Tante Cantik Calon Mamaku

Tante Cantik Calon Mamaku
Bab 63


__ADS_3

" Kamu.... "


" Elo... "


Ucap mereka berdua hampir bersamaan. Risa begitu terkejut saat tahu bahwa pria yang ada di depannya itu adalah Toni, mantan pacarnya.


" Ngapain kamu di sini? " Tanya Risa dengan sinis.


" Apa ada larangan kalau gue gak boleh berada di sini? Tentu saja saya makan di sini, emang mau ngapain lagi gue di restoran kalau gak makan.Emangnya elo doang yang punya duit dan bisa makan di tempat mewah ini? " Kata Toni meremehkan.


"Gak jelas banget sih" Ucap Risa sambil berusaha berlalu meninggalkan Toni. Dia merasa sudah tidak ada gunanya lagi berbicara panjang lebar dengan nya karena hubungan mereka juga sudah lama berakhir.


Tapi belum sempat dia berjalan jauh, tangannya sudah di cekal oleh Toni. Hingga dia terpaksa harus berhenti dan menoleh ke arah nya.


" Lepaskan tangan gue" Kata Risa sambil melepaskan tangannya dari cengkraman Toni.


Tapi bukannya melepaskan, Toni malah semakin erat memegang tangan Risa hingga membuat dia meringis kesakitan.


" Sakit, lepasin tangan gue atau gue bakalan teriak" Ancam Risa lagi dengan suara lantang. Toni pun akhirnya melepaskan tangannya dari Risa dan tersenyum jahat sambil memandang Risa.


" Gue lepasin elo bukan karena takut sama ancaman lo, tapi masih ada banyak waktu buat gue ketemu sama elo lagi. Sampai jumpa di lain waktu" Toni pun pergi meninggalkan Risa yang masih berdiri mematung di tempat.


" Apa maksudnya Toni tadi? " gumam Risa masih berfikir dengan perkataan Toni tadi.


Risa pun memilih berlalu dan melupakan kejadian pertemuannya tadi dengan Toni, dan kembali duduk di meja nya.

__ADS_1


" Kenapa lama banget sayang? " Tanya Kevin saat Risa baru duduk di sebelah nya.


" Eeh tadi antri mas di kamar mandi" Jawab Risa.


Risa pun masih terlihat celingukan mencari keberadaan Toni, dia masih penasaran apakah Toni benar sedang makan di sini. Kevin yang melihat gelagat aneh dari Risa pun segera bertanya lagi.


" Kamu lagi cari siapa sayang? " Ucap Kevin sambil memegang pundak Risa.


" Enggak cari siapa-siapa mas" Jawab Risa berusaha tenang.


Setelah makan, mereka pun memutuskan untuk balik ke Hotel karena Kinar sudah ngantuk akibat kelelahan setelah bermain tadi. Setelah mengantar kan Kinar ke kamar, Risa dan Kevin pun balik ke kamar mereka sendiri.


Setelah membersihkan diri, Risa menghampiri Kevin yang sedang duduk di sofa sambil membuka laptop nya.


" Ada kerjaan mas? " Tanya Risa.


" Yaudah kalau gitu aku tidur duluan ya mas" Ucap Risa lalu menuju ke atas ranjang dan merebahkan diri di sana.


Saat terbangun di pagi hari, dia sudah berada di pelukan Kevin. Entah jam berapa semalam Kevin menyusulnya karena Risa telah tidur terlebih dahulu, dan mungkin karena kelelahan, dia tidak terbangun sama sekali semalam.


" Hemmm kamu sudah bangun sayang" Tanya Kevin saat merasa ada pergerakan dari Risa.


" Iya mas" Jawab Risa sambil berusaha untuk duduk.


Tapi belum sempat dia bangun, tangan Kevin sudah menariknya kembali ke dalam pelukannya.

__ADS_1


" Jangan pergi dulu sayang" Ucap Kevin semakin mengeratkan pelukannya.


" Udah pagi mas, nanti Kinar nyariin kita" Kata Risa.


" Kinar semalam kecapek'an juga, mungkin sekarang dia masih tertidur".


" Hemm baiklah" Risa mengalah pada akhirnya.


Karena masih kelelahan, Kevin dan Risa pun kembali terlelap hingga terdengar ketukan di pintu yang menyadarkan mereka.


*Tok... Tok.. Tok..


Risa dan Kevin pun segera membuka mata dan melihat jam di dinding menunjukkan pukul 07.30 pagi.


" Kita kesiangan mas" Ucap Risa sambil bangun dan menuju pintu untuk melihat siapa yang mengetuk pintu.


**Ceklek...


" Morning ma" Sapa Kinar saat Risa baru membuka pintu.


" Morning sayang, ayuk masuk" Kinar pun berlari masuk saat Risa membukakan pintu kamar dan menghampiri Kevin yang masih duduk di ranjang.


" Morning papa" Sapa Kinar juga pada papa nya.


" Morning princess nya papa" Jawab Kevin sambil mencium pipi Kinar.

__ADS_1


" Gak usah cium-cium papa, papa masih bauk " Ucap Kinar lalu menutup hidung dengan tangannya yang membuat Kevin dan Risa tertawa.


__ADS_2