
Hari ini seharus nya menjadi hari yang paling di nanti oleh Sean. karena tepat pada jam ini wanita suruhan Sean akan menayangkan Video Dimas yang sedang bersama seorang wanita di sebuah club malam.
Namun bukan nya kabar gembira yang Sean dapat,dua orang polisi dan pengacara nya malah datang menjemput nya untuk di bawa ke pengadilan.
"loh.. apa apaan ini? hukuman ku kan sudah di tambah, untuk apa lagi aku di sidang?"
ucap Sean memberontak.
"lihat saja nanti..!" tegas pak polisi bertubuh kekar itu.
...********...
Setiba nya di pengadilan, Sean sangat terkejut melihat keluarga korban pemerkosaan nya dulu duduk berjajar di kursi penuntut.
yang lebih membuat nya terkejut polisi menyuruh Sean duduk di kursi terdakwa.
"apa yang sebenar nya terjadi? bukan nya mereka tidak akan bisa menuntutku lagi? siapa yang membuka kasus ini kembali?" gumam Sean menerka nerka.
Lima menit kemudian, masuk lah orang yang ada di balik terbuka nya kembali kasus ini yang tak lain adalah Dimas dan Vino yang di dampingi pengacara handal untuk membantu keluarga korban.
"Dimas?!"
Sean benar benar tak habis pikir, kenapa Dimas malah merepotkan diri untuk membuka kembali kasus ini.
"apa yang dia lakukan?
kau berusaha menghancurkan ku Dimas? lihat saja,saat Video itu beredar kau takkan bisa lagi merasakan kebahagiaan seumur hidup mu!!"
rutuk Sean geram. ia merasa kali ini akan menang dari Dimas, ya hanya tinggal menunggu waktu sampai Video itu tersiar di stasiun televisi.
Namun baru saja membayangkan indah nya kehancuran Dimas, Sean di buat terkejut sekali lagi dengan kemunculan wanita suruhan nya itu di pengadilan.
Zey, ya wanita yang selama ini mendatangi Sean tak lain adalah Zey. mereka berdua sengaja mengorbankan diri agar rencana Sean berjalan mulus tanpa ada nya kecurigaan dari Dimas.
Zey tersenyum jengah ke arah Sean,lalu ia duduk tepat di sebelah Vino dan Dimas.
"semoga kita memenangkan kasus ini"
ucap nya sambil tersenyum lebar.
Zey,adalah CJ yang selama ini membantu Dimas dan Vino. ia sengaja berpura pura menjadi tangan kanan nya Sean agar bisa membantu Dimas dan Vino menjerumuskan Sean.
Mari kita bahas bagaimana Zey bisa bekerja sama dengan Dimas dan Vino.
di hari foto nya dan Dimas tersebar luas ke media, ia merasa sangat bersalah terhadap Fani.
karena walau dia sempat tergiur akan ketampanan Dimas, dia tetap sadar dan memegang teguh prinsip nya agar tak menjadi derita bagi wanita lain.
Dan saat semua publik menghujat nya habis habisan, Sean menyuruh nya untuk berhenti dari layar kaca agar suasana tak memanas.
para staff dari agensi nya pun tak berani berhubungan lagi dengan Zey demi menjaga popularitas nya sebagai stasiun besar.
maka dari itu manajer Zey pun langsung memecat nya saat itu.
Karena merasa semua itu tak adil, Zey menemui Sean di penjara dan menanyakan untuk apa dia membeberkan masalalu Zey.
Sean mengatakan agar Zey fokus pada rencana nya saja, karena waktu itu Zey juga di pecat dari perusahaan Dimas. jadi kecil kemungkinan untuk menjalankan rencana lagi di saat skandal mereka sedang beredar luas.
__ADS_1
maka dari itu Sean meminta pada manajer agar memecat Zey, dan mulai merencanakan jalan pintas untuk kehancuran Dimas.
Zey pun menyetujui kesepakatan dari Sean.
ia juga tak tau lagi harus melakukan apa untuk hidup nya karena karir nya amblas.
Di sisi lain, setelah terjadi nya penculikan Fani.
Dimas menyusun rencana, lalu Vino mengusulkan agar meminta bantuan Zey. karena ia tau kalau waktu itu Zey dan Sean bekerja sama,jadi pasti sedikit banyak nya Sean akan percaya jika Zey yang mengorek informasi nya.
"untuk menangkap hewan buas, sering kali berhasil dengan memancing kawanan nya"
begitu ucap Vino waktu itu.
Dari situ lah Zey dan Vino sering bertemu untuk membahas rencana mereka, ini semua dilakukan sebagai permintaan maaf Zey kepada Fani karena telah membuat rumah tangga nya terguncang.
...-...
...-...
Perdebatan antar pengacara pun berlangsung sengit. pengacara Sean tampak nya sudah biasa mengatasi kasus kasus Sean sebelum nya.
namun dari pihak korban pun sangat banyak bukti dan saksi yang kuat karena di bantu Dimas.
Hakim ketua: "saudara terdakwa, apa benar di saat kejadian anda dan 8 orang teman anda memukuli korban sebelum akhir nya korban di perkosa secara brutal?"
"saya tidak melakukan nya yang mulia, bukankah tertulis di keterangan itu bahwa saya tidak terlibat" Sean menunjuk berkas yang di pegang Hakim ketua, yang mana itu adalah berkas kesaksian nya di pengadilan bertahun tahun yang lalu.
"tapi dari hasil pemeriksaan, korban mengalami luka parah di bagian kepala dan ******** nya.
"kami sudah memeriksa nya yang mulia. dan dari yang kami ketahui korban memanipulasi hasil pemeriksaan untuk menjerumuskan tuan Sean"
imbuh pengacara nya Sean.
"memanipulasi?? lalu apakah keadaan nya sekarang hanya rekayasa?!" pengacara menunjuk korban pertama di kursi roda yang sekarang lumpuh total akibat kejadian itu.
Sedangkan korban kedua hanya bisa menangis sesenggukan. sampai sekarang ia mengalami trauma berat bila bertemu dengan laki laki.
Karena sudah hampir tiga jam Sidang dan belum menemukam titik terang, Hakim pun menyudahi sidang hari ini dan akan melanjutkan nya lusa.
dan tentu saja kesempatan ini di manfaatkan Dimas untuk mencari bukti lebih banyak lagi.
begitu pula dengan Sean yang pasti akan membuat alibi sedetail mungkin.
...~~~~...
Sehabis dari pengadilan, Vino Dimas dan Zey ke rumah sakit untuk memberitahu bagaimana hasil persidangan pertama mereka.
Dimas mampir sebentar di toko buah untuk membelikan pesanan Fani, sementara Zey dan Vino pergi lebih dulu ke rumah sakit.
Di sana ternyata sudah ada Nurul dan juga Bian yang sedang mengobrol sambil memeriksa keadaan Fani.
tatapan Nurul pun langsung di alihkan saat tau siapa yang memasuki ruangan itu.
"permisi....
bagaimana keadaan mu?" tanya Zey sambil memegang tangan Fani.
__ADS_1
"sudah lebih baik.. bagaimana hasil nya?"
jawab Fani.
"masih belum.. tapi aku akan berusaha membuktikan kalau Sean layak di hukum agar dia tidak bisa lagi menganggu mu dan Pak Dimas"
ucap Zey bersemangat.
"terimakasih..." Fani membalas senyuman Zey dengan sangat lembut.
"jangan berterimakasih.. anggap saja aku menebus kesalahanku" ucap Zey.
Fani dan Zey pun lanjut mengobrol dan membahas suasana tegang di pengadilan tadi.
Sedangkan Vino sedari tadi terus menatap Nurul tanpa henti sampai sampai Nurul gemetar dan menyembunyikan diri nya di balik kursi Bian.
"kakak nya Bu Fani?" tanya Bian menyela pembicaraan mereka.
Zey: "bukan.. aku"
"dia pacarnya pak Vino pak" bisik Nurul pada Bian, namun seperti nya bisikan nya kurang pelan sehingga Zey dan Fani bisa mendengar nya.
"ohh.." Bian mengangguk, sementara Zey tersipu malu. tapi sesaat kemudian senyum di bibir Zey memudar kala teringat kejadian mantab mantab dengan Vino malam itu. ia memperhatikan gadis kecil yang di sebut nama nya oleh Vino malam itu.
"Vino benar benar tidak waras, bisa bisa nya dia jatuh cinta pada gadis belia" batin Zey.
"sudah selesai memeriksa nya kan. bisa kah kau minggir?" Vino menyuruh Bian menyingkir agar dia bisa melihat wajah Nurul.
"sudah.. tapi aku menunggu pak Dimas karena dia harus tau perkembangan istri nya" Bian tersenyum lebar, ya sudah pasti itu hanya alasan.
"sampaikan saja padaku. aku sangat pandai menyampaikan hal penting kepada Dimas"
sahut Vino, ya karena dia sekertaris nya jadi sudah pasti ahli dalam hal sampai menyampaikan.
"istilah medis sangat berbeda dengan istilah kantor pak Vino. jadi saya yakin anda pasti akan kesulitan"
"tidak ada yang sulit bagi ku!" ketus Vino.
"maka untuk tidak mengganggunya juga bukan hal yang sulit kan?" senyuman Bian yang tadi nya manis bak gula pasir kini menjadi sepahit kisah hidup para readers. tatapan nya pun menjadi setajam mata pisau kater.
Vino yang tersinggung dengan kata kata Bian balik menatap dengan tatapan tak kalah tajam dan menusuk. seketika ruangan itu hening sampai suara tetesan infus pun terdengar walau samar.
Zey dan Fani bergantian menatap Bian dan Vino dengan bibir melongo heran, apa sebenar nya yang mereka maksut sampai jadi tegang begitu,
pikir Zey dan Fani.
krieet...... pintu terbuka
"sayang..." Dimas yang baru tiba dengan buah buahan segar di tangannya juga langsung heran ketika melihat seisi ruangan sedang mengheningkan cipta.
...*******...
Maaf ya beb telat Up nya..
otak otor lagi mode lemot bangett๐๐๐
harap maklum ya๐๐โฅ๏ธ
__ADS_1