The Copy Master

The Copy Master
episode 15. BERLATIH 2


__ADS_3

baru saja beberapa detik....


ayo kita kembali ke pondok ladang, ucap bapak.


Joni pun merasa heran kok waktu istirahatnya hanya beberapa detik saja... sambil berdiri mengikuti langkah ayah nya.


''maaf ya nak, bukannya ayah tak memberimu waktu untuk istirahat, tapi dalam latihan ini kamu perlu menanamkan pada dirimu bahwa untuk membangun fisik yang kuat ku harus mencoba untuk melewati batasannya.


bahkan istirahat dilakukan sambil berjalan dan mengatur nafas, bisa di katakan dalam latihan ini tak ada waktu istirahat.


karena saat tubuh kita di Bebani dengan sangat berat. lambat lain tubuh kita akan terbiasa ingat latihan ini Joni yang minta, maka tubuhmu harus sekuat tekad mu.'' jelas ayah, untuk menyemangati dan membuang keraguan yang ada pada hatinya.


Joni pun mengangguk dan mulai merubah kebiasaan normal dalam pola latihannya seperti yang ayah katakan.


Joni merasa langkah kakinya saat ini ringan sekali karena tak lagi membawa beban di pundaknya.


..........


setelah beberapa saat mereka pun sampai di ke pondok. dan duduk di teras pondok.


''nak, buatkan kita kopi ya'', ucap ayah


''baik pak. tunggu sebentar ya''. ucap Joni sambil melangkah ke arah dapur.


merekapun duduk sambil ngopi di teras pondok.


''nak. kali ini, bapak ingin kamu sendiri yang menentukan latihannya ya. bapak ingin menjelaskan jenis jenis latihan yang bisa kamu jalankan di manapun.



latihan fisik dan keteguhan.


latihan ini bertujuan untuk melatih fisik dan mental mu. latihan ini penuh dengan rasa lelah dan putus asa. namun jika kamu mampu melakukannya maka tekad dan fisikmu akan benar benar kuat.


latihan kecepatan


latihan ini bertujuan untuk melatih otot kaki agar dapat bergerak dengan cepat.


biasanya dilakukan dengan menggunakan beban yang di tempatkan di kaki bagian paha atau betis.


latihan kelincahan


tujuannya untuk melatih kecepatan gerakan kita, bapak dulu berlatih menggunakan batu tergantung dalam jumlah yang banyak. namun karena di desa ini masih banyak hutan maka bapak menyarankan kamu melatih kecepatan dan kelincahan dalam 1 waktu, hal ini bisa di lakukan sambil berlari cepat di dalam hutan.


namun perlu Joni ingat dalam setiap sesi latihanmu harus tetap peduli dengan lingkungan sekitar.''. ucap ayah menjelaskan detail latihannya pada Joni.

__ADS_1



''baiklah pak, saya akan berusaha.'' ucap Joni penuh percaya diri.


''coba berikan contohnya, latihan yang memperhatikan lingkungan sekitar''. tanya ayah untuk mengujinya


seperti latihan kita kemarin pak,, ucap Joni


''ha..ha..ha... memang mantap. ya sudah dalam waktu liburanmu kali ini silahkan kamu berlatih, sebab bapak ingin kembali berkebun untuk bekal makan kita'' ucap ayah sambil perlahan pergi meninggalkan Joni sendiri.


siang itu Joni pergi ke makam ibu untuk bersih bersih, dan kali ini Joni membawa banyak batu yang akan ia gunakan untuk membentuk makam ibunya, agar tak hilang tandanya.


esok hari pun tiba, Joni melanjutkan latihannya lagi, namun kali ini dia tak di temani ayah sebagai pelatihnya. Joni mulai belajar mengatur dan membuat misi latihan setiap harinya dan menempelkannya di dinding.


hari hari berlalu, sampai tiba waktunya Andre datang untuk menjemput Joni.


hari itu Joni sengaja berlatih di hutan sebelum masuk desa. karena bertujuan untuk menguji kecepatannya dengan kendaraan andre.saat Joni berada di atas pohon nampak Andre melaju dengan kecepatan biasanya. dan Joni pun meloncat berlari berbelok di dalam hutan untuk mengimbangi Andre yang tidak menyadari ada Joni yang sedang berpacu dengannya. dan akhirnya mereka pun tiba di pondok kebun. Joni langsung menuju sungai untuk mandi dan Reno turun dari kendaraannya.


Reno masuk ke dalam dan beberapa saat kemudian Joni pun mengikuti, dan terlihat Joni habis mandi di sungai.


''eh... kakak''. ucap Joni menyapa sambil mendekati dan mencium tangannya.


''wah..... seger nampaknya mandi di sungai ini.'' ucap Andre.


''iya kak. sebaiknya kakak mandi di sungai dulu, mumpung hari belum gelap'', ucap Joni menyarankan.


''pak,...'' panggil Andre pada ayahnya sambil menyalami dan mencium tangannya,


''wah.... makan enak nampaknya ini''. kata Andre menggoda ayah yang sedang memasak.


''ha..ha.. kamu tau aja. nah mandi dulu nak biar segar badannya,'' kata bapak menyarankan.


''baik pak Andre mau mandi dulu. mumpung waktu masih belum gelap Aku mau mandi di sungai ah, sudah lama aku tak mandi di sana''. ucap Andre sambil bersiap berangkat ke sungai.


saat tiba di sungai Andre terkejut. ternyata sungai kecil berbatu yang bulan lalu ia gunakan mandi saat ini sudah ada cekungan besar yang sangat jernih dan bisa digunakan untuk berenang. kali ini Andre berlama lama di sungai sampai tak sadar hari mulai gelap. lalu Andre pun bergegas untuk pulang kembali ke pondok.


setelah makan Andre membuatkan wedang jahe untuk mereka bertiga.


''pak, sungainya kok sekarang jadi senyaman itu ya saking nyamannya aku sampai lupa waktu sudah mulai gelap tadi. bapak yang memindahkan batu di tempat mandi ya..'' tanya Andre ke ayahnya.


''bukan bapak'' tapi Joni kata bapak sambil tersenyum.


Andre kaget mendengar penjelasan bapak.


''apakah kamu tidak menyadari jalan yang kamu lalui dari ujung hutan sampai pondok kita ini'', tanya bapak lagi

__ADS_1


''aku memang merasakan bahwa jalan yang ku lalui kali ini telah di perbaiki bahkan jauh sebelum batas ladang desa kita, dan.....'' Andre terdiam mengingat kalau jalan ke ladang ini juga bersusun batu. sambil melirik Joni yang pura pura tak mendengar pembicaraan mereka.


segera Andre menggoda adiknya dengan memukul lengan Joni lalu merangkulnya bangga.


''wah ... ternyata adiku hebat juga ya, ha..ha..ha..


kamu harus menceritakan liburanmu kali ini pada kakak ya''. ucap Andre.


''ah... ini gara gara bapak, jadinya aku ter ancam sekarang. ha..ha..ha...'' tawa mereka yang penuh canda bahagia dalam pondok.


lalu Joni mengajak Andre duduk di teras pondok. sambil melihat bintang yang ber kelap kelip dan juga kunang kunang yang terbang kesana kemari. dan menceritakan semuanya pada Andre.


awalnya Andre tak percaya dengan apa yang di dengarnya, namun saat mendengar keputusan Joni yang ingin menjadi kuat dan berkeliling dunia. Andre pun menyadari bahwa memang adiknya lah yang melakukan semuanya. karena dia mengenal keteguhan hati adiknya ini.


''baiklah, jika itu sudah jadi keputusan mu. maka kakak akan selalu mendukung mu. kakak hanya berpesan saat semua yang kau inginkan mulai kau jalani kamu harus bisa menjaga diri baik baik.'' pinta Andre.


''baiklah kak, dan pada saat aku mulai menjalani semuanya aku minta kakak untuk menjaga bapak.'' pinta Joni dengan wajah serius.


''ah... kamu, memangnya apa yang bisa ku lakukan selain itu ha..ha...ha..'' jawab Andre sambil tertawa. dan Joni pun ikut tertawa mendengar jawaban kakaknya itu.


mereka sangat akur sejak kecil.


''tapi sepertinya bukan hanya kamu yang harus menjadi kuat, nampaknya kakak juga harus berusaha kuat juga sepertimu,'' kata Andre memutuskan untuk berlatih seperti Joni juga, namun di sesuaikan dengan keadaan yang di jalaninya sehari hari di perusahaan.


esok hari pun tiba, saatnya bagi Joni dan Andre untuk kembali ke kota lori.


..........


hari hari berlalu, Joni dan Andre menjalani latihan mereka masing masing.


Joni di pondok saat ini memutuskan untuk memilih bidang keagamaan dan teknologi. untuk mendukung tujuannya.


beberapa bulan telah berlalu, kali ini Joni pergi ke mess tempat kerja kakaknya.


dan kebetulan Andre belum masuk kerja dan terlihat Andre sedang latihan pull up di mess.


''kakak ....'' panggil Joni mengagetkan kakaknya yang sedang latihan.


''eh..... Joni, mengagetkan saja. kenapa kamu tidak bilang kalau mau ke mess. biar bisa kakak jemput''. ucap Andre sambil menunjukan wajah kagetnya.


''nggak usah kak. justru aku ke sini juga sekalian berlatih''. kata Joni.


''sini coba,''. ucap Andre meminta Joni duduk di sampingnya.


..............................

__ADS_1


.......................


..................


__ADS_2