The Copy Master

The Copy Master
episode 113. RUMAH DINAS JENDRAL


__ADS_3

setelah beberapa saat, Joni melihat Rudi sedang duduk di bangku tepi jalan dan menghampirinya.


''hey.. kak Rudi... ini aku belikan es teh tadi'' ucap Joni sambil menyerahkan es teh yang dibawanya.


''wah... terimakasih Jon'' ucap Rudi sambil meraih es teh yang di sodorkan joni padanya.


''jon... sepertinya malam ini sudah larut sekali, lebih baik kita beristirahat dulu dan kita lanjutkan lagi besok pagi'' ucap Rudi


''baiklah... ayo anak anak kita istirahat dulu malam ini ya'' ucap Joni Sambil tersenyum


anak anak itu mengangguk, lalu berdiri dan mengikuti Rudi dan Joni yang berjalan lebih dulu.


''oya kak Rudi, apakah kakak sudah membuat tempat untuk kita beristirahat malam ini'' tanya Joni sambil berjalan.


''he.. he.. tentu saja tapi mungkin tidak semewah saat kita berada di hutan hi..hi..'' ucap Rudi


setelah beberapa saat Rudi berhenti di sebuah gardu atau pos penjagaan yang sudah di modifikasi Rudi dengan kekuatan penguasa tanah miliknya


''ayo kita masuk'' ucap rudi yang berjalan memasuki pos tersebut dan diikuti oleh Joni.


kelima anak itu masih berdiri di depan gardu dan saling memandang, karena pos penjagaan ini ukurannya sangat kecil dan tidak mungkin cukup untuk mereka semua.


''hey... anak anak, masuklah... ini sudah larut malam, besok kalian kakak bangunkan pagi pagi loh...'' ucap Joni


mereka berlima pun masuk kedalam pos mengikuti arah Rudi dan Joni. dan saat mereka sampai di tempatnya mereka kaget karena tiba-tiba pos yang begitu kecil didalamnya sangat luas bahkan ada tempat tidur yang cukup empuk juga. lalu merekapun beristirahat malam ini.


pagi hari pun tiba, Joni dan Rudi telah bangun lebih dulu dan hari ini Rudi harus sudah berada di pangkalan militer kota selatan.


'' Jon... ayo kita pergi ke pangkalan militer kota Selatan, karena pagi ini adalah hari pertama aku mulai menjabat sebagai jenderal penguasa'' ucap Rudi.


''baiklah... hey... anak anak... ayo bangun..'' ucap Joni pada kelima anak yang terlihat masih tidur.


dalam waktu yang singkat, kelima anak itu sudah bangun dan mulai menghampiri Joni dan Rudi.


''ayo kita berangkat'', ucap Joni pada mereka berlima sambil berjalan menuju pusat kota dan mengarah ke pangkalan militer kota Selatan.


dalam perjalanan, tampak segerombolan orang sedang di dekat tiang listrik dan lampu jalan.


''Jon apa kau tahu ada apa di sana itu'' tanya Rudi


''o... itu, semalam ada empat orang yang ku belenggu di tiang tiang itu'' kata Joni


''ha..ha..ha.. begitu ya.. biarkan saja lah... nanti kuurus setelah semuanya selesai'' ucap Rudi sambil terus berjalan ke arah pangkalan militer kota Selatan.

__ADS_1


setelah sudah mendekati pangkalan Rudi berhenti dan berganti pakaian di dalam tanah dengan menggunakan kekuatan penguasa tanah. lalu kembali berjalan menuju pangkalan militer kota Selatan.


sesampainya di pos penjagaan, penjaga pos yang telah mendapatkan informasi dari pusat tentang kedatangan jendral penguasa yang baru langsung memberi hormat dan membuka gerbang pangkalan. lalu ada empat orang yang segera menghampiri Rudi yang datang dan memandu kegiatan yang akan di lakukan.


''selamat datang jendral rudi, saya kapten biyang...''


ucap kapten biyang sambil memberi hormat dan diikuti oleh ke tiga orang lainnya.


''baik... sebutkan nama kalian juga'' ucap Rudi memberikan perintahnya.


''saya kapten maulang''


''saya kapten Shinji''


saya kapten sutut'' ucap mereka bergantian.


''baiklah... sepertinya kalian sudah mengenalku, Oya kapten Shinji tolong tempatkan mereka dengan baik, mereka adalah keluarga ku'' ucap Rudi sambil kembali berjalan bersama tiga orang kapten lainnya.


''siap jendral'' ucap kapten Shinji lalu dengan sigap mengarahkan Joni dan lima anak jalanan itu ke sebuah rumah dinas jendral yang telah dipersiapkan sebelumnya.


''maaf dek,... saya tidak bisa menemani kalian disini.'' ucap kapten Shinji


''baik kapten, tidak apa apa'' ucap joni sambil tersenyum.


''penjaga'' ucap kapten Shinji memanggil penjaga yang bertugas. dan penjaga itu menghampiri kapten Shinji.


''siap kapten'' ucap penjaga tersebut sambil memberi hormat.


''nah... dek... jika kalian memerlukan sesuatu, katakan saja pada penjaga ini ya.. saya pamit dulu'' ucap kapten Shinji sambil berjalan kembali ke kantor pusat militer.


''nah... adik adik, sekarang kalian aman. mandilah dulu nanti kakak ajak makan lagi.'' ucap Joni.


''tuh kamar mandinya sebelah sana'' ucap Joni sambil menunjukan letak kamar mandinya.


merekapun mengikuti apa yang diminta Joni, dan segera pergi untuk mandi. saat mereka mandi Joni berubah menjadi burung dan terbang menuju pusat kota. dia berencana membelikan baju dan makanan untuk mereka berlima dan juga ia dan Rudi.


setelah beberapa saat, Joni telah kembali, tetapi anak anak belum selesai mandi. Joni menyimpan pakaian yang baru ia beli di kursi depan dan pergi ke dapur untuk membuat kopi, lalu kembali lagi ke kursi di ruang depan.


''nah... baru selesai ya..., ini baju untuk kalian... gantilah baju kalian dan kembali kesini. ada hal yang ingin kakak tanyakan pada kalian'' ucap Joni Sambil menyodorkan baju baru yang ia beli.


''terimakasih kak...'' ucap mereka sambil meraih baju baru yang diberikan Joni.


setelah semuanya selesai, mereka berlima duduk di kursi depan bersama Joni. Joni yang sejak awal memiliki banyak pertanyaan merasa lega, karena anak anak itu tampak lebih tenang.

__ADS_1


''nah... lebih baik kita makan dulu ya... kakak sudah membelikan makanan, nah ayo kita makan'' ucap Joni yang mengambil satu bungkus nasi yang ia beli.


setelah mereka selesai makan dan duduk sebentar, baru Joni memulai pertanyaannya.


''dek... coba kakak ingin tahu nama dan umur kalian satu persatu'' tanya Joni


''namaku arya usiaku 12 tahun''


''namaku alfons usiaku 12 tahun''


''namaku suli aku 11 tahun''


''namaku nina aku 12 tahun''


''namaku hendi aku 10 tahun'' ucap kelima anak itu bergantian.


''oya... apa kalian masih punya orang tua...'' tanya Joni lagi


''iya kak kami masih punya orang tua'' ucap Nina sambil tertunduk.


''lalu dimana orang tua kalian... mengapa kalian diperlakukan buruk oleh empat orang jahat itu'' tanya Joni lagi.


''kak... biar aku yang menceritakan semuanya, karena aku adalah anak pertama yang dibawa keempat orang jahat itu'' ucap Arya


''hem... baiklah... coba Arya ceritakan pada kakak,'' ucap Joni sambil meminum kopinya.


lalu Arya pun menceritakan semua kejadiannya, dan mengatakan pada Joni bahwa mereka semua tidak berasal dari kota ini, mereka sampai ke kota selatan karena mereka diculik dari tempat lain, dan dibawa ke kota ini. Arya juga mengatakan bahwa dirinya nina dan Hendi berasal dari negara timur dan asalnya dari kota lori dan kota bunga lalu suli berasal dari negara tengah dari kota batu. sedangkan Alfons dari negara barat dari kota seri.


joni yang mendengar cerita Arya merasa kaget, ternyata anak anak ini adalah korban perdagangan manusia...


''oya... nama kakak Joni, kakak juga dari negara timur dari desa Soko di pulau jempol juga sama sepertimu arya'' ucap Joni lagi.


mendengar bahwa Joni berasal dari negara dan pulau yang sama Arya langsung bangkit berdiri dan memeluk Joni sambil menangis tersedu sedu... karena selama di negara ini... dia selalu menahan air matanya karena siksaan dan perlakuan kasar bahkan tamparan pukulan selalu diterima oleh mereka karena pekerjaan mereka adalah mencuri.


Andien, raqi, moe dan cai juga saat ini ikut menangis mendengar cerita Arya, terutama CAI karena selama ini ia membenci seluruh manusia tanpa memilah Milah... dan bahkan berbuat seenaknya.


''menangislah... dek... maafkan aku yang terlambat mengetahui hal ini.'' ucap Joni sambil mengusap usap kepala Arya yang sedang menangis sejadi jadinya.


sementara itu, penjaga yang ditugaskan kapten Shinji untuk berjaga di kediaman jendral Rudi. merasa heran mendengar anak anak yang sedang menangis...


''huh.... apa yang harus aku lakukan ya... mengapa anak anak itu menangis...'' pikir penjaga dalam hatinya.


karena suara anak anak menangis itu tidak kunjung berhenti, akhirnya penjaga mengetuk pintu depan kediaman jendral Rudi.

__ADS_1


...###...


...##########...


__ADS_2