulai segera menyelesaikan semua pekerjaannya karena rencananya besok dia akan menyerahkan surat pengunduran diri nya.


"Wooy, rajin amat jam segini udah mulai kerja". Risa pun menoleh melihat sahabatnya yang sudah datang.


" Iya nih, rencananya besok gue maunyerahin surat pengunduran diri dan mulai minggu depan gue dah gak kerja lagi" jelas risa.


"Haaah? kenapa mendadak banget?" seru salsa.


"Gue mau ngurus pernikahan gue".


" Seriusan lo ris? kapan? "


"Rencananya satu bulan lagi, makanya mulai minggu depan gue dah gak kerja"


"waah selamat ya ris, kalau perlu bantuan gue siap buat bantu lo kapan aja"


"makasih ya Sa, oh ya minggu depan lo ikut gue buat ngukur baju seragam buat lo".


" Lo mau bikinin gue baju juga? "


"Iya, lo kan udah gue anggep kayak keluarga. jadi lo harus jadi bagian dari hari bahagia gue".


" Ouuh sosweet banget sih, sini peluk" risa dan salsa pun saling berpelukan hingga tanpa sadar teman-teman satu divisinya pun sudah mulai berdatangan.


"pagi-pagi udah pelukan kayak teletubbies aja kalian" ucap roy.


"Hehehehe sirik aja lu roy, bilang aja lu ngiri" jawab salsa.


"Ada apaan sih emangnya?" tanya cika.


"Risa mau nik.. Auuww" belum sempat salsa bicara, risa sudah mencubit pinggangnya sambil memelototinya. Dia pun sadar karena hampir keceplosan membicarakan masalah pernikahan risa.


"Kenapa sih kok kalian aneh banget" ucap sonia.


"Nggak kok, ini gue rencananya mau resign besok" ucap risa.

__ADS_1


"Apaaaa...?" jawab mereka serempak.


__ADS_2