Tante Cantik Calon Mamaku

Tante Cantik Calon Mamaku
Bab 89


__ADS_3

" Kenapa panas sekali, kamu mau melukai saya"


Plak....


Suara nyaring tamparan di pipi, Risa meringis menahan tangan sambil memegang pipi nya yang terasa panas karena tamparan dari Sonia barusan


" Apa yang kamu lakukan Sonia" Teriak Risa.


" Itu balasan karena kamu sudah menyuguhkan teh panas padaku" Ucap Sonia santai sambil menyedekap kan kedua tangan nya.


" Kau sudah tahu kalau itu panas, kenapa malah langsung kau minum" Risa tidak Terima di salah kan.


" Terserah saya mau menyalahkan siapa, lagian kau itu bawahan dari calon suami ku. Jadi nggak usah sok mau melawan ku, kamu nggak akan pernah menang lagi melawan ku" Sinis Sonia.


" Melawan mu? sejak kapan aku menganggap mu sebagai lawan? "


" Sejak kau menikah dengan pak Kevin dan kehidupan mu jadi lebih baik dari ku, apa kelebihan mu hingga pak Kevin memilihmu. Harusnya dia memilih ku karena aku lebih segala-galanya di bandingkan kamu" ucap Sonia dengan emosi.


Risa masih diam tidak percaya dengan ucapan Sonia yang di dengar nya, ternyata selama ini dia cemburu dengan kehidupan Risa.


" Tapi aku bersyukur sekarang karena tidak menikahi pak Kevin, perusahaan nya akan bangkrut dan kehidupan mu akan menjadi lebih buruk dari sebelum nya. Sedangkan aku akan menikahi seorang manager keuangan di perusahaan besar, kehidupan ku akan lebih terjamin di masa depan" Cibir Sonia.


" Walau hanya jadi sorang pelakor kan" Risa balas mencibir.


" Apa maksudmu?? " tanya Sonia dengan marah.


" Kau fikir aku tidak tahu kalau pak Roger sudah mempunyai istri dan anak" balas Risa yang membuat Sonia membelalak kan mata sejenak kemudian tertawa.


" Hahahahaha... Kenapa memang nya kalau dia sudah punya istri dan anak, lagian dia mencintai ku. Dan aku yakin jika aku mau dia bisa meninggalkan istrinya itu" Ucap Sonia dengan percaya diri.


Ternyata dia belum tahu bagaimana Roger bisa mendapatkan pekerjaan di sini dan memiliki jabatan yang cukup mentereng, itu semata-mata karena ayah mertuanya punya saham di sini. Bagaimana jadi nya kalau dia meninggal kan istrinya? sudah pasti dia akan kehilangan pekerjaan dan jabatan nya kurasa Roger tidak sebodoh itu untuk meninggal kan istri sah nya.

__ADS_1


" Jangan terlalu percaya diri Sonia, sebelum kau mendapatkan apa yang kau khayal kan itu segala nya bisa saja terjadi dan tidak sesuai dengan ekspektasi kamu" Risa mengunggingkan senyum menghina pada Sonia.


Dia tidak mau lagi bersikap baik pada orang yang berani menghina dan merendahkan nya. Tadi nya dia akan diam karena masih menganggap Sonia teman nya, tapi tindakan nya kali ini sudah sangat kelewatan. Dia bukan lagi Risa yang dulu, yang tidak punya kekuatan apa-apa. Sekarang dia adalah pewaris dari Narendra Corporation, tidak ada seorang pun yang bisa menginjak-injak harga dirinya.


" Aku yakin kalau Roger akan lebih memilih ku, dia sudah begitu memanjakan ku selama ini dan banyak menghabiskan waktu nya dengan ku dibanding dengan istri nya itu. Kalau aku mau, aku bisa meminta pada nya untuk memecatmu sekarang juga" Ucap Sonia.


" Sekali pelakor tetap pelakor, kau hanya di jadikan mainan oleh Pak Roger. Jika nanti dia sudah menemukan mainan baru, aku yakin cepat atau lambat dia akan meninggal kan mu" Balas Risa.


Sonia menjadi marah mendengar ucapan Risa, dia tidak menyangka jika Risa masih berani menghina nya. Dia mengayunkan tangan nya dan mencoba menampar Risa kembali, tapi belum sampai tangan nya menyentuh pipi Risa, Risa sudah lebih dulu menangkap tangan Sonia dengan erat.


" Lepasin tangan gue" teriak Sonia karena gagal menampar Risa.


"Kenapa, kau fikir aku bodoh bisa kau tampar untuk kedua kalinya" Ucap Risa.


Wajah Sonia memerah memendam amarah, tapi sesaat kemudian dia tersenyum ke arah Risa lalu menjatuhkan diri nya sendiri ke lantai. Awalnya Risa bingung kenapa Sonia melakukan itu, tapi saat mendengar ada seseorang yang datang dia jadi tahu maksud dari Sonia. Dia pasti ingin menjebak nya dengan mengatakan kalau dia yang telah mendorong Sonia ke lantai.


" Sonia... " Teriak Roger yang baru datang.


" Kamu tidak apa-apa kan? " Tanya Roger sambil membantu Sonia berdiri.


" Tangan ku sakit mas" Ucap Sonia dengan manja.


" Kurang ajar, siapa yang berani melakukan ini padamu aku akan... " Roger tidak melanjutkan kalimatnya saat melihat Risa yang berdiri di belakang nya.


Tadi karena Risa berdiri memunggungi nya jadi dia tidak tahu bahwa itu adalah Risa. Tapi saat dia berbalik, betapa terkejutnya Roger kalau ternyata yang di bilang Sonia karyawan itu Risa Bos barunya dan cucu dari pemilik perusahaan. Dan tunggu, tadi Sonia bilang Risa membawakan minuman untuk Sonia??.


" Akan apa pak Roger, kenapa tidak di lanjutkan kalimat nya? " Tanya Risa dengan tersenyum.


Tapi senyum itu berhasil membuat Roger bergidik ngeri.


" Ma... maafkan saya bu Risa. Saya tidak bermaksud... " Roger berucap dengan sedikit tergagap.

__ADS_1


" Sayang, sekarang juga kamu pecat dia dari sini. Aku tidak mau lagi melihat dia... "


" Diam... " Teriak Roger menghentikan Sonia yang sedang mengoceh.


Sonia tampak kaget melihat Roger membentak nya, pasal nya selama dia kenal dengan Roger dia selalu bersikap lemah lembut padanya. Dia tidak menyangka kalau dia bisa membentak nya. Apalagi di depan Risa, Sonia merasa harga dirinya sudah jatuh di depan Risa.


" Pak Roger, kekasih anda meminta anda untuk memecat saya barusan. Harus kah saya menyerahkan surat pengunduran diri saya sekarang juga ke HRD? " ucap Risa dengan nada memelas.


" Bagus kalau kamu sadar, cepat pergi dari kantor ini sekarang juga" Teriak Sonia merasa menang.


Tapi yang tidak dia tahu adalah wajah Roger yang sudah memucat seputih kertas mendengar ucapan Risa barusan. Secara tidak langsung Risa mengisyaratkan dirinya yang harus meninggalkan perusahaan secepat nya.


Plak...


Sonia memegang pipi nya yang terasa panas karena tamparan dari Roger.


" Apa yang kau lakukan sayang, kenapa kau malah menamparku? " Teriak Sonia.


" Aku menyuruh mu untuk diam, kau malah banyak bicara" Balas Roger.


" Maafkan saya bu Risa, ini salah saya" ucap Roger dengan takut.


" Ini pacar pak Roger? " tanya Risa.


" iya, aah bukan bu Risa. Dia teman saya" jawab Roger berbohong yang membuat Sonia terkejut.


" Ooh teman, tapi dia bilang padaku kalau dia itu calon suami anda pak Roger" Kata Risa.


" Bukan bu, mana mungkin saya memiliki calon istri lagi sedangkan saya sudah memiliki istri dan anak" Roger terpaksa berbohong pada Risa karena takut jika Risa mengadu pada ayah mertuanya.


" Dia juga bilang kalau anda bisa dengan mudah meninggalkan istri dan keluarga anda demi hidup bersama dengan nya" Risa semakin memanas-manasi Sonia yang sudah memerah wajah nya karena menahan malu.Pasal nya Roger membantah semua yang sudah dia ucapkan pada Risa tadi.

__ADS_1


__ADS_2