Terpaut 15 Tahun

Terpaut 15 Tahun
S2 episode 74: Sakit perut


__ADS_3

Mendengar penawaran, bukan itu lebih terdengar maksa, bukan nawar. dahi Ayu berkerut di barengi bibirnya yang naik kekiri.


"kenapa?" tanya Ayu, ia sungguh tak bisa menebak hati manusia itu.


Rey memalingkan pandangannya kedepan, lalu tersenyum tipis "karena melihat wajahmu di pagi hari itu sangat menyenangkan."


Tercengang lah Ayu mendengar penuturan Rey barusan. "idihhh! nggak butuh Ayu, masih banyak kok supir di sini yang bisa anterin Ayu selamat sampai tujuan!"


"kalau kamu tidak turun di tengah jalan maka kamu akan selamat sampai tujuan." sahut Rey sambil menyalakan mesin mobil nya.


Bergeraklah mereka menuju keluar pekarangan rumah Ayu, namun tatapan Rey malah tertinggal ke belakang dimana Nurul dan Vino sedang bersiap untuk jalan jalan keliling taman kota.


kkkrrttkkk!!! Vino meremas kaleng minumannya saat tau kalau Rey tengah menatap ke arah nya.


"kenapa sih Mas?" tanya Nurul tak mengerti, lalu ia mengarahkan pandangannya ke arah yang sama dengan tatapan Vino.


"Mas.. ada masalah apa sama Pak Rey?" tanya Nurul, ia melihat luapan emosi yang amat ganas dari tatapan Vino. namun Nurul tak bisa menebak apa yang terjadi di antara mereka. apa jangan jangan Vino juga merasakan kalau gelagat Rey juga aneh? begitu batin Nurul.


"kamu jangan dekat dekat ya sama dia, Saya nggak suka!"


Nurul tak menyahut, tentu ia bingung memangnya sejak kapan dia dekat dekat dengan Rey?


"yuk Ayah, Bunda.. El sudah siap nih." ajak El sangat antusias ingin olahraga bersama orangtuanya.

__ADS_1


Mereka pun mulai berlari lari kecil menuju keluar pekarangan rumah. namun baru beberapa meter berlari Nurul merasakan sakit melilit di bagian bawah perut nya. ia menghentikan langkahnya sembari merintih kecil.


Melihat kondisi istrinya, Vino langsung mundur untuk memastikan keadaan Nurul


"Ran?? kamu kenapa sayang?"


"sshh.. ini Mas, biasa mau datang bulan jadi kram kram gitu. paling bentar juga ilang." sahutnya tersenyum menahan sakit.


"Ayo kita bawa Bunda kerumah sakit Ayah. siapa tau itu dede bayi yang lagi sakit." usul El tampak khawatir pula.


"eh.. nggak usah nak, ini wajar kok."


"wajar gimana? kalau ternyata benar yang di bilang El gimana? ayo sekarang kita kerumah sakit!" titah Vino.


"iya juga sih..." sahut Vino.


"udah yuk lanjut lagi, ini udah agak mendingan nyeri nya." Nurul langsung menggandeng tangan El untuk melanjutkan kegiatan olahraga mereka.


Sementara itu Vino masih terpaku di tempatnya dengan tatapan bingung "kok bisa sih ciri ciri datang bulan? perasaan kemarin sudah ku bablasin. apa perlu berulang kali? perasaan dulu waktu pembibitan El sekali aja langsung jadi. apa karena dulu khilaf ya?" gumamnya sembari menggaruk dagu perlahan.


"Mas. ayo.." seru Nurul dari kejauhan lima meter. ia baru sadar kalau Vino tertinggal di sana.


"Bunda.." panggil El, mata polos nya seakan mengisyaratkan jiwa jiwa penasaran.

__ADS_1


"iya..?" sahut Nurul.


"datang bulan itu apa sih Bunda?"


Doeengg!! bunyi gong seakan berputar di atas kepala Nurul saat El menanyakan itu. "darimana El tau kata kata itu?"


"kan Bunda tadi yang bilang, kalau Bunda sakit perut karena mau datang bulan."


Nurul bingung bagaimana cara menjabarkannya kepada El "ee.. datang bulan itu..."


"datang Bulan itu jerawat, karena hormon Bunda ini tinggi jadi dia biasa jerawatan setiap bulan hingga menimbulkan efek sakit perut." jawab Vino asal bicara. raut wajah nya masih tampak bimbang karena terancam gagal menanam investasi.


El mengangguk, walaupun Ayahnya menjawab asal. tapi ia langsung menangkap kalimat tersebut dengan sangat detail.


"oohh.. berarti Om Dika kemarin lagi datang bulan ya? soal nya di jidat nya banyak jerawat."


"hah?? aduh.. kapok kamu Mas!" Nurul hanya geleng kepala mendengar pertanyaan konyol anaknya.


Entah dari siapa sifat kepo itu berasal, sampai Vino sendiri kadang kewalahan.


"eh.. iya." dari pada banyak cerita mending langsung di iyakan.


...***********...

__ADS_1


segini dulu ya tambahan malam ini bebz❤️ otor nguantuukkk berat😁 semoga bisa mengisi kekosongan malam kalian semua nya😘😘


__ADS_2