The Copy Master

The Copy Master
episode 42. MENEMUKAN KELUARGA RENO


__ADS_3

setelah beberapa saat beristirahat dan membersihkan diri. merekapun kembali melanjutkan perjalanan menuju desa bukit di daerah kota batu.


''oiya nak joni. bagaimana caramu mengetahui keberadaan keluarga saudaramu itu jika hanya mengandalkan nama''. tanya paman Frans


''entahlah paman, mungkin kita bisa tau nanti dari beberapa penduduk desa. soalnya aku tak pernah memikirkan hal itu sebelumnya jadi dalam pencarian ini aku hanya mengandalkan sejarah keluarganya dan mencari letak desanya he..he..he...'' kata Joni sambil tertawa.


''huh... ku kira kamu sudah punya tujuan yang jelas,,,'' kata paman Frans sedikit kecewa.


''tenang saja paman, aku yakin kita akan bisa menemukannya. aku sangat yakin bahwa tak perlu waktu lama untuk bisa menemukan keluarga itu..'' kata Joni penuh percaya diri.


''baiklah aku percaya padamu dan keberuntunganmu. semoga nanti benar seperti yang kau katakan.'' ucap paman Frans dengan sedikit kecewa.


mereka berjalan menyusuri area pesawahan yang cukup luas, tampak beberapa petani masih berada di sawah dan sedang mengurus ladangnya. mereka terus berjalan dan akhirnya sampai di gerbang masuk desa, tampak desa bukit ini lebih maju dan ramai.


''wah.... desanya ramai juga ya....'' kata Joni sambil terus berjalan.


setelah beberapa saat terlihat ada sebuah warung makan, Joni mengajak semuanya untuk makan terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan.


''Bu, ada penginapan tidak di sekitar sini..'' tanya Joni pada pemilik warung makan.


''o... ada nak. itu di di simpang jalan sekitar 200 meter dari sini sebelah kiri'' kata ibu pedagang sambil menunjuk ke arah samping.


''baik, terimakasih ya Bu''. ucap Joni dengan wajah senang.


setelah makan mereka menuju ke arah yang di tunjukan pemilik warung dan benar saja ada sebuah penginapan yang sudah modern. mereka memesan 2 kamar tidur. 1 untuk Andien dan yang satu lagi untuk mereka ber tiga. saat sudah berada di kamar, Joni memberikan beberapa lembar uang pada paman Frans, untuk membeli pakaiannya dan Andien. sedangkan Joni ingin memulai pencariannya.


Joni dan Rudi memulai pencariannya ada beberapa orang yang memiliki nama denny yang sama dengan yang Joni cari.


Joni mulai mendatangi rumahnya satu persatu, Denny yang Joni cari tentu saja seseorang yang sudah berusia hampir 50 tahunan saat ini dan beberapa orang yang bernama Denny rata rata masih muda dan jelas bukan Denny yang dia cari.


setelah lama berjalan dan waktu sudah mendekati sore hari, Joni memutuskan untuk kembali ke penginapan.


pencarian ini melelahkan juga ya ucap Joni pada Rudi.


rudi hanya mengangguk, dan berjalan mengikuti Joni.


saat malam Joni mencoba bertanya pada petugas penginapan yang sedang berjaga.


''selamat malam kak, saya Joni, saya sedang mencari seseorang yang bernama pak Denny, mungkin usianya saat ini sekitar 50 tahun. apakah kakak tau seseorang dengan nama denny itu''. ucap Joni bertanya pada petugas penginapan

__ADS_1


''o... pak Denny. apakah tulisan namanya seperti itu'' kata petugas penginapan sambil menunjuk kertas yang tertempel di dinding.


Joni melihat ke arah kertas yang ditunjuk petugas, kertas itu berisi pengumuman pihak penginapan. dan tertera nama Danny di posisi paling bawah.


''apakah Denny ini berusia sekitar 50 tahun.'' kata Joni bertanya lagi.


''sepertinya sih iya. soalnya mungkin di desa ini yang bernama Denny tak ada yang lebih tua darinya''. ucap petugas penginapan lagi.


seketika wajah Joni tersenyum senang dan kembali bertanya.


''lalu bagaimana caraku bisa bertemu dengannya,,,''tanya Joni.


''o... mungkin besok pak Denny sudah kembali dari kota air. kamu tunggu saja besok dan itu rumahnya'' kata petugas penginapan sambil menunjuk ke arah rumah di sebelah kanan penginapan.


''huh..... baik lah, terimakasih kak. semoga pak Denny ini orang yang yang saya cari''. ucap Joni sambil berjalan kembali ke kamarnya.


pagi pun tiba, setelah sarapan. paman Frans mengajak Joni untuk berkeliling desa. sambil melihat kecocokannya dengan lingkungan disini. terlihat mereka ber empat berjalan menyusuri desa melihat dari sudut ke sudut.


mereka sesekali berhenti di tepi pesawahan yang terdapat pondok untuk beristirahat.


hari sudah beranjak siang, Joni meminta Rudi untuk menemani mereka melanjutkan berkeliling. karena ia ingin menemui pak Denny.


''permisi...'' ucap Joni yang berdiri di depan rumah.


''iya... tunggu sebentar'' kata salah satu orang yang masih membawa barang bawaannya masuk ke rumah.


setelah beberapa saat, seorang pemuda mendatanginya.


''maaf, anda mencari siapa ya''. tanya orang tersebut.


''saya Joni, saya ingin bertemu dengan pak Denny''. kata Joni singkat.


''o... baiklah silahkan masuk, tunggu sebentar ya.'' ucap orang tersebut sambil mempersilahkan Joni untuk duduk di kursi teras rumah.


selang beberapa saat, ada seseorang yang menghampiri dan duduk di sebelah Joni.


''em.... adik ini siapa ya, dan ada perlu apa mencari saya''. kata seseorang dengan tampilan rapi dan sesuai usia yang Joni cari.


''saya Joni pak, dari negara timur. apakah bapak pak Denny..'' tanya Joni lagi memastikan.

__ADS_1


''o... iya dek. saya Denny. sebenarnya adik dari jauh ke sini ada maksud apa ya...'' tanya pak Denny penasaran


''begini pak... saya punya saudara, dan saya berjanji untuk mencari keberadaan saudaranya yang ada di negara tengah ini'' ucap Joni.


Joni pun menceritakan 21 tahun yang lalu ada seseorang bernama Toni yang pergi merantau dengan sebuah kapal, dan pernah juga bekerja di negara Utara. saat ini Joni ingin mencari keberadaan keluarganya yang bernama Denny dia adalah kakak Toni.


''apakah bapak mengenalnya...''. tanya Joni pada pak Denny yang nampak terdiam.


lama.... pak Deni terdiam.


siapa nama anak pertama Toni. tanya pak Denny tanpa menjawab pertanyaan Joni.


''namanya kak Reno pak.'' jawab Joni tegas.


mendengar nama ini sontak pak Denny terkejut. dan langsung mengajak Joni melanjutkan ceritanya di dalam kediamannya.


Joni pun mengikuti pak Denny masuk dan duduk di sofa ruang tamu, dan pak Denny masuk kedalam rumahnya.


beberapa saat kemudian terlihat pak Denny datang bersama istri dan 2 orang anaknya menghampiri Joni yang sudah menunggu di ruang tamu.


Joni terlihat kebingungan melihat pak Denny datang bersama istri dan 2 anaknya.


''nak Joni, ini istri dan dua anak saya. yang ini Reno dan yang ini Reni'' kata pak Denny mengenalkan


anak pak Denny hanya saling bertatapan tak mengerti.


''baiklah, ada 1 hal yang tak pernah ayah ceritakan pada kalian. dan saat ini waktunya telah tiba. saatnya bagi kalian mengetahui kebenaran yang belum ayah sampaikan pada kalian''. ucap pak Denny dengan wajah serius.


merekapun duduk dan bertanya tanya, sebenarnya apa yang terjadi, dan apa yang belum mereka ketahui.


...#####################...


...################...


...###########...


...#######...


...###...

__ADS_1


__ADS_2