
Joni mulai mengaktifkan kekuatan penguasa tanah yang ada pada dirinya dan ''set...'' kekuatan penguasa tanah aktif, Joni merasakan sepertinya dia sedang berdiri di atas air, kayu, besi tanah, batu dan semua benda padat lainnya terasa lunak saat di sentuhnya bahkan bisa di rubah sesuai keinginannya di tambah lagi Joni merasa memiliki 4 tangan yang lain yang muncul di punggungnya.
''mari kita berangkat, kak Rudi berhati hatilah'' ucap Joni sambil pergi ke dalam tanah menuju tempat pertarungan.
setelah beberapa saat Joni telah memasuki tempat bertarungnya.
moe berubah ke bentuk aslinya dan kembali berperan sebagai hakim pertarungan.
sedangkan raqi sangat terkejut karena Joni memiliki kekuatan yang sama dengan yang dimilikinya.
''kenapa bocah manusia ini memiliki kekuatan yang sama dengan yang kumiliki, sebenarnya siapa dia" pikir raqi dalam hatinya.
''sebenarnya, Joni sudah menjadi pemenang pertarungan ini, tetapi karena aku sudah sangat mengenal sifatmu, maka kuajak dia untuk bertarung sekali lagi denganmu.
nah... sekarang apakah kau sudah siap untuk pertarungan keduamu raqi...?'' tanya moe pada raqi.
''ha...ha...ha... kau memang paling mengerti sifatku moe.... ayo aku sudah siap'' ucap raqi penuh percaya diri.
''joni persiapkan dirimu'' ucap moe pada joni
"baiklah... ayo kita mulai" ucap Joni bersemangat
................
disisi lain tampak jendral taori mengadakan rapat pagi ini di markas militer kota timur dengan 5 orang kaptennya termasuk kapten moci yang dikirim untuk mengawasi kediaman lama jendral taori serta 3 orang tim C1 (penanggulangan bencana) kota timur dan
terimakasih team C1 dengan kedatangan kalian, saya ingin meminta laporan kalian tentang gempa bumi yang terjadi di kota kita kemarin, kenapa kalian tidak menginformasikannya terlebih dahulu'' ucap jendral taori pada kepala Tim C1 kota timur yang di nilai lalai dalam menjalankan tugas.
''maafkan atas kelalaian kami jendral,... tetapi kami akan menjelaskan bahwa kejadian gempa bumi yang terjadi kemarin sungguh diluar data yang kami miliki jendral, kami semua sungguh tidak tahu akan terjadi gempa karena alat yang kita miliki tidak menunjukan adanya potensi gempa'' ucap ketua Tim C1 kota timur.
''apakah alat yang kita miliki mengalami kerusakan'' tanya jendral taori lagi.
''dari pemeriksaan yang dilakukan teknisi pada alat pendeteksi tidak ditemukan adanya kerusakan, dan alat yang kita miliki statusnya normal'' ucap ketua Tim C1 kota timur.
''sungguh tak bisa di percaya.... jika alat yang kita miliki normal dan menunjukan tidak ada potensi gempa bumi, lalu getaran yang terjadi kemarin itu apa...?'' tanya jendral taori
''apakah ada kemungkinan lain penyebab guncangan yang terjadi kemarin...'' ucap jendral taori yang terlihat bingung mendengar laporan dari ketua tim C1.
''maaf jendral apakah ada kemungkinan getaran ini terjadi akibat ulah makhluk legenda yang beberapa tahun lalu muncul di negara kita'' ucap seorang kapten yang bernama Hans.
__ADS_1
mendengar perkataan kaptennya jendral taori termenung.
''memang ada kemungkinan... tetapi apa penyebab mahluk itu membuat getaran seperti ini'' ucap jendral taori
''beberapa tahun yang lalu getaran serupa pernah terjadi dan dinyatakan bukan sebuah gempa bumi, tetapi benturan mahluk itu dengan misil yang di luncurkan, apakah ada kemungkinan ada mahluk lain yang sedang bertarung dengannya'' ucap kapten Hans.
''sepertinya apa yang kapten katakan juga benar, sayangnya kita juga tak dapat merasakan asal energinya, tetapi memang sejak kemarin, energi tipis yang menyebar di seluruh penjuru kota ini kurasakan sedang tidak stabil'' ucap jendral taori sambil menarik nafas dalam.
sebelum jendral taori melanjutkan rapatnya,
terjadi lagi gempa seperti hari sebelumnya, dengan cepat jendral taori memerintahkan seluruh kapten untuk segera melakukan evakuasi warga sebelum adanya korban.
''untuk pertemuan ini kita akhiri dulu, para kapten saat ini segera kerahkan seluruh tim untuk evakuasi warga sebelum adanya korban dan saya minta malam ini semua kapten berpatroli, catat dan selidiki orang orang di kota timur yang sekiranya mencurigakan'' ucap jendral taori
''siap jendral'' ucap 5 kapten yang langsung meninggalkan ruang rapat.
kembali ke pertarungan Joni.
raqi yang terkejut dengan kekuatan yang dimiliki Joni mulai bersiap untuk menyerang...
dia menyerang Joni dengan batuan runcing yang ia ciptakan dari benda yang terdapat di dalam tempat pertempuran, pertempuran mereka kali ini juga mengakibatkan getaran yang lebih besar dari sebelumnya karena sama sama menggunakan kekuatan penguasa tanahnya.
raqi yang tidak menyadari rencana Joni terus menyerang dari berbagai sisi. Joni sengaja hanya menahan serangan yang di lancarkan raqi dan sedikit demi sedikit mempengaruhi benda padat yang berada di sekitar raqi,
benturan kekuatan terus terjadi dan kali ini sudah lebih dari 1 jam, Joni tersenyum saat benda padat yang ada di sekitar raqi 85% nya sudah di pengaruhi kekuatannya.
setelah beberapa saat benda padat yang berada di sekitar raqi bergerak dan mengikat badan, kaki,seluruh tangan dan menutup jarinya
tujuannya agar raqi tak bisa menggunakan jurus untuk kembali menyerangnya.
''srek... ''. raqi tertangkap dan terangkat ke udara.
raqi mencoba untuk melepaskan diri dari pengikat yang di buat Joni tetapi tidak bisa...
dan saat raqi terikat getaran yang terjadi di kota timur pun berhenti.
''bagaimana raqi, apakah kau mengaku kalah dariku...'' tanya Joni yang mendekati raqi
''moe... ternyata bocah manusia ini benar benar bisa mengalahkanku ya....
__ADS_1
baiklah.... aku mengaku kalah dari mu Joni'' ucap raqi sambil tertunduk malu.
''pemenang pertarungan kedua ini adalah Joni'' ucap moe.
saat Joni telah di umumkan sebagai pemenang Joni pun melepaskan ikatan yang menjerat raqi.
''raqi kau ingatkan apa yang menjadi taruhannya...?" tanya moe.
''tentu aku ingat....
Joni, sehari sebelum kita bertarung kami berdua bertaruh, jika kau menang moe memintaku untuk membantumu dan ikut bersamamu sebagai teman, tetapi jika kau kalah maka moe akan menjadi budak ku.'' ucap raqi sambil tertunduk.
''maafkan aku atas kesombonganku....
Joni aku akan mengikutimu dan membantumu sebagai budakmu.'' ucap moe
''maafkan aku... raqi
aku tidak bisa menerimamu''
ucap Joni tegas.
''kenapa kau tak menerimaku,, aku bisa membantumu dalam perjalanan dan dalam setiap masalah yang kau hadapi'' ucap raqi
''walaupun ku akui kau memang sangat kuat,...
bagiku... tak ada yang lebih penting dari kebersamaan sebagai teman, sebagai saudara yang saling peduli, baik perasaannya maupun keadaannya. aku tidak pernah mengharapkan kehadiran seseorang dari keterpaksaan.
raqi..... pergilah sejauh yang kau mau, dan lakukanlah apa yang ingin kau lakukan.
jika kau memang benar benar ingin mengikutiku, maka... datanglah sebagai teman dan saudaraku... maka aku akan menerimanya dengan senang hati'' ucap joni
...**********************...
...xxxxxxxxxxxxxx...
...@@@@@...
...***...
__ADS_1