The Copy Master

The Copy Master
episode 60. MENJALANKAN MISI DI KOTA AIR #2


__ADS_3

"aduh... mau berubah jadi apa ya, supaya aku bisa membawa rusa ini." pikir Joni dalam hati.


dan akhirnya Joni memutuskan untuk berubah menjadi elang raksasa. dan memang benar Joni dengan mudah membawa rusa buruannya dan kembali dengan lebih cepat ke kota air. dan di susul moe yang menyusul joni dan bahkan bertengger di punggungnya.


"wah.... ternyata enak juga bersantai disini he..he.. " ucap moe sambil menggoda Joni.


"ha..ha..ha... kamu ini, seenaknya saja duduk di punggungku" ucap Joni sambil tersenyum ala seekor elang.


ada beberapa pemburu yang saat itu berada di hutan dan sempat merekam adanya seekor elang raksasa yang terbang dengan seekor rusa di kakinya, hal ini menjadi berita heboh di media baik televisi maupun media internet.


setelah beberapa saat Joni sampai di tempat Rudi dan yang lainnya membuat tempat.


melihat ada seekor elang raksasa yang menukik ke arah mereka Rudi dan yang lainnya menghindar dan bersiap menyerang, dan saat Sao qi menyerang dengan senjata rahasinya, Ting... terdengar benturan yang benda logam yang memantul, dan ternyata meskipun dalam wujud ini, Joni tak bisa di lukai karena kekuatan fisiknya telah mencapai kekebalan sempurna. sehingga tubuhnya sangat keras dan sekeras logam.


Joni pun kembali ke wujud aslinya dan mengagetkan Rudi dan yang lainnya.


"Joni .... " ucap Rudi sambil berjalan mendekati joni


"he..he.. maaf kak jika aku mengagetkan kalian, ini rusa buruanku, sepertinya aku ingin makan daging rusa guling, sudah lama aku mengincar rusa tetapi takut tidak habis saat memakannya, dan kebetulan saat ini kita tambah personel, dan akhirnya aku bisa mewujudkannya sekarang." ucap Joni sambil tersenyum dan menyerahkan rusa untuk di eksekusi sesuai keinginannya.


melihat elang raksasa tadi adalah Joni, Sao qi dan yang lainnya terkagum kagum senang karena kapten kepala mereka memiliki kekuatan yang luar biasa sekaligus senang dengan menu makanan malam ini. dan mereka sangat bersemangat menyiapkan semuanya dengan Rudi.


saat hari mulai sore tiba waktunya untuk mulai membuat rusa guling yang di minta Joni.


dan saat matahari terbenam tampak daging rusa sudah masak dan siap di santap. Joni meminta semuanya makan bersama sama.


setelah semuanya kenyang, Joni meminta mereka untuk lebih giat berlatih, karena Joni melihat saat mereka turun di dermaga dan mulai berlari mengikuti Joni dan Rudi, gerakan mereka sangat lambat dan kelelahan jadi Joni meminta ke 4 wakil dari tiap kelompok ini untuk berlatih dalam setiap keadaan dan meminta mal ini berlatih dengan nyamuk dan tanpa cahaya.


Joni meminta Rudi untuk waspada, karena moe merasakan sebuah energi di sekitar hutan tempat mereka ber istirahat.


malam semakin larut, mereka menempati tempat yang di tentukan dimulai dari sami, Joni, Riyandi, Rudi, dan Sao qi. moe mengatakan energi yang dirasakannya sejak siang tadi sudah mulai bergerak.

__ADS_1


"Oya moe, sembunyikan kekuatanmu agar musuh tak merasakan kekuatan kita" ucap Joni pada moe,


"tentu saja," ucap moe yang berubah menjadi kucing hitam dan mengawasi tempat beristirahat mereka.


malam sudah semakin larut, saat ini sudah tak terdengar lagi suara tepukan tangan dari tempat Sao qi dan yang lainnya, sepertinya mereka semua sudah tertidur.


"berhati hatilah kak Rudi, ada sesuatu yang mendekati kita saat ini" ucap Joni memperingatkan.


"baiklah" ucap Rudi sambil berusaha merasakan energi yang mendekati mereka.


seperti biasa Rudi merasakan keberadaan energi yang datang saat energi itu berjarak 20 meter. sedangkan Joni sudah mampu merasakan energi yang di maksud sejak berjarak 70 meter dari tempatnya berada.


"energi ini,...." ucap Joni sambil menahan rasa ngantuk yang tiba tiba menyerang mereka.


"ya.... ini adalah energi yang di pancarkan makhluk itu untuk berburu" jika kemampuan ragamu tak bisa menahannya, maka kau akan berada dalam bahaya, ucap moe yang terlihat santai menghadapi tekanan energi ini.


Joni megambil duri kayu untuk menangkal rasa ngantuk yang semakin menekannya, Joni menggunakannya untuk menusuk lengannya, dan merasakan sakit. karena dengan merasa sakit maka rasa ngantuk yang di rasakannya akan menghilang.


sedangkan Rudi telah benar benar tertidur...


Joni dan moe berbaring, pura pura tertidur


sesuai dugaan moe, makhluk itu mulai beraksi untuk menculik mereka,


makhluk itu terlihat seperti seekor kadal besar dengan taring tajam yang mengitari mulutnya.


makhluk itu berusaha menculik Sao qi dari tempatnya, menggunakan lidah yang dapat menangkap mangsanya, seperti halnya katak ataupun bunglon.


Joni masih memperhatikan kadal itu yang masih berusaha menarik Sao qi. Joni belum mau bergerak untuk menangkapnya.


"bagaimana Jon, apakah kau hanya ingin terus memperhatikannya, atau menunggu sampai Sao qi benar benar di tekannya" ucap moe sambil mengibaskan ekornya ke wajah Joni.

__ADS_1


joni langsung tersadar, dan bersiap menyerang, Joni mengambil pisau dari tasnya dan melemparkannya tepat di lidah dan menancap di batang pohon. makhluk itu meraung kesakitan dan berusaha melepaskan diri dari pisau yang di lemparkan Joni.


joni mengarahkan tendangannya pada kepala mahluk itu tetapi dapat di gagalkan karena serangan ekornya.


makhluk itu berhasil melepaskan diri dengan lidahnya yang terbelah, mahluk itu menatap Joni dengan sangat marah da langsung menyerang Joni dengan lidah, cakar dan ekornya, hingga beberapa kali tendangan dan pukulan Joni mendarat di kepalanya yang membuatnya merasa sakit dan terus me Raung.. Joni tak ingin melepaskan mahluk buas yang berani memangsa manusia, jadi Joni terus menyerangnya hingga tendangan vertikal Joni membunuh mahluk itu dengan sebuah bekas penyok di kepalanya.


setelah kematian mahluk itu, Joni dan moe berbincang sebentar lalu bersiap untuk beristirahat.


"ha.. ha.. ha... lumayan juga gerakan gerakan mu itu ya, kukira tanpa menggunakan kekuatan bayangan kau akan kalah ha..ha.." ucap moe menggoda Joni.


"he..he.. justru aku ingin terus melatih kekuatan tubuhku, agar dapat mengimbangi kekuatanku yang lainnya.". ucap Joni tersenyum lega.


"lalu apa yang akan kita lakukan berikutnya", ucap moe lagi


"tentu saja kita akan melanjutkan perjalanan kita ke negara selatan, apakah menurutmu masih ada makhluk yang serupa yang masih berkeliaran..?" ucap Joni sambil bertanya pada moe.


"untuk memastikannya, aku akan berkeliling di kota air untuk mencari keberadaan mahluk lain yang dapat mengganggu dan membahayakan manusia." ucap moe dan berubah menjadi burung hantu untuk merasakan keadaan lainnya di kota air lalu terbang.


Joni hanya diam, dan melihat saja. sebenarnya saat ini Joni mulai mengantuk, tetapi dia tak ingin saat moe kembali dia sedang tertidur, jadi Joni memutuskan untuk menyalakan api dan memanggang kembali daging rusa yang belum di habiskan semalam.


Joni melihat lengan kiri yang ia tusuk menggunakan duri kayu, yang terlihat sudah sembuh dan tak meninggalkan bekas.


sepertinya salah satu kelebihan batu bintang yang ia miliki adalah penyembuhan luka yang sangat cepat.


...@@@@@@@@@@...


...@@@@@@@...


...@@@@...


...@...

__ADS_1


__ADS_2