The Copy Master

The Copy Master
episode 81. BERTEMU SANG PENGUASA ANGIN


__ADS_3

setelah 8 jam melaju, Joni sampai di tepi kota barat, karena saat sampai sudah malam, Joni memilih untuk, menginap di penginapan yang ada di tepi kota barat.


malam ini Joni mulai mencari informasi mengenai tornado yang sering terjadi di kota barat.


Joni mencari informasi awal pada penjaga penginapan, dia mendapat informasi bahwa di desa arang telah terjadi tornado, dan ditayangkan di media televisi dan internet.


''apakah serangan tornado ini memiliki tanda tanda atau gejala khusus sebelum tornado melanda'' tanya Joni lagi.


''tentu ada, biasanya kita dapat mendeteksi dimana tornado akan muncul dari awan hitam di langit yang terlihat bergerak memutar sambil mengeluarkan kilatan kilatan cahaya'' ucap pegawai penginapan itu memberitahu Joni.


dari setiap informasi yang di sampaikan oleh pegawai hotel, Joni hanya mengambil satu kesimpulan, yaitu Joni harus mencari tempat terbuka untuk melihat awan di langit.


Joni pun menanyakan letak beberapa desa yang ada di sekitar kota barat, dan Joni mulai membuat rencana perburuan tornadonya.


3 hari berlalu, Joni selalu memperhatikan gejala yang ada di alam, tetapi Joni belum mendapatkan hasil sedangkan moe merubah wujudnya ke dalam bentuk kucing hitam.


saat malam dari berita televisi diberitakan ada tornado yang terjadi di desa sagu yang terletak di sebelah barat kota.


Joni bergegas pergi dan menemukan tornado yang di beritakan.


Joni mengikuti arus angin yang menghisap semua benda dan membiarkan dirinya terhisap bersama semua benda yang di hisapnya,


joni mengaktifkan kekuatan penguasa bayangan yang membuat tornado tampak hitam bergulung, beberapa saat setelahnya Joni tidak merasakan apapun dari tanda batu bintang yang ada di lengannya. setelah beberapa menit berlalu, Joni memutuskan untuk keluar dari pusaran tornado dan kembali ke penginapan.


''bagaimana Jon, apakah sudah ada petunjuk keberadaan sang penguasa angin dari tornado yang kau temukan malam ini'' tanya moe.


''huh... walaupun tekanan dan kekuatan tornado ini sangat besar, tetapi aku tak merasakan hawa panas dari salah satu tanda di lenganku'' ucap Joni dengan wajah kecewa.


berkali kali Joni memasuki tornado yang terjadi namun tidak merasakan adanya reaksi dari tanda batu bintang di lengannya.


sudah sepuluh kali Joni memasuki tornado tetapi belum juga mendapat hasil.


kali ini Joni keluar dari tornado dan memandangi nya dari tempat lain bersama moe.

__ADS_1


''moe... sudah sepuluh kali ini aku memasuki tornado, tetapi belum juga mendapat hasil yang diinginkan'' ucap Joni dengan raut wajah kecewa.


''apakah mungkin sang penguasa angin tidak berada dalam tornado tornado itu'' ucap moe


''hem.... aku memang tak memperhatikan nya dari awal, jika kita lihat dari bentuknya, tornado itu terhubung dengan awan yang ada di langit, apakah ada kemungkinan penguasa angin ada di atas awan'' ucap Joni Sambil menatap langit.


moe juga berpikiran sama dengan Joni, jika di lihat bentuk dari tornado itu selalu terhubung dengan awan hitam yang ada di langit.


''moe, aku mau ke langit ke atas awan itu'' ucap Joni. yang merubah wujudnya menjadi seekor elang dan terbang menuju awan yang berada di atas tornado...


saat Joni semakin dekat dengan awan yang ditujunya, kilatan kilatan cahaya berkali kali menyambarnya namun Joni bisa dengan baik menghindarinya, semakin Joni mendekat kilatan cahaya itu semakin banyak dan bahkan menyerupai benang benang kusut bercahaya yang berusaha menghalangi Joni, selain kilatan cahaya yang tidak terhitung jumlahnya Joni juga merasakan tekanan angin dan tarikan dari tornado yang sedang mengamuk di pemukiman desa arang.


Joni semakin penasaran dan semakin yakin bahwa sang penguasa angin ada di atas awan gelap itu.


setelah lama berusaha, Joni tersambar kilatan cahaya pelangi yang mengenai tubuh elangnya, setelah terkena kilatan cahaya pelangi itu tubuh elang Joni berubah ke bentuk aslinya dan terhisap lagi ke dalam pusaran tornado yang kini semakin membesar, sesaat Joni taksadarkan diri dan terombang-ambing di dalam pusaran tornado.


setelah beberapa saat tak sadarkan diri Joni terbangun, dan saat itu Joni bergerak menuju inti tornado dan mendongak ke langit, tampak sebuah lubang menembus gelapnya awan dilangit. Joni terbang menuju inti tornado yang berada di langit, saat Joni hampir sampai ke ujung lorong tornado di langit, kilatan cahaya kembali menyambar tubuh Joni kali ukuran kilatan cahayanya lebih besar dari saat di luar tornado. bentuknya juga bahkan menyerupai tombak yang terlempar ke arah Joni.


berkali kali Joni menghindar hingga saat Joni akan mencapai puncak lorong, kilatan cahaya pelangi menyerang tubuh Joni, ''barrr'' suara gemuruh terdengar memekikkan telinga, Joni kembali terlempar bahkan sampai ke dasar tornado di tanah pemukiman, kali ini Joni tetap tersadar, Joni kembali melompat dengan seluruh kekuatannya untuk dapat menembus inti tornado dan Joni langsung melesat tak terbendung dan menembus tornado hingga ke langit, yang sekaligus menghancurkan pusaran tornado yang sangat besar itu.


''wah... ternyata aku bisa berdiri di atas sini'' pikir Joni dalam hatinya.


Joni melihat sekeliling tetapi Joni merasakan tidak ada yang aneh, bahkan tanda batu bintang di lengannya tidak menunjukan reaksi apa apa.


''moe... apakah kau mendengar ku...'' tanya Joni pada moe melalui telepati.


''iya Jon aku mendengarmu, dimana kamu saat ini'' ucap moe bertanya.


''disini juga tak ada apapun yang mengarah pada keberadaan penguasa angin'' ucap Joni


''lalu, apakah ada reaksi dari tanda batu bintang yang ada di lenganmu itu'' tanya moe.


''aku tak merasakan apapun dari tanda batu bintang ini'' tanya Joni lagi.

__ADS_1


''lalu apa yang akan kau lakukan'' ucap moe


''entahlah disini sangat dingin bersalju, tetapi saat ini aku tidak merasakan kedinginan, dan entah mengapa aku merasa ada sesuatu yang sedang mengawasi ku saat ini'' ucap Joni lagi


''oya moe, siapa nama penguasa angin ini'' tanya Joni


''nama penguasa angin adalah Kai,'' ucap moe


''o... baiklah, aku akan coba memanggilnya'' ucap Joni.


moe bingung tak mengerti


''memangnya dengan memanggil namanya KAI akan muncul dihadapannya'' pikir moe dalam hati


Joni duduk dan memanggil nama ''Kai'' sambil berkonsentrasi.


Joni mengulanginya hingga 3 kali. dan setelah panggilan ke 3 kalinya, ada pusaran angin berwarna perak yang terbentuk di hadapan joni yang sedang terduduk.


pusaran angin perak itu membentuk sebuah wujud menyerupai seorang wanita muda yang memakai gaun dan Mahkota layaknya seorang putri tetapi dengan kaki berbentuk pusaran angin.


dia menatap Joni yang masih juga belum membuka matanya.


''hey... anak manusia.... mengapa kau memanggil nama Kai berkali kali...


apakah kau mengenalnya,...?'' tanya kau sang penguasa angin yang hadir di hadapan Joni karena panggilannya.


mendengar ada suara seorang gadis, menegur dan bertanya padanya, Joni berfikir bahwa itu adalah sebuah halusinasi.


lalu kami mencoba mengulangi pertanyaannya.


''hey anak manusia....! mengapa kau memanggil nama Kai berkali kali....


apakah kau mengenalnya...? tanya kalo dengan nada marah, karena Joni belum juga membuka matanya.

__ADS_1


...****************...


...*******...


__ADS_2