
" Yasudah sekarang yuk tidur".
" Apa...!!??? ".
Risa tersentak kaget hingga refleks menjauhkan diri dari kevin. Sementara kevin yang melihat reaksi Risa segera meralat kalimatnya.
" Kita istirahat sayang, kamu pasti capek banget".
"Iya mas ".
Dengan ragu-ragu, Risa akhirnya membaringkan tubuhnya diatas ranjang. Menarik selimut hingga menutupi seluruh tubuhnya. Kevin mendekat lalu duduk di ranjang samping Risa, mengelus kepalanya lalu mencium dahi Risa sejenak.
" Kamu istirahatlah dulu, mas ada sedikit pekerjaan yang harus di selesaikan. Kamu gak papa kan? ".
" Kenapa masih kerja? mas gak capek. Emang gak bisa jika di kerjakan besok saja? ". Kata Risa sambil melihat wajah lelah Kevin.
" Gak papa sayang, cuma sebentar kok. paling lama satu jam". Jawab kevin menampilkan senyum di wajahnya.
" kalau begitu aku temani". Risa lalu beranjak duduk dari pembaringan nya.
" Gak usah sayang, kamu pasti capek. kamu istirahat saja dulu ".
" Gak, pokoknya aku mau temenin mas".
Kevin tak bisa lagi menolak keinginan istrinya itu.
"Yasudah, mas kerjakan di sini. kamu boleh temani mas sambil baringan". Lalu kevin berjalan ke arah sofa, mengambil laptop dan duduk bersandar di sandaran ranjang.
Sementara Risa tiduran di samping kevin sambil memainkan gawainya. Membalas pesan dari sahabat-sahabatnya yang belum sempat dia jawab.
📩 Kenapa belum tidur Ris? ngapain aja lo?.
Sebuah pesan masuk dari Salasa. Risa pun segera membaca pesan dari sahabatnya itu yang berada di hotel yang sama dengan dirinya. Dia memang menyuruh Salsa untuk menginap saja di hotel karena khawatir jika melihatnya pulang sendirian pada tengah malam seperti ini.
📨 Lagi nemenin mas kevin nyelesaiin pekerjaan bentar.
📩 Ngerjain pekerjaan atau lagi ngerjain elo?.
Goda salsa.
📨 Lagi ngerjain pekerjaan beneran Salsa adriana putri.
📩 Halah, bohong banget kamu ris. Atau baru selesai ngerjain sesuatu?.
Karena merasa gerah dengan tuduhan sahabatnya itu, Risa akhirnya mengambil foto selfie dirinya dengan kevin di sebelahnya yang sedang duduk sembari fokus pada laptop di pangkuannya.
📩 Yaelah, pengantin baru masak di tinggal kerja sih.
__ADS_1
📨 Lah emang kenapa kalau di tinggal kerja.
📩 Dia gak tertarik mungkin sama elo.
📨 Ngawur aja lo Sa, kalau mas Kevin gak tertarik sama aku, gak mungkin dia Nikahin aku.
📩 Ya siapa tahu, mana ada pengantin baru yang dianggurin di malam pertama.
📨 Elo sendiri ngapain jam segini belum tidur?.
📩 Lagi ngedit foto buat share di sosmed. Sayang banget kan kalau udah dandan cantik tapi gak di pamerin.
📩 Siapa tahu nanti kenalan baru aku itu tambah kesemsem lihat foto aku yang cantik badai.
📨 Kenalan baru? Siapa Sa. Ko lo gak cerita sih sama gue.
📩 Temennya pak kevin mungkin. Tadi kita kenalan waktu di acara resepsi elo.
📨 Pantesan aja lo ngilang mulu tadi.
📩 Mumpung ada kesempatan.
Risa sudah merasakan matanya begitu berat, tanpa di sadari dia pun tertidur dengan masih memegang ponselnya.
***
Beberapa saat kemudian, kevin menutup laptopnya dan meregangkan ototnya yang pegal. Di tengok nya sang istri yang sudah terlelap. Ia memandang wajah Risa sambil menyingkirkan anak rambut yang menutupi wajahnya.
.
.
.
Pagi hari, Risa terbangun karena merasa ada sesuatu yang berat menimpa perutnya. Setelah dia lihat, ternyata tangan kevin yang melingkar di perutnya. Di pandangi nya wajah tampan milik sang suami.
Risa membelai lembut pipi Kevin, hingga membuatnya terbangun dari tidurnya.
" kamu sudah bangun sayang? ". Ucap kevin sambil mengucek matanya yang masih mengantuk.
" Aku mengganggu tidurmu ya mas? maaf ya". Ucap Risa merasa bersalah.
" Gak papa sayang, jam berapa sekarang".
" Udah jam lima pagi mas, Kita sholat subuh dulu yuk".
Risa kemudian bangkit menuju ke kamar mandi untuk bersih-bersih sekalian wudhu. Saat keluar kamar mandi, terlihat kevin sudah duduk dan meminum segelas air putih yang berada di atas meja kecil.
__ADS_1
Setelah sholat berjamaah, kevin segera berganti pakaian untuk berolahraga. Sudah menjadi kebiasaan nya jika setiap pagi dia menyempatkan waktu untuk olahraga.
" kamu mau ikut ke bawah gak sayang? ". Tawar kevin.
" Hemm nggak mas, aku di kamar saja. Aku masih ngantuk, mau tidur bentar lagi". Jawab Risa.
"Yasudah, nanti kamu jam 07.00 turun ke bawah buat sarapan bareng-bareng ya. Mas langsung tunggu di sana".
" Iya mas".
Sepertinya kevin untuk berolahraga, Dirinya kembali merebahkan tubuh di ranjang. Tapi bukan untuk tidur, melainkan membuka aplikasi gambar kamera berwarna pink untuk mengunggah Foto-foto pernikahan nya kemarin.
Sudah banyak postingan yang menandai dirinya di sana dengan foto bersama yang di ambil saat acara tadi malam. Dia memberikan Love dan juga ucapan Terima kasih di postingan mereka.
Tak terasa jam sudah menunjukkan angka Tujuh, Dia pun bergegas turun untuk sarapan. Di sana sudah ada keluarganya dan keluarga mertuanya.
Risa pun bergabung di meja yang sudah ada mama, kedua mertua dan juga kevin tentunya. Setelah sebelumnya mencium pipi mama dan juga mami mertuanya.
" Makan yang banyak Risa, supaya cepat bisa dapat momongan". Ucap sang mama.
" Iya, jeng Sinta bener banget. Udah gak sabar pengen gendong cucu dari kalian nih". Imbuh mami mertuanya.
Risa hanya bengong sambil berfikir, apa hubungannya makan banyak sama cepat punya anak. mama itu ada-ada saja deh. Tapi dia tetap tersenyum menanggapi ucapan kedua ibunya itu.
Sementara kevin hanya diam saja seolah tak mendengar ucapan para perempuan itu.
" Mami nih ada-ada saja, biarkan mereka berdua menikmati masa-masa pacaran dulu. Mereka kan belum sempat buat pacaran kemarin karena langsung menikah". ucap papa Arya.
" Kan bisa nanti setelah punya anak pacaran lagi pa ". Kata mami Ratna lagi.
" Kalau sudah punya anak ya pasti sibuk ngurusin anaknya lah mi. mami ini gimana sih". jelas papa Arya.
" Kan ada kita yang jagain, ya nggak jeng Ratna? ". Mama Sinta tak mau ketinggalan menyuarakan pendapat nya.
Risa hanya diam mendengar perdebatan pagi ini. Mamanya itu memang juaranya kalau soal kompor mengompori
" Iya ma, kami tidak akan menunda untuk punya momongan. Biar semua berjalan sesuai ketentuan yang di atas saja". Kali kevin yang menyuarakan pendapat nya.
" Tapi kamu juga harus usaha vin, biar cepat ngasih kita cucu". Balas mami Ratna.
" Sudah lah mi, gak usah terlalu di paksakan. Nanti mereka malah tertekan, dan malah sulit untuk mendapatkan keturunan. Biarkan mereka bersenang-senang dulu menikmati bulan madu mereka". Kedua ibu-ibu itu langsung diam ketika mendengar ucapan dari papa Arya.
" Risa, ini hadiah buat kalian berdua". Ucap papa Arya sambil menyerah kan sebuah amplop putih padaku.
" Apa ini pa ? ". Tanyaku heran.
" Silahkan buka sendiri dan lihatlah isinya".
__ADS_1
Aku pun membuka pelan amplop itu dan mengeluarkan empat lembar kertas dari dalamnya.
" Tiket ke Baliii.....!!!!?? ".