Tante Cantik Calon Mamaku

Tante Cantik Calon Mamaku
Bab 70


__ADS_3

" Tidak..... " Teriak Risa.


Dia mungkin akan terjatuh ke tanah jika Kevin tidak sigap menopang tubuhnya yang terjatuh karena lemas.


" Ada apa sayang, siapa yang mengirimkan pesan tadi? " Tanya Kevin.


" Mas, Kinar mas" Risa mulai meraung dengan keras.


" Kinar kenapa sayang? " tanya Kevin lagi.


Risa pun memberikan ponselnya pada Kevin dan menunjukkan foto yang di kirimkan padanya. Kevin membelalak kan matanya saat melihat gambar di ponsel Risa. Sebuah foto yang memperlihatkan Kinar sedang tertidur di jok mobil dengan kain yang terikat menutup mulutnya.


" Siapa yang mengirim pesan ini sayang? " Tanya Kevin pada Risa yang masih lemas.


" Aku tidak tahu mas, itu nomer baru" Jawab Risa.


" Kita lapor ke polisi segera sebelum terjadi sesutau pada Kinar" Risa menganggukkan Kepala nya mendengar penuturan Kevin.


Tapi baru saja mereka beranjak, sebuah pesan masuk lagi dari nomor yang tadi mengirimkan foto Kinar.


📩 Jangan coba-coba melapor ke polisi jika kalian masih ingin melihat putri kalian lagi.


" Sial, kenapa dia seolah tahu apa yang akan kita lakukan " Gumam Kevin dengan kesal.


" Mas, apa yang akan kita lakukan selanjutnya. Aku takut sesuatu yang buruk terjadi pada Kinar kita mas" Raung Risa.


Kevin hanya diam dan masih berfikir apa yang akan di lakukan selanjutnya tanpa membahayakan keselamatan Kinar. Dia pun memutuskan untuk kembali ke hotel dan mendiskusikan masalah ini pada papi dan yang lainnya.


" Kita kembali ke hotel dulu sayang, nanti mas akan bicarakan ini dengan papi" Kevin pun memapah Risa menuju ke mobil dan melajukan dengan kecepatan tinggi menuju ke hotel.


Saat di jalan ponsel Kevin berdering, dia memutuskan untuk menepikan mobilnya dan mengangkat panggilan itu. Setelah mobil berhenti Kevin melihat papi nya yang menelpon. Tanpa menunggu lama dia pun segera mengangkatnya.


📱 " Halo pi" Ucap Kevin setelah mengangkat telpon.


📲 " Vin, kamu dimana sekarang? " Tanya Papi Arya.


📱 " Kevin di jalan mau kembali ke hotel pi, ada apa? " Tanya Kevin balik.


📲 " Apa terjadi sesuatu pada Kinar? " Tanya papi Arya lagi.


📱 " Dari mana papi tahu? " Kevin terkejut saat papinya menanyakan tentang Kinar.


📲 " Tadi orang suruhan papi melihat Kinar di bawa oleh dua orang ke dalam mobil. Tapi waktu mereka mengikuti dengan mobil, di tengah jalan mereka kehilangan jejak" Ucap Papi Arya.

__ADS_1


📱 " Sebentar lagi Kevin sampai ke hotel pi, kita ketemu di kamar Kevin" Kata Kevin.


📲 " Baiklah, Papi tunggu di sini" Papi Arya pun mematikan ponselnya.


" Papi ngomong apa mas? " Tanya Risa begitu Kevin selesai menelpon papi Arya.


" Papi bilang tadi orang suruhannya sempat mengikuti mobil penculik itu, tapi kehilangan jejak di tengah jalan" Ungkap Kevin.


" Papi sudah tahu mas? terus mami sama mama gimana? " Risa menjadi panik.


" Hanya Papi yang tahu, mami dan mama belum mendengar masalah ini" Ucap Kevin.


" Kita kembali ke hotel sekarang, papi menunggu kita di sana " Lanjut Kevin.


Kevin pun melakukan mobilnya kembali menuju ke hotel. Keadaan di dalam mobil begitu sunyi karena Risa hanya diam saja sementara Kevin fokus menyetir.


Sepuluh menit kemudian mobil Kevin memasuki area hotel. Setelah memarkirkan mobilnya, Kevin pun bergegas mengajak Risa menuju ke kamar. Sesampainya mereka di kamar, di Sana sudah ada papi Arya, mami Ratna dan mama Sinta.


" Loh vin, kok kalian cuma berdua!! Dimana Kinar? " Tanya Mami Ratna begitu Kevin masuk.


" Biarkan Kevin dan Risa duduk dulu mi" Ucap Papi Arya.


Kevin dan Risa pun segera duduk di kursi yang masih kosong. Sementara mami Ratna dan mama Sinta masih bingung dengan apa yang terjadi.


Risa mulai meneteskan air mata saat mendengar pertanyaan dari Mami Ratna.


" Ris, kenapa kamu menangis, coba sekarang jelaskan apa yang terjadi" Kali ini mama Sinta yang bersuara.


" Vin, jawab pertanyaan mami!! ada masalah apa sebenarnya, jelaskan sama mami Vin" Teriak mami Ratna mulai tidak sabar.


" Kinar mi.. " Kevin tidak sanggup melanjutkan kata-katanya.


" Kinar kenapa, apa yang terjadi pada Kinar? " Raung mami Ratna.


" Mi tenang dulu, biarkan Kevin menjelaskan semuanya" Papi Arya mencoba menenangkan istrinya.


" Mi, Kinar di culik" Lirih Kevin dengan pelan.


" Apa !!!! " Teriak mami Ratna kemudian terjatuh dan pingsan.


" Mami"


" Jeng"

__ADS_1


Ucap mereka bersamaan saat Mami Ratna pingsan. Papi Arya dan Kevin pun mengangkat tubuh Mami Ratna dan membaringkannya di ranjang.


" Ada minyak angin Ris? " Tanya mama Sinta.


" Ada ma, sebentar saya ambilkan" Risa pun membuka laci dan mengambil angin yang ada di dalam lalu segera memberikannya pada mama Sinta.


Mama Sinta menggosokkan minyak angin di hidung mami Ratna dan di telapak kakinya. Lima menit kemudian mami Ratna pun tersadar dan mulai meraung dan menangis dengan histeris.


" Kinar, dimana kamu nak" Teriak mami Ratna.


Kevin dan yang lainnya pun mencoba menenangkan mami Ratna yang masih saja histeris sambil memanggil nama Kinar. Begitupun dengan Risa yang ikut menangis memikirkan nasib Kinar.


" Mami tenang dulu, kita harus berfikir dengan jernih apa yang akan kita lakukan selanjutnya" Ucap Papi Arya di samping mami Ratna.


" Tapi gimana keadaan Kinar sekarang pi, dia pasti ketakutan" Ucap Mami Ratna masih dengan terisak.


" Maka dari itu kita harus bergerak cepat agar Kinar bisa secepatnya di temukan" Jawab Papi Arya.


" Papi harus janji akan menemukan Kinar secepatnya, mami tidak mau terjadi sesuatu pada Kinar" Lirih mami Ratna.


" Mami bantu do'a supaya kita secepatnya dapat bertemu lagi dengan Kinar" Ucap papi Arya.


Setelah mami Ratna tenang, Kevin dan Papi Arya memutuskan untuk berbicara di kamar sebelah. Sementara mami Ratna di temani oleh Risa dan mamanya.


" Belum ada kabar dari orang suruhan Papi? " Tanya Kevin saat mereka sampai di dalam kamar.


" Mereka masih mencari, untungnya mereka sempat mendapatkan plat mobil penculik itu. Papi juga sudah menghubungi semua teman papi di kepolisian untuk melacak mobil itu" Jawab Papi Arya.


" Apa mungkin Toni yang melakukan ini juga pi? " Tanya Kevin lagi.


" Papi rasa tidak, sejak kalian sampai di tempat itu tak lama kemudian Toni juga di sana. Tapi dia hanya di dalam mobil dan tidak keluar sama sekali, maka dari itu orang suruhan papi tidak mengetahui saat Kinar di culik karena mereka fokus mengikuti Toni" kata papi Arya.


" Mungkin saja kan dia mengecoh kita dengan menyuruh temannya yang lain untuk bergerak" Ucap Kevin.


" Sejak kemarin mereka sudah mengikuti Toni, tapi tidak sekalipun menemukan kejanggalan padanya. Dia tidak menghubungi atau bertemu dengan siapapun. Bahkan sampai mereka menyadap email dan telpon nya, tapi tidak ada apa-apa " ungkap Papi Arya.


" Jadi kemungkinan ada orang lain yang sudah mengincar kita? " Tanya Kevin.


** Hai readers, Kira-kira siapa ya yang telah menculik Kinar. Ikuti terus kelanjutan ceritanya ya, readers semua juga boleh memberikan kritik dan saran di kolom komentar.


Happy Reading.


Terima kasih.

__ADS_1


__ADS_2