The Copy Master

The Copy Master
episode 54. MELAWAN PEMILIK KEKUATAN BATU BINTANG.


__ADS_3

''hey... kau.... menyerahlah, jika tidak kali ini kau benar benar akan mati di tanganku'' ucap sam yang sudah mengubah ukuran tubuhnya menjadi raksasa.


Joni yang melihat semua ini pun merasa kagum, karena kedatangannya ke kota burung tidak sia sia. karena dia mendapatkan lawan yang kuat.


''maaf tuan, aku tak bisa melakukannya. jadi aku akan tetap melawanmu''. ucap Joni sambil melepas pemberat di kedua kakinya.


''baiklah jika itu keputusanmu... maka matilah....'' ucap Sam sambil mengayunkan tangan raksasanya ke arah Joni.


''wus..''. Joni menghilang dan ''plak.....'' sebuah pukulan mendarat di muka sang raksasa.


raksasa itu nampak kesakitan dan menjadi sangat marah. karena mendapatkan serangan dari seseorang dengan ukuran tubuh yang kecil.


raksasa itu semakin marah dan terus menyerang Joni. joni yang telah mengalami kenaikan level pada kecepatannya sangat mudah menghindari serangan serangan yang di tujukan ke arahnya.


tampak Joni beberapa kali mendaratkan serangan serangannya ke tubuh dan wajah sang raksasa. setelah bertarung selama 20 menit. Sam pun semakin marah dan berencana mengakhiri pertarungan ini dengan jurus pamungkasnya.


''huh... huh... huh... kurang ajar kau, rasakan jurus pamungkas ku kata sang raksasa sambil merapalkan satu nama...'' jurus seribu tombak...


dan...


''bur...''. ada banyak sekali tangan yang muncul dari tubuhnya dan langsung menyerang Joni, beberapa kali Joni dihantam serangan serangannya, tetapi Joni masih dapat menghindari beberapa diantaranya. Joni terus bergerak dan berusaha menghindar, namun tetap saja serangan dari tangan tangan ini sangat banyak sehingga Joni tak bisa menghindari. puluhan pukulan menghantam tubuh Joni yang terpental dan menabrak pepohonan.


sebenarnya saat ini moe sedang mengkhawatirkan Joni akibat serangan serangan ini. tapi moe percaya pada keputusan yang di ambil Joni. dan moe yakin Joni tak akan mati disini.


Joni yang terus di serang masih belum kehilangan kesadarannya, karena saat serangan yang membabi buta itu Joni tetap melindungi organ organ vitalnya, setelah serangan yang berlangsung hampir 10 menit itu, terlihat sam sudah kehabisan tenaganya dan kembali ke bentuk semula.


sedangkan Joni terdesak ke tanah, dan hampir saja pingsan jika pemilik kekuatan ini masih bisa bertahan lebih lama, maka keselamatan Joni bisa sangat terancam.


joni bangkit dari tempatnya tergeletak. dia melihat sam tak lagi berpakaian karena semuanya sudah habis robek, saat dia mulai berubah.


''tuan,..''. ucap Joni memanggil sam yang telah berubah ke bentuk manusianya.


sam sangat kaget melihat Joni masih belum mati. bahkan masih bisa bangkit dan berbicara.


''heh.... siapa kau sebenarnya,...'' kata Sam sambil terengah engah.


''bukankah tadi tuan sangat ingin membunuhku,... apakah tuan tak ingin membunuhku lagi....'' ucap Joni berusaha memprovokasi Sam untuk kembali menyerangnya.

__ADS_1


''dasar bocah kurang ajar....'' kata Sam sambil melesat ke arah Joni yang berdiri menghadapnya.


Joni pun mengerahkan semua kekuatannya untuk menyerang Sam.


dan ''brakkk.....'' mereka bertukar serangan. yang membuat mereka sama sama jatuh pingsan.


moe menghampiri Joni dan membawanya ke tempat tidur untuk beristirahat.


sedangkan Rudi masih bisa berdiri dan menepi ke bawah pohon untuk beristirahat.


Sam dan 4 anak buahnya masih tak sadarkan diri. dan mereka di kumpulkan di bawah pohon oleh moe.


setelah beberapa saat. Joni terbangun.


''kak,... apakah tadi yang membawaku ke tempat tidur kak Rudi...'' tanya Joni sambil melihat Rudi yang masih menahan sakit.


Rudi hanya menggeleng gelengkan kepalanya.


''kak lebih baik kau beristirahat, dan memulihkan kondisimu malam ini pun sudah sangat larut, besok kita harus bersiap untuk kemungkinan kemungkinan yang lain...'' kata Joni meminta Rudi untuk ber istirahat.


Rudi pun berjalan menghampiri tempat istirahat yang dia buat. lalu tertidur. sedangkan Joni dan moe masih sedikit berbincang.


moe bertanya mengapa saat terakhir tadi Joni masih juga belum menggunakan kekuatan bayangannya. tapi Joni menjawab bahwa dia ingin memperkuat kemampuan fisiknya terlebih dahulu sampai level tertinggi agar tidak terus terusan mengandalkan kemampuan batu bintang yang ada padanya.


setelah hampir setengah jam berlalu, Sam terbangun dan mendapati dirinya dalam keadaan terikat.


kali ini Joni bertanya, hal hal apa saja yang sering terjadi di bukit ini. sampai menjadi terkenal di negara ini.


awalnya Sam tak ingin memberitahu apapun mengenai bukit ini, tetapi saat Joni mengeluarkan kekuatan penguasa bayangannya untuk menekan sam.


Sam pun langsung menjawab semua yang ditanyakan Joni.


Sam tak menyangka kekuatan batu bintangnya dapat di kalahkan oleh seseorang yang hanya mengandalkan kekuatan fisik saja tanpa mengeluarkan kekuatan aslinya.


Sam mulai bercerita bahwa kota burung adalah kota para perompak, dan ada 4 kelompok perompak. kelompok naga merah, kelompok bintang timur, kelompok naga api dan kelompok singa tua. yang secara bergantian untuk mencari mangsa terutama di kawasan bukit ini.


''kami mendapat jatah hari ini untuk mencari mangsa. dan aku adalah wakil ketua kelompok bintang timur....'' ucap Sam.

__ADS_1


''mengapa pihak pemerintahan membiarkan kalian melakukan kejahatan seperti itu pada orang orang yang datang ke kota burung ini..''. tanya Joni lagi.


itu''' karena setiap ketua dari kelompok perompak adalah orang orang penting yang juga berkuasa di negara ini..''. ucap Sam, menjelaskan.


''aku akan menanyakan satu pertanyaan terakhir padamu...'' ucap Joni serius.


''katakan padaku, kapan ke 4 kelompok ini bertemu dan di mana mereka melakukan pertemuan..''. tanya Joni dengan tatapan mata yang tajam.


''jika tuan memberitahuku dengan jujur, kalian akan aku lepaskan....'' ucap Joni menambahi.


awalnya Sam tak ingin memberitahu Joni perihal waktu dan tempat pertemuan, tetapi karena Joni berjanji untuk melepaskan mereka, dan karena Joni tidak terlihat seperti orang yang suka ingkar janji.


akhirnya Sam pun memberikan informasi pada Joni bahwa 2 hari lagi akan ada pertemuan dan di adakan di bukit kelabu, yaitu bukit yang berada di sebelah kiri kota burung.


''baiklah... karena anda sudah mengatakannya padaku, akupun tak punya alasan untuk menahan kalian lebih lama.....'' kata Joni sambil melepas ikatan mereka.


''maaf, jika boleh tahu siapa namamu anak muda....'' tanya sam sambil menatap Joni.


''nama saya Joni dan 1 orang lagi benama Rudi....'' ucap Joni sambil tersenyum.


''maaf Joni, bolehkah aku menunggu anak buahku sadar terlebih dahulu lalu pergi setelahnya....'' tanya sam memberanikan diri.


''boleh saja tuan,... maaf bukan maksud kami melukai kalian..''. ucap Joni lagi.


Sam merasa sangat malu karena kata kata Joni, karena seharusnya merekalah yang seharusnya meminta maaf, karena berniat mencelakai Joni dan Rudi.


saat berbincang, sebenarnya banyak sekali yang ingin ditanyakan Sam pada Joni.


tetapi sam ragu untuk menanyakannya.


setelah beberapa saat, anak buah Sam terbangun dan merasa heran melihat Sam sedang berbincang dengan Joni yang tadi menjadi lawannya.


merekapun menghampiri Sam dan Joni yang sedang berbincang.


...#############...


...######...

__ADS_1


...#############...


...###...


__ADS_2