
''maaf jendral, kami juga kurang tahu mengapa mereka seperti itu, tetapi waktu jendral manap masih menjabat disini juga mereka pernah seperti ini. kami juga tidak tahu mereka sakit apa, tetapi biasanya, besok mereka akan kembali seperti biasa'' ucap kapten Shinji.
''apakah mereka tidak pernah berobat'' ucap Rudi
''hem.... kalau itu kami juga tidak tahu, setahu kami. tubuh mereka itu aneh... karena setelah sakit besoknya pasti mereka memiliki stamina yang hebat'' ucap kapten biyang
''oh... begitu ya... memang aneh juga ya'' ucap Rudi sambil mengangguk anggukkan kepalanya.
setelah beberapa saat, obrolan mereka selesai dan para kapten pun kembali ke kediamannya masing masing. sementara itu kapten Maulang dan kapten Ericson telah sampai di rumahnya dan di sambut oleh keluarganya.
raqi benar benar berhati hati pada keluarga ini... karena tidak hanya dari kapten Ericson saja, tetapi istri kapten Ericson pun sepertinya bukan orang biasa. yang membuat raqi semakin bingung adalah saat kapten Ericson di letakkan di sofa, istri kapten Ericson malah menyiapkan kasur lantai dan bantal, lalu dia memegang tangan kapten Ericson dan ikut tergeletak seperti kesakitan... mirip seperti yang terjadi pada kapten Ericson saat ini.
dan setelah beberapa saat memperhatikan raqi memutuskan untuk kembali ke kediaman jendral tempat Rudi dan Joni berada.
sementara itu, Joni dan Rudi sedang berbincang.
"Oya kak... bagaimana dengan orang orang yang kita belenggu di sudut kota dan tiang listrik itu" tanya Joni
"oh.... aku sudah memerintahkan kapten Shinji untuk mengurus mereka dan memasukannya ke penjara" ucap Rudi sambil tersenyum.
"oh... syukurlah... aku hampir saja melupakan mereka'' ucap Joni merasa lega.
setelah beberapa saat raqi telah kembali dari pengawasannya, dan mengatakan kepada Joni apa yang dilihatnya. Joni, moe, Andien dan cai terkejut mendengar apa yang di katakan raqi.
''jon... sepertinya ini bukanlah masalah yang kecil... terus terang jika ada orang lain yang memiliki kempuan para penguasa dalam tubuhnya , apa lagi orang tersebut bukan orang baik... maka ini akan sangat membahayakan'' ucap andien...
''oya... raqi,... saat bersalaman denganku tadi... aku tidak hanya merasakan getaran energi dari kapten Ericson saja.. tetapi juga dari kapten Maulang.'' ucap Joni yang sekaligus mengagetkan mereka karena mengetahui bahwa ada lebih dari 2 orang yang memiliki kekuatan Rudi dan kekuatan bayangan milik joni.
__ADS_1
''wah.... ini benar benar gawat...'' ucap moe merasa khawatir.
''mungkin mulai saat ini aku akan selalu memakai sarung tangan untuk melindungi kekuatan penguasa yang berada didalam tubuhku'' ucap Joni
''oh... iya... benar Jon, kau harus memakai sarung tangan dan menggunakan baju berlengan panjang untuk melindungi kekuatan para penguasa'' ucap moe menambahkan.
setelah beberapa saat berbincang dengan para penguasa, Joni mengatakan apa yang ditemukannya pada Rudi, dan Rudi merasa sangat terkejut mendengar apa yang dikatakan oleh Joni tentang kapten Ericson dan kapten Maulang.
''kak Rudi... aku benar benar minta maaf atas ketidaksengajaan ku ini, mungkin kedepannya kita harus membiasakan diri memakai sarung tangan, dan setelah ini aku akan pergi ke kota pilar untuk menyampaikan informasi ini kepada jenderal Sanders'' ucap Joni pada Rudi.
''baiklah Joni, berhati hatilah'' kata Rudi yang juga merasa khawatir.
''baiklah kak rudi,..... " ucap Joni pada Rudi
"raqi... kemungkinan kekuatan penguasa tanah yang ada pada kapten Ericson dan kapten Maulang masih dibawah kemampuanmu. jadi aku minta kau dan Andien tetap disini, jika ada sesuatu yang membahayakan aku minta kalian untuk menjaganya sesuai dengan kemampuan kalian. jangan bertindak berlebihan'' ucap Joni
''kenapa tidak kita habisi saja dua orang kapten itu...'' tanya andien.
''jon... bukankah kau bisa mengkloning dirimu sendiri... mengapa kau tidak melakukannya tadi dan membiarkan kloningmu menjaga di sana'' ucap moe
''duh.... iya ya... aku lupa moe. ha..ha...'' ucap joni sambil tertawa
''heh.... ada ada saja'' ucap moe merasa lelah dengan lupanya, sedangkan CAI tidak berkata apa apa dia hanya diam dan berfikir.
setelah beberapa saat, Joni telah sampai di kota pilar, Joni langsung menuju kediaman jendral Sanders. dan meminta jendral Sanders untuk melakukan pertemuan darurat dengan jendral utama ditambah jendral king yang baru diangkat menjadi jenderal dari divisi riset.
''ada apa Joni... mengapa tiba tiba kau meminta rapat darurat.
__ADS_1
maaf Joni bukannya aku meragukan kemampuan dan kepedulian mu pada negara selatan ini, dan bukannya aku tidak ingin menuruti permintaan mu, tetapi... sebagai seorang yang diberikan kepercayaan. aku tidak bisa begitu saja mengikutiku permintaanmu'' ucap jendral Sanders yang sekaligus menyadarkan Joni tentang hak dan kewajibannya.
''maaf jendral Sanders, mungkin karena saya yang mengkhawatirkan keadaan kak Rudi di kota selatan, saya sampai lupa diri.... mohon maafkan saya jendral'' ucap Joni yang telah menyadari kesalahannya.
''ha..ha... jangan seperti itu Jon, maafkan saya juga atas kata kata yang kurang tepat padamu'' ucap jendral Sanders.
''terimakasih jendral, saya tidak merasa tersinggung atas kata kata jendral barusan, justru saya merasa sangat senang sudah diingatkan'' ucap Joni.
''baiklah... tolong katakan padaku apa yang menjadi sebab kau datang seperti ini'' tanya jendral Sanders.
joni menceritakan hasil pengawasannya bahwa ada dua orang kapten yang mencurigakan dan kekuatannya saat ini telah berada di level kekuatan para jendral, dan dari pengawasan yang dilakukan, mereka juga sepertinya terlibat dalam kegiatan penculikan anak dan perdagangan manusia. lalu Joni pun menceritakan pertemuannya dengan 5 anak dari
''hem... dari ceritamu... ini sungguh merupakan sebuah berita besar, dan mungkin juga bisa menyebabkan gejolak pada pemerintahan negara selatan, tetapi tetap ada kemungkinan bahwa mereka ingin mengikuti ajang pertarungan untuk mendaftarkan diri sebagai kandidat jendral 5 tahun yang akan datang'' ucap jendral Sanders.
''hem... benar juga ya... apa yang di katakan jendral memang benar, lalu... untuk masalah anak anak yang menjadi korban penculikan dan perdagangan manusia bagaimana jendral'' tanya Joni lagi
''nah... itu masalah yang harus kita perhatikan dan harus di selidiki. menurutmu bagaimana untuk masalah ini'' tanya jendral Sanders
''kalau menurut saya, kita selidiki dulu orang orang yang membawa anak anak itu ke negara ini, sambil menyelidiki dalang dari masalah penculikan ini, dan kita juga harus berhati hati, karena bisa saja dalang dari semua masalah ini adalah orang yang memiliki kekuatan batu bintang'' ucap Joni lagi.
''em.... kalau begitu siapa dari para pejabat negara ini yang masuk kedalam kriteria tersebut'' tanya Jendral Sanders.
''menurutku jendral king adalah orang yang paling tepat, atau bisa juga pasukan khusus yang dibawah kendali jendral king'' ucap Joni menyarankan.
''baiklah jika itu yang menjadi saran mu. nanti akan saya bicarakan dengan para jendral yang lainnya'' ucap jendral Sanders.
''baiklah jendral, maafkan atas kelancangan saya sebelumnya, saya serahkan masalah ini pada anda'' ucap Joni lalu berpamitan untuk kembali ke kota Selatan.
__ADS_1
...****...
...********************...