
" Siapa yang udah tega buat ngerencanain hal kayak gitu Ris? " Tanya Salsa dengan menggebu.
" Bella sama Rena" Jawab Risa.
" Siapa Bella? " Tanya Salsa lagi.
"Mantan pacar Kevin".
" Pasti Kevin sudah nolak dia karena udah punya kamu, makanya dia dendam sama kamu. Iya kan? " Tebak Salsa.
" Iya benar" Jawab Risa sambil menghela nafas panjang.
" Udah di laporin ke polisi? "
" Bella udah di tahan, tapi Rena belum".
" Kenapa belum di tangkap juga tu si Rena, gue udah feeling kalau dia itu bukan orang baik dan penuh dengan kejahatan".
" Polisi nggak ada bukti tentang keterlibatan Rena, makanya gak di tahan" Jawab Risa.
" Tenang aja Ris, kejahatan pasti akan tetap kecium juga walau dia pandai nyembunyiin. Gue sama yang lain akan bantuin sebisa mungkin cari bukti" Ucap Salsa menggebu-gebu.
" Makasih ya Sa, elo emang sahabat terbaik gue" Ucap Risa sambil memeluk Salsa.
" Iya, walaupun elo suka lupa sama temen kalau lagi ada musibah gini" Sinis Salsa.
" Maaf deh, gue juga butuh waktu buat nenangin diri" Kata Risa.
__ADS_1
" Elo yang sabar ya" Hibur Salsa.
Salsa pun memeluk Risa dengan erat dan menepuk punggung Risa dengan pelan. Risa hanya terisak pelan mengingat kejadian kecelakaan itu.
" Eh ada nak Salsa, apa kabar nak" Ucap mama Sinta yang datang dari arah belakang bersama Kinar.
" Tante Salsa... " Ucap Kinar dengan ceria.
" Hai Kinar cantik, tante tinggal di sini juga sekarang? " Tanya Salsa sambil mencubit Pipi Kinar.
" Iya nak, buat nemenin Risa di rumah biar gak bosen" Ucap Mama Sinta sambil mencium pipi Salsa.
" Bener juga sih tan, aku sih pengen juga nemenin Risa. Tapi apalah daya saya hanya seorang karyawan biasa yang gak bisa sesuka hati minta cuti" Gurau Salsa yang membuat Risa dan mama Sinta tertawa.
" Udah waktunya makan siang nih, ikutan makan bareng yuk" Ajak mama Sinta.
" Yaudah yuk, makan sekarang". Ajak mama Sinta.
Mereka pun berjalan menuju ke ruang makan dan menikmati makan siang mereka dengan bercanda gurau.
" Waah makasih banget ya tante, saya puas banget sama makanannya. Emang beda ya kalau Sultan mah" Ucap Salsa.
" Tante Salsa boleh kok di sini juga buat nemenin mama juga sama nemenin Kinar main " Ucap Kinar dengan polosnya.
" Woow tawaran yang sangat menggiurkan sayang, tapi tante takut betah tinggal di sini terus gak mau pulang-pulang" Jawab Salsa.
Mama Sinta dan Risa pun tertawa mendengar penuturan Salsa.
__ADS_1
" Eeh ada tamu tertanya" Ucap Kevin yang tiba-tiba datang dari ruang tamu.
" Papaaaa" Teriak Kinar sambil memeluk papanya.
" Mas udah pulang" Risa pun segera mendekat ke Kevin dan mencium tangannya dan di balas kecupan ringan di kepala Risa.
" Iya sayang, udah selesai tadi meetingnya" Jawab Kevin.
" Udah makan belum mas? " Tanya Kinar.
" Iya vin, ayo ikut makan siang bareng" Usul mama Sinta.
" Kevin udah makan tadi sama klien ma, Salsa udah lama di sini? " Tanya Kevin sambil menoleh ke arah Salsa.
" Iya Pak, udah lumayan lama" Jawab Salsa sopan.
" Sering-sering aja main ke sini Sa, buat nemenin Risa di rumah" Ucap Kevin sambil duduk di meja makan.
" Maunya sih gitu pak, tapi apa daya saya hanya karyawan biasa. Jadi gak bisa sering-sering izin" Kata Salsa sambil menggelengkan kepalanya.
" Kan bisa minta izin, nanti biar saya yang suruh sekertaris saya buat minta izin ke HRD kamu" Usul Kevin.
" Nanti di kira saya makan gaji buta pak karena deket dengan istri bos" Jawab Salsa.
" Yasudah kalau begitu saya ke atas dulu ya Sa, mau mandi dulu" Ucap Kevin segera berlalu ke atas di ikuti oleh Risa di belakangnya.
" Sayang, Tadi mas ketemu sama Rena" Ucap Kevin saat mereka sampai di kamar.
__ADS_1