
Endi menjelaskan secara rinci mengenai beristirahat sambil tetap berlari hingga kapten Suan Li mengerti.
kapten suan Li yang melihat Endi dengan tampilan rambut pendeknya agak sedikit berbeda baik sikap dan gayanya, kecuali saat bersama anggota kelompok singa tua lainnya.
waktu berlalu, dan pagi hari pun tiba, pagi ini kapten Suan Li beserta 3 anggota lainnya meminta izin Joni untuk kembali ke kota burung. mereka telah bersiap dengan barang bawaannya.
''kapten kepala, jika anda sempat, mampirlah lagi ke kota burung lebih lama, saya ingin anda membimbing saya dan kelompok singa tua agar kami bisa membuktikan bahwa kami layak berdiri diantara 3 kelompok lainnya'' pinta kapten Suan Li pada Joni.
''baiklah... setelah perjalananku selesai aku akan menyatakan diri untuk tinggal lebih lama di sana.
lalu..... katakan padaku apa yang ingin kau lakukan dalam waktu dekat ini'' tanya Joni
''saya ingin membuat laboratorium peneliti racun dan mencetak orang orang ahli dalam perakitan senjata rahasia'' ucap kapten Suan Li dengan penuh keyakinan.
''bagus.... suatu hari aku ingin melihat pencapaian yang kalian lakukan'' ucap joni
''baik kapten kepala. kami mohon pamit'' ucap kapten Suan Li sambil berjalan pergi menuju kendaraan yang sudah menunggu mereka.
''terimakasih ya teman teman, kapan kapan mampirlah ke kota burung'' ucap kapten Suan Li
''terimakasih ya en...'' ucap kapten suan Li sambil tersenyum menatap wajah Endi.
Endi membalas senyuman kapten Suan Li.
''ehem...'' ucap Joni yang melihat tingkah sahabatnya yang aneh sejak bertemu dengan kapten Suan Li, bahkan 2 hari dihabiskannya bersama mereka
setelah kapten Suan Li pergi Endi dijadikan terdakwa oleh teman temannya yang sangat ingin tahu ada apa sebenarnya. hingga akhirnya Joni mengakui bahwa ia menyukai kapten Suan Li dan suatu saat nanti ingin pergi ke kota burung.
__ADS_1
mendengar perkataan Endi yang berencana pergi ke kota burung. Reno menawarkan 3 bulan lagi ia pun ingin pergi ke negara tengah ke tempat pak Denny di desa bukit. dan akhirnya mereka berdua sepakat untuk pergi bersama sama, bahkan aji pun ingin ikut bersama Endi ke tempat kapten Suan Li.
hari hari berlalu, endi dan teman temannya telah kembali ke kota bunga Reno , telah kembali ke kota lori, sedangkan Andre izin 4 hari dan saat ini telah terbiasa dengan kekuatan rekayasa yang di dapatnya dari kekuatan ayah lewat pisau batu bintang. sedangkan pak Pendi beberapa kali mencoba menggunakan kekuatan penguasa tanah untuk mengolah tanah kebunnya.
''jon... apakah aku juga bisa memiliki kekuatan seperti ayah...'' tanya Andre
''bisa saja kak... tetapi kakak harus bisa mencapai level 4 atas atau puncak dulu. jika belum mencapai level itu akan sangat berbahaya bagi keselamatan kakak.
bahkan Rudi saja yang saat ini berlevel 4 atas, menyerap 30% kekuatan milik penguasa tanah memerlukan waktu hingga 6 hari untuk bisa pulih.'' ucap Joni.
''lalu levelku saat ini berapa'' tanya Andre
''level kakak saat ini level 2 bawah, jadi kakak masih harus berlatih dengan giat, karena setelah menyerap 30% kekuatan bapak, artinya kakak juga bagian dari manusia rekayasa. coba kakak lihat lengan kanan bagian dalam kakak... seharusnya saat ini telah muncul tanda manusia rekayasa di lengan kanan kak andre'' ucap Joni
Andre pun melihat lengan kanan bagian dalamnya dan terlihat ada sebuah tanda seperti huruf kuno yang muncul di lengan kanannya.
''oya salah satu temanku yang bernama Rudi, dia adalah manusia rekayasa genetik level 1 dari negara Utara, tetapi kemampuannya saat ini sama dengan manusia rekayasa level 5 bawah. dan itu semua dicapainya dari kerja keras dan latihan melawan orang orang yang levelnya lebih tinggi darinya.'' ucap Joni
hari hari berlalu Rendi dan teman temannya telah kembali ke kota bunga, andre dan reno juga sudah kembali ke kota lori dan saat ini waktu sudah malam dan Joni juga akan pamit untuk kembali ke kota timur di negara selatan besok pagi.
''nak... apakah besok kau akan kembali melanjutkan perjalananmu'' tanya ayah.
''iya pak, besok aku ingin kembali ke negara selatan, tapi mungkin aku akan singgah di kota pilar sebentar'' ucap Joni.
''berapa lama waktu yang kau perlukan untuk sampai ke sana'' tanya ayah
''dengan kekuatan angin yang kumiliki aku bisa sampai ke negara tengah mungkin sekitar 2 jam,'' ucap Joni
__ADS_1
''syukurlah...'' ucap ayah merasa lega.
''oya ayah... aku menitipkan pisau batu bintang ini pada ayah, aku percaya ayah bisa memanfaatkannya dengan baik'' ucap Joni sambil menyerahkan pisau batu bintang kepada ayahnya.
''baiklah ayah terima ini, Oya nak... jangan terlalu malam tidurnya, kau perlu beristirahat malam ini'' ucap ayah meminta Joni beristirahat.
setelah selesai berbincang, merekapun pergi untuk beristirahat, ayah yang telah menerima pisau batu bintang dari Joni, pak Pendi ingin melihat perkembangan Andre karena saat ini dia telah menerima salinan kekuatannya sebanyak 30 % dan ia juga telah menerima 30% dari kekuatan tanah milik joni.
pak pendi sangat menyukai kekuatan tanah ini dan ingin membangun pondoknya menggunakan batu batu besar yang ada di sungai dengan kekuatan tanah ini.
selain itu.. dalam waktu singkat ia bisa dengan mudah mengolah tanah kebunnya karena dapat membolak-balikkan tanah tanpa menggunakan cangkul.
sedangkan Andre yang juga telah menerima 30 % kekuatan ayahnya saat ini telah mampu untuk menempuh perjalanan ke kota lori kurang dari 3 jam. tetapi karena kemampuan fisiknya masih di level 2 bawah, tubuhnya terasa sangat lelah karena kandungan serum rekayasa genetik dari ayahnya masih terbilang tinggi.
esok hari pun tiba, Joni yang berencana untuk kembali ke negara selatan telah bersiap di teras pondok ayahnya, ia menitipkan seluruh uangnya dan mengatakan pada ayah bahwa uang itu diberikannya untuk Andre, saat ia telah menikah.
''apakah saat Andre melangsungkan pernikahan nanti, kau tidak ingin pulang dan menghadiri pernikahannya nak...'' tanya ayah pada joni
''aku akan datang pak.. tapi aku tak ingin memberikan hadiah ini padanya, karena kak Andre pasti menolaknya, aku hanya akan datang tetapi tak membawa apapun untuk kakak.
aku juga ingin melihat kebahagiaan kak Andre saat melangsungkan pernikahan nanti'' ucap Joni.
''huh... baiklah, bapak akan menerima titipanmu ini, dan jangan lupa saat hari yang ditentukan nanti, datanglah tepat waktu... karena Andre pasti sangat mengharapkan kehadiranmu nak'' ucap ayah
''nah... pergilah... dan berhati hatilah'' ucap ayah pada putranya.
''baik pak... bapak juga harus bisa menjaga kesehatan, aku pamit dulu'' ucap Joni sambil berjalan ke halaman dan berubah menjadi seekor elang dengan kekuatan angin.
__ADS_1
...*******************...
...******...