Tante Cantik Calon Mamaku

Tante Cantik Calon Mamaku
Bab 62


__ADS_3

Hari ini adalah hari di mana Risa dan semua keluarga berangkat ke Bali untuk berlibur. Kinar adalah orang yang paling antusias dan bersemangat. Ini adalah liburan pertamanya dengan keluarga yang utuh.


Setelah beberapa jam perjalanan dengan pesawat, kini mereka telah tiba di hotel milik Risa. Mama Sinta terlihat begitu terkejut melihat betapa mewahnya hotel Risa ini.


" Waaah Ris, hotelnya bagus banget" Puji mama Sinta.


" Iya ma, Risa juga nggak nyangka sekarang jadi pemilik sebuah hotel. Makasih ya mi, pi, buat kadonya yang luar biasa ini" Ucap Risa pada mami dan papi Arya.


" Iya Ris sama-sama" jawab mami dan papi Arya bersamaan.


" Terima kasih banyak ya jeng, karena sudah begitu menyayangi Risa sampai seperti ini" Kata mama Sinta dengan tulus sambil memeluk mami Ratna.


" Sama-sama jeng, Risa juga anak kami sejak menikah dengan Kevin. Jadi sudah seharusnya kami menyayangi nya juga seperti kami menyayangi Kevin" Balas mami Ratna.


" Oma sama Nenek kayak anak kecil, peluk-pelukan terus pake nangis segala lagi" Celotehan Kinar dengan polosnya yang di sambut tawa oleh semuanya.


Setelah masuk ke kamar masing-masing, Kini mereka beristirahat sebentar untuk mengisi energinya sebelum kembali berkeliling nanti. Risa dan Kevin juga tampak berbaring di ranjang setelah sebelumnya membersihkan diri.


" Mas beneran gak papa ninggalin perusahaan lagi? " Tanya Risa dengan bersandar di pundak Kevin.


" Tidak papa sayang, kan mas masih bisa memantau dari sini" Jawab Kevin sambil mengelus rambut Risa.


" Makasih ya mas, udah ngeluangin waktu untuk menemani kami berlibur"

__ADS_1


" Sudah seharusnya sayang, ini liburan pertama kita dengan anggota lengkap. Jadi mas gak mungkin menyia-nyia kan kesempatan bagus ini. Kita anggap saja sebagai honeymoon kedua kita" Ucap Kevin sambil mengerlingkan sebelah matanya.


Risa membalasnya dengan sebuah cubitan kecil dipinggang Kevin yang membuatnya meringis kesakitan.


" Sekarang istirahat lah sebentar, nanti sore kita pergi jalan-jalan"


" Baiklah " Jawab Risa, lalu ikut merebahkan diri di samping Kevin.


**


Sore hari seperti rencana awal, mereka semua pergi menikmati senja di pantai, Risa dan Kinar sedang bermain pasir di bibir pantai. Sedangkan Kevin, mami, papi dan juga mama Sinta memilih duduk di kursi yang di sediakan di sana. Mata mereka terus fokus melihat Risa dan Kinar yang sedang bermain dengan bahagia.


" Kinar sekarang jadi lebih ceria ya Vin, gak kayak dulu" Ucap mami Ratna memecah keheningan.


" Ini semua berkat kehadiran Risa, yang bisa membawa kebahagiaan untuk keluarga kita" Lanjut mama Ratna.


" Syukurlah kalau Risa bisa membuat Kinar kembali ceria, Sejak kenal dengan Kinar, Risa juga jadi berubah lebih keibuan dan bertanggung jawab" Tukas mama Sinta.


" Semua sudah ada jalan nya masing-masing. Risa menjadi lentera kehidupan untuk Kevin dan Kinar agar kehidupan mereka menjadi sempurna" Ucap papi Arya dan di angguki setuju oleh semuanya.


Mereka pun kembali asyik dengan obrolan mereka sendiri, Kevin dengan papi Arya tentang pekerjaan. Dan mami Ratna serta mama Sinta sibuk membicarakan tentang halal yang berbau perempuan. Sementara Risa dan Kinar masih asyik dengan permainan pasir mereka.


Hingga tak terasa malam pun tiba, setelah menunaikan sholat maghrib bersama mereka pun ke restoran untuk makan malam bersama. Mereka memilih restoran seafood yang terkenal di Bali untuk kuliner malam pertama mereka.

__ADS_1


Setelah memesan menu makanan, mereka berbincang-bincang dan kadang mendengarkan Kinar yang bercerita tentang permainan nya tadi dengan Risa. Suasana kekeluargaan begitu terasa hangat kalau sedang berkumpul bersama seperti ini.


" Aku ke toilet sebentar ya" Pamit Risa.


" Mau aku temenin sayang? " Tanya Kevin.


" Gak usah mas, cuma sebentar aja kok. Mas lanjutin aja dulu makannya" Jawab Risa sambil berlalu menuju ke kamar mandi.


Sepuluh menit kemudian, Risa keluar dari kamar mandi. Dia berjalan di lorong depan kamar mandi dengan sibuk meletakkan HP nya ke dalam tas, hingga tanpa sengaja menabrak seseorang.


**Bruugghh....


" Maaf mas, tadi saya gak lihat kalau ada mas di depan" Ucap Risa meminta maaf sambil membungkukkan badan tanpa melihat wajah di pria di depannya.


" Iya mbak nggak papa, tadi saya juga meleng jalannya" Jawab lelaki itu yang membuat tubuh Risa seketika membeku.


Bukan masalah ucapan lelaki itu, tetapi suara pria itu mirip seperti orang yang dia kenal. Risa pun perlahan mendongakkan kepala dan mencoba memberanikan diri melihat wajah pria di depannya.


" Kamu.... "


" Elo... "


Ucap mereka berdua hampir bersamaan.

__ADS_1


__ADS_2