
" Di tengah perjalanan, Bella mencoba melakukan bunuh diri dengan menusukkan pisau di tubuhnya. Sekarang dia sedang kritis dan di bawa ke rumah sakit". Jawab Papi Arya.
" Berani sekali dia mencoba bunuh diri setelah mencoba menyakiti Risa. Kamu tidak akan mati semudah itu sebelum merasakan pembalasan ku Bella" Geram Kevin.
" Orang tua Bella juga menghubungi papi dan meminta kita untuk memaafkan Bella. Mamanya syok saat tahu Bella di tangkap polisi karena kasus percobaan pembunuhan". Lanjut papi Arya.
" Mudah sekali mereka bilang buat memaafkan Bella, sementara aku dan Risa sudah kehilangan calon anak kami. Sampai kapanpun Kevin tidak akan pernah memaafkannya pi, Kevin mau dia di hukum seberat-beratnya " Ucap Kevin.
Kevin merasa sudah benci sekali dengan Bella. Pasalnya, bukan hanya dia kehilangan calon bayi tapi juga dokter memvonis Risa akan sulit mengandung lagi di masa depan karena kecelakaan itu.
** Flashback on**
" Ada apa dokter? apakah ada yang serius dengan keadaan istri saya? ". Tanya Kevin saat dia sampai di ruang kerja sangat dokter.
Kevin sudah merasakan feeling yang tidak enak saat dokter memanggilnya untuk membicarakan masalah yang serius tentang Risa.
" Begini pak, kami memang telah menyelamatkan nyawa istri bapak. Tapi ada hal lain yang perlu kami beritahukan tentang keadaan ibu Risa kepada Anda". Ucap dokter serius.
" Ada apa lagi dengan keadaan istri saya dok? " Tanya Kevin dengan raut wajah yang semakin khawatir.
" Karena kecelakaan itu, kandungan ibu Risa mengalami masalah. Dan mungkin di masa depan akan sulit untuk istri anda bisa hamil kembali". Jelas dokter.
__ADS_1
Bagai di hantam hati Kevin saat mendengar ucapan dari dokter, Risa di vonis akan sulit untuk mengandung lagi. Baginya mungkin ini bukan sebuah masalah yang serius dan masih bisa menerimanya, tapi bagaimana dengan Risa?. Dia pasti tidak akan sanggup untuk menerima kenyataan pahit ini.
Teringat kala itu saat mereka sudah beberapa bulan menikah tapi Risa tak kunjung hamil, Dia selalu stres memikirkan itu hingga jatuh sakit. Dia setiap hari meminta untuk cek kandungan dan melakukan progam bayi tabung, padahal dokter bilang kalau kandungan Risa baik-baik saja dan masih memungkinkan untuk hamil secara normal.
" Apakah tidak ada cara dok supaya Risa bisa hamil? bayi tabung mungkin? ". Tanya Kevin penuh harap.
" Walau melakukan program bayi tabung, kesempatan untuk berhasil hanya 10% pak". Jawab Dokter.
" Walau hanya 10%, tapi masih ada kemungkinan istri saya hamil kan dok? ". Kevin merasa ada secercah harapan walaupun itu kecil.
" Semua itu kuasa Tuhan pak, kami tim dokter hanya bisa mengusahakan. Sedangkan hasil akhirnya tetap Tuhan yang menentukan". Jelas Dokter.
**Flashback off**
Oleh sebab itu, rasa benci Kevin kepada Bella pun semakin bertambah pula. Dengan teganya dulu dia mencampakannya dan meninggalkannya, dan membuatnya menderita. Dan sekarang dia mencoba untuk menyakiti orang yang dia cinta dan berusaha menyingkirkannya. Kevin tak tahu lagi kata apa yang cocok untuk mendiskripsikan sosok Bella.
" Kamu tenang saja, papi juga tidak akan pernah memaafkan Bella hanya karena papi berteman dengan orang tua Bella". Ucap papi Arya yang membuyarkan lamunan Kevin.
" Terima kasih pi".
" Kalau begitu, papi ke bawah dulu. Kamu segera temui Risa dan temani dia"
__ADS_1
" Baik pi".
Setelah kepergian papi Arya, Kevin pun menuju ke kamarnya. Saat dia membuka pintu, dia melihat Risa yang sedang duduk bersandar di ranjang. Kevin pun segera mendekat dan duduk di samping Risa.
" Kenapa belum tidur sayang? ". Tanya Kevin.
"Aku kangen sama mas". Ucap Risa dengan memeluk Kevin.
Kevin yang melihat tingkah Risa pun merasa senang, pasalnya Risa sudah mulai kembali membaik walau masih dalam tahap pemulihan untuk kondisi psikisnya. Kevin pun membalas pelukan Risa dan mencium kening Risa dengan hangat.
" Mas juga kangeeen banget sama istri mas yang bawel ini" Ucap Kevin.
" Aku gak bawel mas". Protes Risa sambil memanyunkan bibir yang membuat Kevin semakin gemas.
" Kenapa manyun begitu? mau di cium" Goda Kevin.
" Iiih apaan sih mas" Ucap Risa sambil mencubit pinggang Kevin.
" Andaikan saja aku tidak kecelakaan, pasti sekarang kita sedang bahagia karena menanti calon buah hati kita". Ucap Risa sendu.
" Kenapa bicara begitu lagi sayang, semua sudah takdir dari yang maha kuasa. Mungkin Tuhan ingin kita lebih lama menikmati masa pengantin kita sayang". Kevin mencoba menghibur juga.
__ADS_1
" Iya juga sih, lagian aku masih bisa hamil lagi nanti kan mas". Ucap Risa bahagia tapi berhasil membuat hati kecil kevin seperti tertusuk.