The Copy Master

The Copy Master
episode 125. MENUJU NEGARA BARAT


__ADS_3

setelah beberapa saat sebuah ambulan dan empat kendaraan militer telah sampai di lokasi kejadian. Rudi yang masih belum sadarkan diri segera di larikan ke rumah sakit militer kota selatan untuk mendapatkan perawatan, sedangkan empat unit kendaraan militer bertugas untuk membawa para kriminal ke ruang tahanan dengan belenggu baja di tangan dan kaki mereka yang dibuat Joni.


''kapten... biyang tolong awasi mereka semua jangan sampai ada yang berusaha melarikan diri, jika aku menemukan ada yang melarikan diri... aku tidak akan segan segan untuk menghabisinya'' ucap Joni lagi.


''baik tuan... saya mohon pamit'' ucap kapten biyang lalu pergi untuk kembali ke pangkalan.


disisi lain Joni kembali menemui Franky untuk memberinya uang untuk mengurus anak anak itu dan juga meminta mereka untuk mengumpulkan anak anak yang masih berada di markas masing masing penjahat, karena saat ini seluruh penjahat sudah di ringkus, hanya tinggal sisa anak anak yang biasanya mereka kurung di sebuah ruangan. lalu Joni mengeluarkan kloningnya untuk membebaskan seluruh anak anak itu bersama Franky dan lainnya sedangkan ia ingin menyusul Rudi ke rumah sakit militer.


saat sampai, Sarah yang menunggu Rudi sejak semalam sudah berada di ruang rawat jendral. dan menghubungi ayahnya. jendral taori yang juga mendengar informasi ini langsung berangkat menuju kota selatan. disisi lain pangkalan militer kota selatan juga melaporkan kondisi saat ini pada markas pusat di kota pilar. setelah mendengar laporan tentang keterlibatan ristek company dalam kasus penculikan dan penyuapan yang mengakibatkan banyaknya pejabat negara yang ikut terlibat bahkan hingga berkhianat pemerintahan pusat memutuskan untuk menutup seluruh perusahaan ristek company yang ada di negara selatan dengan kata lain ristek company tidak diizinkan lagi beroperasi di negara selatan. dan mengirimkan utusan negara untuk perusahaan ristek company dengan memberikan waktu 2 Minggu untuk sepenuhnya keluar dari wilayah negara selatan.


setelah enam jam berlalu Rudi sudah kembali sadar dan melihat Sarah yang sedang berada di sisinya juga jendral taori bersama ibu Sarah yang juga datang untuk menjenguknya. dan setelah Rudi di perbolehkan pulang Rudi kembali ke kediaman jendral. saat ini jendral Sanders meminta jendral Samuel untuk menemui Joni di kota selatan sekaligus mengurus anak anak korban penculikan dan perdagangan organ. yang rencananya akan dikirim kembali ke negara asalnya sekaligus memberikan informasi pada seluruh negara bahwa kejadian ini ada keterlibatan dari negara Utara melalui ristek company. berita ini menjadi topik utama dalam berita internasional yang meresahkan. bahkan negara timur dan tengah mengambil keputusan yang sama dengan negara selatan untuk menghentikan izin pada perusahaan ristek company yang beroperasi di wilayah negaranya.


hal itu membuat jendral utama negara Utara berinisiatif untuk menemui keluarga Antoni untuk memberikan informasi sekaligus menanyakan kembali tentang rencana besar yang akan mereka lakukan lima Minggu kedepan.


tampak marco Antoni dan zea Antoni yang menjadi wakil keluarga Antoni sedang menemui tiga jendral utama negara Utara.


''tuan.... maafkan atas kelancangan kami yang mengganggu waktu anda.'' ucap jendral utama negara selatan yang bernama Simon.


''sudahlah... jangan membuang buang waktuku... katakan apa yang ingin kalian sampaikan'' ucap Marco Antoni dengan nada datar.

__ADS_1


''maaf... tuan. saat ini... ristek company yang beroperasi di negara tengah, negara timur dan negara selatan sudah tidak lagi mendapat izin operasi. dan semua cabang di berikan waktu dua Minggu untuk melakukan perpindahan seluruh aset dari ke tiga negara tersebut. kami bertiga ke sini untuk meminta perintah dari anda untuk melakukan tindakan yang harus kami ambil untuk menanggapi masalah ini.'' ucap jendral Simon


''cih.... saat ini aku sedang tidak ingin memberi perintah apapun kepada kalian. zea... kamu saja yang putuskan masalah ini.'' ucap Marco dengan wajah yang terlihat marah.


''baik kak...


kalian... bantulah ristek company untuk segera memindahkan beberapa barang barang penting saja, sedangkan sisanya kita akan urus nanti. dan untuk rencana penyerangan.. aku minta kalian untuk tetap pada rencana awal. tetapi kalian harus menentukan negara mana yang harus kita taklukan terlebih dahulu. ingat... lakukan dengan baik.'' ucap zea


''baik tuan... kami mohon undur diri'' ucap jendral Simon dan ke dua jendral pendamping sambil berjalan meninggalkan kediaman keluarga antoni.


setelah pertemuan itu, keluarga Antoni berkumpul saat ini mereka hadir dari setiap kota. mereka berencana untuk menaklukan dua negara untuk memulai rencana awalnya.


terlihat 10 orang yang berlevel 5 puncak termasuk zea dan marco dan 30 orang berlevel 5 atas dan sisanya berlevel 5 bawah.


tampak pimpinan keluarga Antoni saat ini yaitu zet antoni, (dia adalah ayah pak Pendi atau Jack Antoni sekaligus kakek Joni) yang merupakan orang pertama dan satu satunya yang dapat melampaui level 5 dan orang pertama yang memiliki kekuatan rekayasa ganda sebelum dikembangkan lagi dan di gunakan untuk memperkuat para pasukannya.


tidak ada satupun dari keluarga Antoni yang mengetahui kekuatan aslinya. karena selama ini Zet tidak pernah berlatih apalagi bertarung. di usianya yang saat ini telah berusia 87 tahun Zet masih terlihat gagah dia hanya sesekali mengeluarkan energinya, itupun sudah sangat menekan dan membuat orang orang yang merasakannya ketakutan.


disisi lain, Joni kembali menemui Rudi, karena ia merasa bahwa sudah waktunya dia akan kembali melanjutkan perjalanannya.

__ADS_1


''kak Rudi sepertinya aku akan melanjutkan perjalanan ku menuju negara barat besok pagi, tolong bantu kawal anak anak untuk kembali ke tempatnya masing masing.'' ucap Joni pada Rudi


''jon... tinggallah lebih lama.... aku masih ingin banyak berbincang denganmu'' ucap Rudi coba membujuk Joni.


''iya Jon.... kami baru saja pindah ke sini... apakah tidak sebaiknya kamu tunggu satu bulan lagi'' ucap Sarah yang juga membujuk Joni agar memundurkan niatnya.


''he... he... kalian berdua ini ada ada saja... aku sudah memikirkannya sejak lama... dan kurasa ini waktu yang tepat'' ucap Joni


''nanti saat aku kembali dari perjalananku aku akan sempatkan waktu untuk mampir dan bertemu kalian.


bukankah aku masih punya satu janji untuk kak rudi'' ucap Joni sambil tersenyum


''huh... sudahlah, kita tidak akan bisa mengubah keputusannya....'' ucap Rudi pada Sarah.


esok hari pun tiba, saatnya Joni kembali melanjutkan perjalanannya. Rudi, sarah, kapten roger, kapten biyang dan juga Franky mengantar Joni hingga ke perbatasan kota selatan dan hutan batas wilayah.


''hati hati dalam perjalananmu Jon. terimakasih...'' ucap Rudi yang memeluk Joni sambil menangis.


'' iya... kak sama sama... jaga diri baik-baik dan jaga keluarga kecil kalian. oya kapten roger, kapten biyang dan franky terimakasih sudah mengantarku. aku pergi dulu'' ucap Joni yang tak ingin berlama lama dalam suasana perpisahannya.

__ADS_1


...**$**...


...**$**$**$**$**$**$**$**...


__ADS_2