Tante Cantik Calon Mamaku

Tante Cantik Calon Mamaku
Bab 38


__ADS_3

Untuk semua pembaca, maafkan author karena lama tidak update bab baru ya. Di karenakan ada sedikit masalah, jadi author belum sempat untuk mengetik bab baru. Terima kasih atas kesediaannya untuk terus membaca cerita author.


*


*


Pagi hari, Kevin mengajak Risa untuk berjalan-jalan ke pantai menikmati sunrise sekalian sarapan juga. Risa begitu antusias saat tahu kevin membawanya ke tempat yang begitu indah.


" Waah mas, indah sekali tempatnya". Teriak Risa sambil berlari kecil di tepi pantai.


" Sayang, jangan lari-lari seperti itu. Nanti kamu bisa jatuh". Ucap Kevin khawatir, lalu menarik tangan Risa agar berjalan di sampingnya.


Dengan berpegangan tangan, Kevin dan Risa berjalan di atas pasir putih sambil menikmati suasana pagi dan deburan ombak yang menerpa kaki mereka.


" Terima kasih ya mas". Ucap Risa sambil menatap lekat wajah tampan suaminya itu. Mendengar ucapan Risa, kevin pun menoleh dan balas menatapnya.


" Terima kasih untuk apa sayang? ". Tanya Kevin sambil mengerutkan dahi.


" Terima kasih karena telah memilihku yang jauh dari kata sempurna ini untuk menjadi istrimu". Jawab Risa.


Kevin pun tersenyum dan mencium dahi Risa kemudian menariknya ke dalam pelukannya.


" Harusnya mas yang berterima kasih karena kamu sudah mau menerima mas yang seorang duda beranak satu ini menjadi suamimu. Mas juga yang merasa beruntung karena mendapatkan istri sekaligus mama yang baik untuk Kinar dan tulus menerima kami tanpa memandang apa yang mas miliki. Terima kasih sayang". Ucap tulus Kevin.


Saat keduanya sedang menikmati pelukan mereka, Tiba-tiba suara perut Risa yang keroncongan membuat keduanya tertawa bersama.


" Kenapa gak bilang kalau sudah lapar". kata Kevin sambil mencubit hidung Risa.


" Hehehe... Perutku memang tidak bisa di ajak kompromi. Padahal kita sedang romantis tadi, tapi malah bunyi di situasi seperti ini. Benar-benar merusak moment". Ucap Risa sambil mengerucutkan bibir lalu di balas gelak tawa oleh Kevin.

__ADS_1


" Kalau begitu ayo kita cari makan dulu, agar perutmu itu tidak lagi mengganggu keromantisan kita". Kevin dan Risa pun mencari resto terdekat untuk sarapan mereka.


" Hari ini kita mau ke mana lagi mas? ". Tanya Risa di sela makan mereka.


" Mas ada janji bertemu dengan klien sebentar, kamu mau kan menemani mas nanti? ". Tanya Kevin sambil memandang Risa.


" Tapi kan mas mau bicarain masalah kerjaan, nanti kalau aku gak nyambung sama pembicaraan mas dengan klien bagaimana?. Aku gak mau membuat mas malu". Jawab Risa dengan lesu.


" Kamu itu pinter Risa, mas yakin kalau kamu akan cepat beradaptasi dengan lingkungan mas ini. Lagian klien mas ini juga teman lama mas sewaktu kuliah dulu, jadi gak akan terlalu formal". Kevin mencoba meyakinkan Risa.


" Hemmm baiklah kalau begitu, aku akan ikut mas". Risa pun akhirnya menyetujui karena tidak mau membuat Kevin kecewa.


" Terimakasih ya sayang". Ucap Kevin dan hanya di balas anggukan oleh Risa.


Setelah selesai sarapan, mereka berdua berjalan-jalan lagi sebentar di pantai sebelum akhirnya kembali ke kamar untuk bersiap-siap bertemu dengan klien Kevin.


*


" Kenapa sayang? ".


" Mas, aku gak bawa baju formal buat ketemu sama klien mas". Jawab Risa dengan wajah sendu.


" Kalau masalah baju kamu tenang saja sayang, sekarang coba kamu buka kotak yang ada di atas ranjang itu". Ucap Kevin sambil menunjuk sebuah kotak berwarna emas yang ada di ranjang.


Risa pun berjalan ke arah ranjang dan mengambil kotak itu lalu membukanya. Betapa terkejutnya Risa saat tahu isi dari kotak tersebut.


" Mas, ini beneran buat aku? ". Tanya Risa sambil melihat Kevin dengan raut wajah bingung.


" Iya sayang, itu buat kamu". Jawab Kevin.

__ADS_1


Risa pun mengeluarkan isi dari kotak itu yang ternyata adalah sebuah dress berwarna navy dengan hiasan kristal yang begitu cantik. Serta sepasang high heels yang begitu serasi dengan dress yang di pegangnnya.


" Bagaimana sayang, apakah kamu suka? ". Tanya Kevin.


" Tentu saja mas, ini cantik sekali. Sudah pasti aku menyukai nya". Jawab Risa dengan senang.


" Kalau begitu tunggu apa lagi, cepat pakai itu". Ucap Kevin.


" Terima kasih ya mas". Risa mengecup sekilas pipi Kevin lalu berlari ke ruang ganti untuk mengganti bajunya dan bersiap-siap.


Lima belas menit kemudian, Risa keluar dengan dress yang di berikan Kevin. Rambutnya di biarkan terurai dengan riasan tipis tapi tetap memancarkan kecantikannya. Risa melihat Kevin sudah siap dengan kemeja dan jas yang senada dengan dress yang dia kenakan. Kevin tersenyum melihat penampilan istrinya yang begitu memukau. Meski tidak memakai riasa yang menor, tapi tetap terlihat cantik dan elegant.


" Kapan mas menyiapkan baju kita ini? ". Tanya Risa saat sampai di depan Kevin.


" Tadi waktu kita di pantai, mas menghubungi manager hotel untuk menyiapkan pakaian untuk mu dan juga untuk mas". Jawab Kevin.


" Yaudah yuk kita berangkat, takutnya teman mas nungguin di sana kan gak enak". Ajak Kevin.


Mereka berdua pun berangkat menuju tempat yang sudah di janjikan oleh teman Kevin.


***


Sesampainya mereka di resto, Kevin nampak celingukan mencari keberadaan temannya yang katanya sudah sampai di sana.


" Hai Vin, di sini". Teriak seseorang dari arah kiri mereka.


Kevin dan Risa pun berjalan menghampiri teman nya itu. Saat berada di dekat mereka, betapa terkejutnya Kevin dan Risa saat tahu siapa wanita yang berada di sebelah temannya itu.


" Bella.... ". Seru Kevin dan Risa bersamaan.

__ADS_1


__ADS_2