
kapten Suan Li berjalan menuju pemukiman ditemani Reno, sambil berbincang bincang.
''oya Reno... sepertinya kamu juga bukan orang biasa, kau dan Andre terlihat kuat.. apakah kalian sering berlatih'' tanya kapten Suan Li.
'' iya... kami dulu sering berlatih bersama dan itu juga berkat dorongan Joni'' ucap Reno
''kalau boleh tau di mana tempat kalian berlatih...'' tanya kapten suan Li
''biasanya kami berlatih di hutan sambil berlari dan menghindari ranting kayu dan pepohonan yang ada'' ucap reno
''apakah kalian memakai pemberat seperti ini juga'' ucap kapten Suan Li sambil menunjuk ke arah kakinya
''iya... dari mana kapten mengetahui hal ini'' tanya Reno
''kapten kepala yang memberitahu kami'' ucap kapten suan Li.
selama berjalan mereka banyak bercerita dan berbincang hingga akhirnya mereka sampai di rumah lama kediaman keluarga Joni.
Reno yang sebelumnya berencana untuk pulang mengurungkan niatnya dan meminta izin pada ibunya untuk menginap bersama mereka karena mereka perempuan. hampir semalaman kapten Suan Li berbincang dengan Reno. banyak hal yang mereka bicarakan, termasuk perjalanan Joni untuk berkeliling ke semua negara.
....................
disisi lain, ayah yang melihat kemampuan Joni sangat merasa penasaran. dan bertanya padanya bagai mana caranya ia bisa melampaui semua kemampuan dari manusia rekayasa genetik.
dan Joni pun menceritakan mengenai batu bintang yang pernah ditemukannya bersama endi saat dia masih kecil, dan melukai kakinya tetapi sesampainya di rumah lukanya hilang.
dia juga menunjukan 3 temannya yaitu moe, raqi dan Andien dan meminta mereka untuk merubah ke bentuk aslinya.
melihat hal ini pak Pendi sangat terkejut... karena binatang yang ada di depannya adalah binatang binatang legenda dengan kekuatan yang sangat luar biasa.
dan pak pendi tidak merasa heran jika Joni dapat menaklukan 4 kelompok perompak dengan mudah.
bahkan dengan kekuatannya saat ini, Joni bisa dengan mudah menghancurkan sebuah negara bahkan jika itu adalah negara Utara.
saat ini tubuh Joni benar benar keras dan tak bisa di lukai dengan senjata maupun peluru. karena kemampuan tubuhnya sudah di atas kemampuan tertinggi dari kekuatan manusia rekayasa genetik.
Andre yang melihat adiknya yang menjadi orang terkuat merasa sangat bangga.
sedangkan Joni juga menceritakan bahwa ada satu benda yang berhasil melukai tubuhnya yaitu pisau batu bintang yang ia temukan di negara selatan.
__ADS_1
''oya pak... ini adalah pisau batu bintang yang kudapatkan saat mengalahkan 3 jendral di negara selatan. dan ini memiliki kemampuan untuk mengcopy kekuatan orang hingga 30%.
bolehkah aku meminta bapak untuk mengcopy kekuatan bapak untuk kak Andre...'' tanya Joni pada ayahnya.
''maksudmu apakah pisau ini mampu membuat seseorang memiliki kekuatan rekayasa walaupun dia manusia biasa..?" tanya ayah
''iya pak...'' ucap Joni
''baiklah cobalah...'' ucap ayah mengizinkan Joni
Joni menusuk kan pisaunya pada lengan kiri ayah hingga berdarah dan setelahnya menusukan pisau batu bintang ke lengan kiri Andre.
Andre yang merasakan sesuatu seperti terbakar di seluruh uratnya langsung tergeletak tak berdaya, sedangkan ayah yang melihat Andre tergeletak merasa khawatir.
''nak... apakah kondisi kakakmu tidak apa apa..'' tanya ayah
''iya pak... semakin besar kekuatan yang di serap maka akan semakin lama proses tubuh menerimanya.'' ucap Joni
''saat ini aku tidak bisa memberikan kekuatanku pada kak Andre, karena itu dapat membahayakan nyawanya, tetapi kalau bapak mau bapak bisa menerima 30 % kekuatanku, karena kekuatan fisik bapak sudah kuat'' ucap joni
''tidak nak, bapak sudah tua... untuk apa bapak memiliki kekuatan sepertimu'' tanya ayah.
''ha...ha...ha... wah.. ternyata kemampuan raqi sangat berguna ya...'' ucap moe dan andien sambil tertawa senang
''tentu saja... ha...ha...ha...'' ucap raqi tertawa senang.
Joni menusuk lengannya dan juga menusuk lengan ayahnya dengan pisau batu bintang.
seketika ayahnya menarik nafas dalam dalam. dan berusaha menahan energi yang masuk dan menimbulkan rasa sakit di seluruh urat di tubuhnya. tetapi tetap saja tergeletak tak mampu menahan rasa sakit yang seperti meremukkan tulang tulangnya dan menyatukannya kembali dan meremukkan lagi dan menyatukan kembali dan begitu seterusnya hingga tubuh selesai menyerapnya.
setelah selesai semuanya, Joni pun beristirahat.
moe yang berubah ke dalam bentuk kucingnya berbaring di samping joni, raqi yang dalam bentuk tikus tanah berjalan kesana kemari sedangkan Andien dengan wujud elang abu abu dengan 9 warna merah di ekornya pergi keluar dan berjaga di depan pondok sambil memandang bintang bintang di langit.
keesokan harinya, Joni bangun lebih awal sedangkan Andre dan ayahnya masih belum selesai melakukan penyerapan.
''sudah pagi ya...'' ucap joni sambil menghampiri andien yang sedang bertengger di teras.
''eh...joni... karena kau sudah bangun aku ingin mencari makanan dulu ya'' ucap andien.
__ADS_1
''iya pergilah... hati hati'' ucap Joni sambil berjalan ke arah sungai untuk mandi dan melihat turbin yang terpasang untuk pembangkit listrik.
Joni berkeliling dan melihat kini sungai yang pernah digalinya saat ini sudah semakin panjang bahkan saat ini banyak terdapat irigasi untuk pengairan ladang kadang penduduk.
dan desa Soko saat ini telah semakin maju, baik bangunan, jalan, juga pertaniannya. dan Joni sangat senang melihat perkembangan yang terjadi di desa Soko.
setelah mandi, Joni kembali ke pondok dan memasak nasi dan sayur, lalu pergi ke rumah di pemukiman untuk menemui kapten suan Li dan yang lainnya.
setelah sampai, Joni melihat mereka semua sudah bangun dan membersihkan halaman rumah ditemani Reno.
''eh... kalian rajin sekali...'' ucap Joni sambil berjalan menghampiri mereka.
Reno yang telah mendengar cerita dari kapten Suan li sangat kagum pada pencapaian joni selama dalam perjalanannya. bahkan menurut cerita kapten Suan Li pada Reno. kekuatan Joni dapat menghancurkan sebuah negara hanya dalam waktu singkat. membuatnya semakin mengaguminya.
''eh.. Joni... kemarilah Jon... '' ucap Reno
lalu Reno pergi ke dapur membuat kopi untuk Joni.
''selamat pagi kapten kepala..'' ucap Suan Li pada Joni yang mengunjungi mereka pagi ini.
''kapten,... sebenarnya ada keinginan apa sehingga membuatmu jauh jauh datang kemari'' tanya Joni yang mengetahui bahwa Suan Li menyembunyikan sesuatu.
''em.... Anda benar kapten kepala, sebenarnya ada hal yang membuatku merasa rendah diri, hingga akhirnya aku memutuskan untuk mengunjungi desa ini.'' ucap Suan Li sambil menundukkan kepalanya.
''kapten... jangan seperti ini, katakan padaku apa yang membuatmu merasa seperti ini'' ucap Joni
''seperti yang anda tahu, dari keempat kapten perompak, hanya aku yang tidak memiliki kemampuan batu bintang, bahkan kemampuan fisikku pun sangat jauh jika di bandingkan dengan kekuatan fisik dari 3 kapten lainnya,'' ucap Suan Li yang masih tetap merasa rendah diri atas kemampuan yang dimilikinya.
''baiklah... jika itu yang jadi masalahnya,'' ucap Joni
''lalu kamu bagaimana roka...?'' tanya Joni pada Roka yang hanya diam saja di samping Suan Li.
''saya tuan,...
apa yang dirasakan kapten juga saya rasakan tuan kapten'' ucap Roka yang juga merasakan tidak percaya diri dalam kemampuan yang dimiliki.
...$$$$$$$$$$$$$$...
...**********...
__ADS_1