
setelah pertemuan malam itu dengan penasehat negara, 4 kapten berjalan dengan bahagia karena harapan untuk dapat melakukan apa yang di minta kapten kepala menemui titik terang.
disisi lain Joni dan Rudi telah sampai di negara selatan. Joni turun di kota timur yang terletak di salah satu sudut di negara selatan.
mereka mendarat di sebuah bukit yang bergaris garis yang nampak terlihat jelas dari udara, saat mereka mendarat, beberapa pesawat patroli berusaha mengejar mereka karena terlihat radar bahwa ada sesuatu yang tidak di kenal memasuki wilayah negaranya.
Joni yang telah kembali ke bentuk awalnya memutuskan untuk bersembunyi sementara waktu, dan seperti biasa rudi bersiap dengan membuat tempat yang akan mereka gunakan untuk beristirahat.
''kak, sepertinya aku ingin berganti menu malam ini,'' ucap Joni pada Rudi yang mulai mengumpulkan perlengkapan.
''menu apa yang akan kita makan untuk malam ini,'' ucap Rudi bertanya.
''mungkin ikan panggang'' kata Joni sambil membayangkan.
''hah... boleh juga tu...'' ucap Rudi dengan wajah senang.
moe yang mendengar kata ikan pun ikut nimbrung dengan merubah tubuhnya menjadi seekor kucing hitam.
''jika kau ingin mencari ikan, serahkan saja kepadaku,'' ucap moe yang menawarkan bantuan.
''moe apa benar yang kau katakan itu,'' ucap joni memastikan.
''tentu saja kalian tunggulah disini, aku akan mencarikan ukuran yang pass untuk kalian berdua'' ucap moe sambil berubah menjadi seekor elang dan terbang ke arah lautan.
''jon, moe mau kemana'' Rudi bertanya keheranan melihat moe yang langsung pergi.
''o... itu... moe ingin mencarikan ikan untuk kita, semoga saja apa yang dikatakannya benar. jadi aku bisa beristirahat dulu setelah terbang begitu jauh...'' ucap Joni sambil berbaring di atas tanah, karena tempat tidur yang dibuat oleh Rudi belum jadi.
Rudi membuat 2 gelas kopi untuk mereka berdua, dan melanjutkan kembali membuat tenda.
Joni tertidur kelelahan, dan sore ini Joni bermimpi tentang batu bintang, setelah sekian lama tidak pernah mengalami mimpi itu lagi.
dalam mimpinya, kali ini Joni sedang berada di antara sebuah tebing batu dan melihat ada makhluk yang melompat dan berenang di dalam batu tersebut, seolah olah batu itu adalah air, Joni berusaha memanjat dan keluar dari batu itu tetapi dia tidak dapat melakukannya. dan mahluk itu terus saja berenang di dalam batu yang terjal itu walaupun kondisi batunya tegak vertikal.
setelah beberapa lama moe sudah kembali dan Rudi telah selesai membuat tempat untuk beristirahat. sedangkan Joni masih tertidur, bahkan sampai ikan panggangnya sudah masak pun Joni juga masih tertidur, hingga Joni yang mulai gelisah dalam tidurnya, Rudi segera membangunkan Joni.
Joni bangun dengan nafas terengah-engah dia tak mengerti dengan mimpinya kali ini. hingga Rudi mengagetkannya dari lamunan.
''jon... ikannya sudah masak, ada kopi juga tuh di sebelahmu. ayo kita makan dulu'' ucap Rudi sambil memberikan ikan panggang pada Joni.
__ADS_1
moe merasa Joni memimpikan sesuatu, tetapi dia tidak tahu itu apa, saat Joni mulai tenang moe akan menanyakannya pada Joni.
Joni dan Rudi mulai memakan ikan panggang mereka.
'' hebat juga moe, bisa dapat ikan sebesar ini'' ucap Joni sambil menatap moe yang melingkarkan tubuhnya.
''kak Rudi juga hebat, setiap menunya sangat enak'' ucap Joni memuji masakan Rudi.
''ah... jangan begitu Jon. mungkin perutmu sedang lapar sehingga makanannya terasa enak'' ucap Rudi sambil tersenyum malu.
moe diam tak perduli dengan apa yang di katakan Joni.
setelah selesai makan Joni bergerak ke atas pohon untuk melihat situasi. sedangkan Rudi bersiap untuk istirahat, Joni duduk di dahan pohon yang tinggi dan besar.
moe mengikuti Joni karena penasaran saat Joni tertidur.
''jon...'' panggil moe.
''eh... moe, kemarilah'' ucap Joni meminta moe duduk di sebelahnya.
''jon, apakah saat tidur tadi kau bermimpi''' ucap moe bertanya penasaran.
''saat kau gelisah tadi salah satu tanda di tanganmu mengeluarkan energi, aku tidak tahu apa yang terjadi tetapi dari tanda yang ada di lenganmu, aku bisa tau itu ada kaitannya dengan batu bintang yang ada dalam dirimu.'' ucap moe mengatakan apa yang dilihatnya.
''huf.....'' Joni menarik nafas dalam-dalam.
''memang benar apa yang kau katakan, mungkin ini ada kaitannya dengan batu bintang, tetapi jujur saja, aku sama sekali tak mengerti arti mimpiku ini.'' ucap Joni polos.
''ha..ha..ha.. kamu memang unik ya, sepertinya walaupun kau bermimpi setiap hari juga tetap saja kau tak akan mengerti.'' ucap moe
''wah... kamu pintar juga ya moe,, baiklah akan ku ceritakan mimpiku tadi barangkali kau tahu sesuatu'' ucap Joni.
Joni pun menceritakan mimpinya pada moe, moe yang mendengarnya pun merasa heran, tetapi moe sangat tau maksud dari mimpinya.
''aku tahu maksud mimpimu itu, dengarkan aku baik baik,'' ucap moe dengan serius.
Joni menganggukkan kepalanya sebagai tanda bahwa dia siap mendengarkan.
moe bercerita, sebenarnya mahluk legenda yang ada di dunia ini bukan hanya dia saja tetapi semuanya berjumlah 7 mahluk, yang memiliki gelar dan sifat masing masing yaitu:
__ADS_1
1.#penguasa waktu atau keabadian
(kekuatannya adalah pengendali waktu)
2#penguasa angin kebijaksanaan (kekuatannya adalah pengendalian semua benda gas)
3#penguasa air atau keceriaan (kekuatannya adalah mengendalikan semua benda cair)
4#penguasa bayangan atau kesabaran (kekuatannya adalah kegelapan)
5#penguasa bara atau keras kepala ( kekuatannya adalah segala sesuatu yang bersifat panas)
6#penguasa inti atau kesombongan (kekuatannya adalah pengendalian berat dan tekanan gravitasi)
7#penguasa tanah atau ketekunan (kekuatannya adalah pengendalian semua benda padat)
itu semua adalah mahluk yang terjatuh ke dunia ini dari suatu tempat, dan nomor urut itu menandakan tingkatan kekuatannya, dan hanya ada 1 yang terkuat dan yang bisa kembali ke dunia asal. sedangkan yang lainnya berada di suatu tempat di dunia ini.
yang ada di mimpimu adalah sang penguasa tanah atau ketekunan'' ucap moe menjelaskan.
Joni sangat serius mendengarkan apa yang moe sampaikan.
''oya moe, apakah arti mimpiku ini, berarti di negara ini ada penguasa tanah'' ucap Joni lagi bertanya.
''itu bisa saja terjadi, tetapi akupun tidak tau, apakah mereka masih tersegel atau tidak'' ucap moe.
''apakah di masa lalu kalian pernah di kalahkan, sehingga kalian tersegel'' tanya Joni lagi
''o... kalau itu, sebenarnya dahulu kami hidup bersama di suatu tempat, dan ada seseorang yang bisa mempunyai semua kekuatan yang kami miliki, dan saat ia akan meninggal, ia meminta kami agar mau disegel karena kekhawatirannya di masa depan pada kami.
dia yakin, suatu saat kami akan menjadi buruan dari para manusia, oleh sebab itu kami mau untuk disegel dengan berbagai syarat, saat itu hanya penguasa waktu yang dapat kembali ke dunia asal, karena batas kekuatan yang tersisa, sedangkan yang lainnya tersegel di dunia ini. dan aku yang tersegel paling lemah dari yang lainnya, karena sudah di ambang kematiannya, itulah sebabnya segel ku lah yang terlemah.'' ucap moe sambil menatap langit.
...$$$$$$$$$$$$$$$...
...$$$$$$$$$$$...
...$$$$$$$...
...$$$...
__ADS_1